MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Bagaimana VR dan AR Akan Mengguncang Dunia Pemasaran di Tahun 2024

29 Jan  · 
2 min read
 · 
eye 845  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) memang mencuri perhatian saat pertama kali muncul, membuat konsumen penasaran dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada. 

Meskipun teknologi VR/AR masih terus berkembang, banyak dari aplikasi futuristik yang dibayangkan orang belum benar-benar terwujud. 

Teknologi ini mendapat sambutan di komunitas awal yang tertentu, tapi penggunaan luas VR dan AR belum sepenuhnya melejit, kecuali di dunia pemasaran, periklanan, dan PR.

Dalam ranah periklanan, pemasaran, dan PR, serta agensi mengadakan percobaan unik dengan VR dan AR yang berjanji merubah tatanan pemasaran seiring berjalannya waktu. 

Di artikel ini, kami menjelaskan bagaimana evolusi VR/AR berguna dalam dunia pemasaran, periklanan, dan PR pada tahun 2024.

Pengalaman iklan dan berbelanja yang lebih personal

Lebih dari segala hal, manusia terpukau oleh pengalaman. Ini membuat kita merasa terlibat langsung dalam cerita. 

Teknologi VR dan AR membuka pintu bagi pengalaman iklan yang dipersonalisasi, unik untuk setiap individu. 

Periklanan, pesan, dan pemasaran di tingkat individu menjadi "mimpi besar" pemasaran, dan masa depan ini akan segera menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita.

Waktunya bagi AR/VR untuk bersinar. Melihat media sosial menggabungkan teknologi ini dan membawa pengalaman berbelanja sosial ke level baru. 

Instagram dan TikTok serius berinvestasi untuk menjadikan belanja AR menjadi kenyataan. 

Ini langkah berikutnya untuk pemasaran media sosial, karena inovasi ini dapat meningkatkan pengalaman berbelanja online dan menarik pengguna. 

Salah satu hal terpenting tentang VR adalah bahwa hal itu mengubah kemungkinan untuk mengalami hal-hal baru. 

Dengan VR, kamu bisa membayangkan dirimu mengendarai mobil, menjadi bagian dari acara, atau memiliki akses ke pengalaman baru. 

Di masa depan, hal ini akan semakin menjadi kenyataan, memastikan bahwa kamu akan memiliki hubungan yang lebih pribadi dengan merek. 

Interaksi merek dan integrasi aplikasi AR/VR

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang enggan berinteraksi dengan merek di pusat perbelanjaan besar dan pameran. AR/VR siap mengambil alih penjualan. 

Daftar produk online dan ulasan sekarang dapat dianggap bersama interaksi merek AR/VR. Saat perusahaan teknologi terkemuka seperti Google membuat integrasi AR untuk hampir semua aplikasi, bijaksana untuk tidak mengabaikan teknologi futuristik ini karena kini sudah hadir. 

Seperti halnya dengan semua jenis pemasaran, ketika ada cukup besar audiens, muncul peluang pemasaran. 

Meskipun VR/AR memiliki potensi untuk memiliki audiens besar di masa depan, hal ini sudah terjadi saat ini dengan hal seperti gaming

Di Amerika Serikat, para ahli memperkirakan hampir 60 juta orang akan menggunakan VR, dan lebih dari 90 juta orang akan menggunakan AR. 

Selain menggunakan teknologi ini untuk mengalami merek dengan cara baru, ini merupakan peluang besar yang sudah ada.

VR dan AR akan menjadi lebih relevan karena orang terus mengadopsi pengalaman virtual dan langsung dalam kehidupan dan pekerjaan mereka, termasuk acara kelompok seperti konser, pertunjukan, dan pengalaman lainnya. 

Adopsi terus menerus dari pengalaman virtual memungkinkan AR/VR diintegrasikan oleh merek dan pengiklan untuk memberikan sesuatu yang baru dan menarik kepada konsumennya

Proses pengambilan keputusan yang lebih empowered

Gerakan VR/AR bisa dikatakan memberikan PR dan pemasaran "sayap”. Ini memungkinkan pendekatan strategi berbasis data dan ilmiah terhadap hasil yang dihasilkan. 

AI memberdayakan proses pengambilan keputusan pra-keputusan dengan menempatkan sentimen konsumen dengan akurat. 

Harus ada keseimbangan yang tepat antara EQ dan IQ, itulah sebabnya mengapa agensi yang terkenal dengan pengalaman yang besar dapat memberikan nilai tambah yang besar pada upaya pemasarannya menggunakan VR dan AR. 

Teknologi ini mempercepat pembelajaran dan kinerja manusia dengan menciptakan pengalaman sepenuhnya imersif yang mensimulasikan skenario dunia nyata dan acara sesuai kehidupan nyata.

Outreach PR yang lebih menyeluruh untuk jurnalis

Dari sudut pandang PR, VR dan AR memberikan peluang tak terbatas bagi jurnalis untuk mengalami penawaran klien dengan cara baru dan mendalam, menghindari perjalanan familiarisasi media tradisional dan pertemuan tatap muka. 

Sekarang, acara, fasilitas, properti, destinasi wisata, dan banyak lagi dapat menawarkan jurnalis kesempatan untuk menemukan apa yang membuat mereka istimewa tanpa harus mengkoordinasikan kunjungan atau perjalanan.

Seperti banyak teknologi baru, VR/AR masih mencari pijakan dalam aplikasi dunia nyata. 

Seiring dengan pertumbuhan ukuran audiens, "pipa teknis" periklanan online yang sudah ada dapat dengan mudah disambungkan ke VR/AR. 

Jadi, adopsi AR dan ukuran audiens yang besar dan terus bertambah akan mempercepat upaya periklanan serta membuatnya menjadi saluran pemasaran/akuisisi yang semakin sah. 

Ketahui juga, bagaimana Penggunaan AI Writer dan AI Design Tools Meningkatkan Efektivitas Pemasaran

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER