Bukan rahasia lagi bahwa kegiatan promosi maupun periklanan akan memberikan hasil berbanding lurus dengan kesuksesan brand. Artinya, tidak semua pemasangan iklan atau kegiatan promosi bisa memberikan hasil sesuai harapan. Oleh karena itu, promosi harus dilakukan dengan penerapan digital marketing strategy yang tepat agar bisa menjangkau target audiens yang ditetapkan. Jadi, agar kegiatan promosi dan periklanan bisa Anda jalankan dengan baik, Anda perlu memahami beda media planning dan media buying.

 

Memahami Beda Media Planning dan Media Buying

Di zaman modern saat ini arus informasi dan kemajuan teknologi berkembang begitu pesat. Semua orang berbondong-bondong go digital. Hampir semua kegiatan manusia bisa dilakukan melalui media digital dan internet. Perubahan besar-besaran pun terjadi dalam banyak bidang kehidupan, termasuk dalam bidang pemasaran. 

 

 

Tingkat persaingan bisnis di masa kini begitu ketat hanya untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan, menjangkau pasar yang lebih luas, atau melakukan banyak strategi promosi hanya demi pelanggan tetap setia menggunakan produk Anda dan tidak beralih menggunakan produk kompetitor. 

 

Kehadiran perusahaan-perusahaan digital, startup, bahkan perusahaan digital agency di Indonesia juga ikut meramaikan persaingan iklan, sehingga salah langkah dalam menerapkan digital marketing strategy bisa membuat Anda mengalami kerugian. 

 

Sebelum membahas lebih jauh mengenai dunia bisnis dan strategi pemasaran secara online, mari pahami dulu kenapa Anda perlu tahu mengenai media planning dan media buying berdasarkan definisi dan fungsinya.

 

  1. Media Planning 

Media planning adalah proses pemilihan dan penyusunan suatu strategi pemasaran serta melakukan evaluasi apakah proses promosi yang dilakukan sudah efektif. Selain itu, juga menyesuaikan serta mengkombinasikan pesan yang hendak disampaikan brand kepada audiens dalam bentuk promosi di media yang paling tepat. 

 

Ada banyak faktor yang akan mempengaruhi proses dalam media planning ini, sehingga diperlukan analisis, penelitian yang detail, identifikasi, proses membandingkan, perencanaan, dan penyusunan anggaran yang tepat.

 

Fungsi dari media planning berfokus pada bagaimana cara paling efektif dan terbaik untuk menyampaikan iklan kepada calon pelanggan dari suatu produk, baik berupa barang maupun jasa. Bukan berfungsi sebagai upaya memasarkan, melainkan merencanakan dan menyusun strategi agar digital campaign yang dijalankan dalam upaya promosi tersebut bisa diterima dengan baik, dan bisa meraih target market yang ditentukan. Maka dari itu, mengenali kebutuhan pelanggan menjadi hal yang wajib dilakukan. Beberapa perusahaan biasanya mempercayakan hal ini kepada digital agency yang memiliki tim digital marketing strategist.

 

 

  1. Media Buying 

Berbeda dengan media planning, media buying adalah proses lanjutan dari media planning, di mana individu, perusahaan, atau digital agency yang diajak bekerja sama mendapatkan insight dari perencanaan media yang telah dilakukan. 

 

Kemudian, media buyer akan mulai menentukan dan menegosiasikan pembelian ruang iklan di berbagai media promosi yang telah ditetapkan. Proses dalam media buying sangat bergantung pada preferensi, tujuan yang ingin dicapai, audiens yang menjadi target market, ketersediaan anggaran atau dana promosi, dan sebagainya. 

 

Pembelian ruang iklan dalam proses media buying bisa dalam berbagai platform digital yang tersedia, seperti website, berbagai situs iklan, atau dalam bentuk social media campaign. Selain itu, media buying juga bisa melakukan pemasaran secara konvensional dengan pemasangan iklan pada media cetak, televisi, radio, pembuatan flyerbanner, bahkan billboard

 

Tahapan Media Planning dan Media Buying 

Setelah memahami beda antara media planning dan media buying, maka selanjutnya Anda perlu juga mengetahui tahapan sederhana untuk melakukan kedua proses promosi ini. Pertama-tama, media planning perlu direncanakan terlebih dahulu sebelum melaksanakan media buying, yaitu dengan melakukan survei pasar demi mendapatkan data yang lengkap terkait kebutuhan calon pelanggan. 

 

 

Anda juga perlu memahami media apa saja yang kini tengah menjadi trend dan efektif sebagai media memperkenalkan dan mempromosikan brand maupun produk Anda. Hasil dari dua tahapan proses yang telah dilalui tadi, kemudian dikombinasikan untuk menemukan strategi marketing paling efektif yang bisa dilakukan dan media apa yang akan digunakan sebagai sarana promosi.

 

Pemilihan media promosi didasarkan atas bentuk pesan, target pasar, serta biaya yang tersedia. Hasil dari pelaksanaan promosi masih harus dilakukan evaluasi ulang, apakah strategi yang telah dilakukan sudah memberi hasil seperti yang diharapkan ataukah belum. Hasil evaluasi akan menjadi syarat utama untuk menentukan tahapan media planning dan media buying selanjutnya.