MENU
SEARCH KNOWLEDGE

5 Tips Ecommerce Marketing untuk Memaksimalkan Penjualan Liburan Akhir Tahun

 · 
3 min read
 · 
eye 499  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Saat bisnis online semakin marak, kamu harus strategis untuk bisa nyambung dengan pelanggan dan mengalahkan pesaing di akhir tahun ini. 

Nih, ada ramalan belanja akhir tahun untuk para pemasar yang penting banget dicatat. Data dari Salesforce membahas hal-hal penting nih, seperti:

  • Kecenderungan AI akan membentuk penjualan digital tahun ini, karena konsumen makin banyak yang terlibat dengan iklan, beli, dan layanan yang ditenagai AI.
  • Masyarakat lebih sering interaksi dengan iklan media sosial di 2023, referensi lalu lintas dari iklan media sosial tumbuh sekitar 27% dibanding tahun sebelumnya.
  • Metode “buy-online-pickup-in-store” menggandakan satu dari lima pesanan online di 2022, dan itu melonjak jadi satu dari tiga pesanan setelah tanggal pengiriman berakhir. Meski sulit, tapi hasilnya besar untuk penjualan online dan toko fisik.

Sekarang, setelah tahu apa yang diharapkan di akhir tahun ini, yuk kita terapkan caranya!

1. Email campaign spesial liburan

Email marketing masih menjadi metode pemasaran digital yang paling efektif. Jadi, pantas banget masukin email ke rencana kampanye liburanmu.

Email yang menyorot promo dan penawaran musim liburan bisa jadi cara efektif untuk tingkatkan penjualan

Tapi, agar tidak tenggelam di inbox pelanggan yang sudah penuh, email-mu harus kreatif.

Tips untuk email kamu:

  • Pesannya pendek dan penuh visual menarik
  • Buat email "holiday countdown" yang memberitahu berapa lama lagi pelanggan bisa pesan untuk pengiriman semalam, gratis ongkir, dan lainnya.
  • Selalu sertakan CTA yang jelas, seperti "beli sekarang!", yang bisa diarahkan ke halaman situsmu.
  • Kasih penawaran dengan waktu terbatas, karena pelanggan cenderung lebih cepat bertindak kalau tahu diskonnya hanya sebentar.
  • Bagi daftar email-mu biar bisa kirim produk yang paling relevan untuk setiap kelompok (pelanggan yang balik, keranjang yang ditinggal, dan lainnya).
  • Optimalisasi untuk perangkat mobile, karena banyak yang langsung beli dari hp.

Pro tip: Buat halaman promo liburan sebelumnya untuk menambah subscriber ke daftar email-mu dengan CTA seperti "Dapatkan notifikasi saat promo Natal kita sudah berlaku."

2. Utamakan pelayanan pelanggan

Ciptakan pengalaman belanja yang personal. Pilihan ada banyak, mulai dari menerapkan retargeting campaign bagi yang sudah lihat produk atau masukin ke keranjang tapi tidak beli.

Kalau bisa, sekarang itu waktu yang pas untuk boost iklan prospek. Jadi, saat promo belanja akhir tahun berjalan, yang sudah melihat-lihat produk kita sudah siap beli.

Brand pakaian biasanya punya pop-up di situs mereka untuk membiarkan pengunjung memilih kategori atau ukuran yang mereka mau, agar pilihan mereka lebih terarah.

Semakin banyak pembeli, pertanyaannya juga makin banyak. Tidak mau dong punya pelanggan yang kasih review negatif?

Apa lagi, penelitian menunjukan kalau lebih murah merawat pelanggan yang sudah ada daripada mengejar pelanggan baru, terutama di musim liburan.

Beberapa pertanyaan yang biasanya ditanyakan itu seperti:

  • Berapa lama pengiriman produk?
  • Ada kartu hadiah tidak?
  • Ada promo atau deal apa aja?
  • Pesanan saya bakal sampai di hari liburan tidak?
  • Gimana caranya nemuin atau lacak pesanan saya?
  • Gimana kebijakan pengembalian produknya?

Live chat atau chatbot otomatis bisa membantu jawab pertanyaan umum atau arahin pelanggan baru ke halaman FAQ. 

Jangan lupa, halaman FAQ harus selalu diperbarui sama info yang diperlukan pelanggan, biar tidak ada link rusak atau informasi yang ketinggalan zaman.

3. Fokus di bagian review dan pemasaran video 

Ketika 49% konsumen bilang mereka percaya review online sebanyak rekomendasi personal, berarti review itu penting banget. 

Pembeli online suka melewati produk yang tidak memiliki review atau punya banyak review negatif.

Kamu bisa tingkatkan kredibilitas dengan menambahkan bagian review di halaman produk dan iklan berbayar. Atau minta pelanggan yang puas untuk kasih review melalui email campaign.

Iklan video di platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok bisa menghasilkan lebih bagus dibanding iklan teks di beberapa situasi. Apalagi di media sosial, generasi muda lebih suka iklan video.

Video juga bisa kamu pakai di website untuk meningkatkan SEO. Video dapat menunjukan produk di berbagai tipe tubuh atau panduan cara pakai produkmu.

Tips praktis untuk video SEO:

  • Tambahkan teks pada video
  • Optimalisasi judul dan deskripsi
  • Buat sitemap video
  • Pilih opsi hosting yang tepat

Lalu, kamu juga bis gunakan kampanye pay-per-click (PPC).

PPC bisa bawa traffic yang tertarget, jadi pastikan merekmu punya iklan yang nyambung. Sitelinks di Google Ads bisa bantu tambah konteks di iklanmu.

4. Manfaatkan UGC dan influencer

Isi dari para pengguna jadi kekuatan besar di belakang kampanye pemasaran e-commerce yang sukses, terutama di platform sosial seperti Instagram dan TikTok.

Kamu bisa manfaatkan User-Generated Content (UGC) untuk kampanye pemasaranmu, tapi biasanya ini baru terjadi setelah kontennya dibuat. 

Tapi, jika ada yang bikin konten lain yang puji produkmu, tidak ada salahnya minta izin terlebih dahulu untuk repost.

Jika kamu belum coba, musim liburan ini pas untuk mulai eksplorasi kerjasama dengan influencer di industri kamu. Kalau ini pertama kali, coba mulai dari micro dan nano influencer dulu.

Menurut Forbes, micro-influencer punya tingkat keterlibatan yang 60% lebih tinggi dan tingkat konversi 20% lebih tinggi dibanding influencer yang pengikutnya lebih banyak.

Micro-influencer juga biasanya lebih terjangkau, jadi kamu bisa promosi produk ke audiens target tanpa perlu keluarin duit banyak. Engagement rate influencer juga biasanya naik di musim liburan.

5. Pertimbangkan AR & VR

Salah satu hambatan belanja online adalah kita tidak bisa mendapatkan informasi sebanyak yang bisa kita dapatkan secara langsung. 

Nah, banyak brand yang pakai Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk mengatasi itu.

Pikirkan saja, virtual fitting room atau merek kacamata yang bisa kita coba lewat selfie

Kalo sesuai sama brand, budget, dan audiens kamu, tambahin elemen virtual di strategi pemasaran liburan bisa dapatkan hasil yang bagus.

Kamu juga harus memastikan bahwa situsmu cepat. Seru banget kan belanja di situs yang load time-nya kurang dari dua detik.

Banyak yang meninggalkan situs kalo loadingnya lebih dari tiga detik. Ada cara untuk meminimalisir waktu load-time, tapi kalau bisa, kerjasama dengan developer adalah yang terbaik.

Cara mempercepat situs:

  • Kurangi permintaan HTTP
  • Compress file web kamu
  • Perkecil ukuran gambar
  • Kurangi waktu respon server
  • Aktifkan browser caching

Jadi, intinya, liburan tuh waktunya senang, bukan waktunya bingung mikirin bisnis. 

Dengan punya strategi e-commerce yang mantap, kamu bisa melewati musim liburan tanpa terlalu banyak kekacauan dan bisa hasilkan profit di tahun baru.

Sekarang kamu telah memahami bagaimana menerapkan strategi kampanye liburan yang manjur. Ketahui juga Kesalahan Strategi Pemasaran Saat Musim Liburan yang Harus Diwaspadai.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER