Digital marketer atau tim digital agency Indonesia, Jakarta, atau yang berlokasi di berbagai kota di Indonesia, akan menjalankan analisis pemasaran digital terlebih dahulu sebelum menjalankan suatu campaign di internet maupun platform media sosial. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman secara jelas mengenai bagaimana kinerja media atau platform yang tersedia. 

 

Di saat yang sama, perlu pula dilakukan analisis customer journey untuk meningkatkan penjualan. Karena pada dasarnya, semua strategi digital marketing yang diterapkan serta melakukan digital marketing analysis atau analisis pemasaran digital merupakan upaya untuk menemukan peluang baru, supaya bisa menjangkau lebih banyak audiens yang menjadi target bisnis.

 

Jadi, yang dimaksud dengan analisis pemasaran digital merupakan langkah awal untuk mendapatkan strategi digital marketing yang paling tepat dan paling sesuai dengan bisnis yang dijalankan. Dalam hal ini, Anda tentu saja perlu tahu data penting yang wajib Anda analisis saat melakukan digital marketing, 5 proses analisis data, data kualitatif, dan data kuantitatif, bahkan perlu memahami pula faktor penting saat melakukan analisis campaign.

 

Kemudian, baru Anda bisa melakukan eksplorasi untuk perkembangan bisnis. Semua proses ini bisa digunakan dalam menyusun business plan, sehingga bisa mencapai target yang ditetapkan. Hanya saja, ada 3 kategori utama dalam penerapannya. 

 

3 Hal Penting dalam Melakukan Analisis Customer Journey untuk Meningkatkan Penjualan

 

 

  1. Hubungan Antar Platform untuk Pemasaran Digital

Anda bisa mendapatkan data analisis pemasaran digital langsung dari platform yang Anda gunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan. Dalam setiap platform biasanya sudah tersedia berbagai data yang bisa Anda analisis. 

 

Misalnya, website sudah memiliki data dari Google analytics dan Google search console atau Google webmaster. Jika menggunakan media sosial, seperti Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, bahkan YouTube, juga sudah memiliki perangkat analitik yang langsung tersedia di dalam platform masing-masing. 

 

Tinggal bagaimana Anda melakukan social media campaign atau penerapan SEO, email marketing, dan sebagainya untuk meningkatkan traffic website dan mendapatkan data pelanggan. Hanya saja, yang perlu diingat, Anda juga perlu memiliki alat analisis data yang bisa menyatukan semua platform yang Anda gunakan, sehingga proses analisis customer journey menjadi lebih praktis, cepat, dan datanya pun akurat. Data inilah yang nanti bisa digunakan untuk pengembangan bisnis menjadi lebih baik lagi. 

 

  1. Data yang Berfokus pada Customer Journey

Jika analisis web berfokus pada tampilan halaman, maka berbeda dengan analisis pemasaran digital yang fokusnya adalah konsumen. Analisis pemasaran digital memungkinkan Anda untuk mendapatkan lebih banyak data terkait perilaku pelanggan Anda, mulai dari mana mereka pertama kali berinteraksi dengan produk atau mengenal brand identity Anda, pada platform apa, dan apa yang mereka lakukan di platform tersebut. Bahkan, Anda bisa melihat bagaimana konten yang Anda buat mempengaruhi mereka hingga terjadi pembelian. 

 

Anda juga bisa melihat bagaimana cara calon pelanggan menemukan situs web atau bisnis Anda untuk pertama kalinya. Apakah dari Google atau media sosial, seperti Facebook dan Instagram? Kemudian, informasi lain yang bisa Anda dapatkan, antara lain keterkaitan customer journey tersebut apakah merupakan bagian aktif dari pelanggan email atau bukan, apakah mereka menekan tombol penawaran yang dikirim melalui email menjadi konversi pembelian, serta aktivitas konsumen membaca informasi bisnis pada website Anda dengan detail, dan lain sebagainya.

 

Melalui analisis digital marketing, Anda bisa menemukan banyak data penting. Data tersebut, bisa membantu Anda dan tim digital marketing agency Jakarta untuk memutuskan seperti apa digital marketing campaign yang akan dilakukan selanjutnya. Hal ini karena, Anda akan memahami tren digital marketing yang sedang ramai diperbincangkan, lalu bisa menggunakannya sebagai digital marketing strategist untuk kampanye yang akan dilakukan.

 

Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan perbandingan antara mengirimkan email marketing dengan dampak yang diperoleh dari strategi pemasaran lain yang telah dilakukan.

Contoh

  • Apakah email yang dikirimkan secara rutin bisa menghasilkan lebih banyak konversi, dibandingkan dengan promosi di halaman website
  • Apakah konten yang ditayangkan di Twitter justru lebih menghasilkan dibandingkan platform lain?
  • Bagaimana hasil Instagram campaign yang dilakukan? Bagus hasil Instagram ads atau Instagram TV?

 

 

Dengan berfokus pada data customer journey atau perjalanan konsumen ini, Anda akhirnya bisa menemukan letak titik konversi terakhir yang paling banyak dilalui pelanggan. Anda juga dapat memprioritaskan calon konsumen dan melakukan identifikasi aktivitas mana saja yang berkontribusi penting dalam mengembangkan bisnis Anda.

 

  1. Jumlah Pendapatan yang Berkaitan dengan Upaya Pemasaran Tertentu

Fungsi dari analisis digital marketing lainnya adalah mengaitkan aktivitas pemasaran digital tertentu dengan jumlah pendapatan yang diperoleh dari penjualan. Karena bisa saja website Anda efektif dalam menghasilkan prospek menjanjikan, namun prospek tersebut belum tentu bisa berubah menjadi pelanggan dan menghasilkan uang untuk bisnis. Nah, dengan analisis pemasaran closed-loop, Anda bisa melihat datanya.

 

Syarat untuk melakukan analisis closed-loop marketing adalah adanya keterhubungan antara sistem analisis pemasaran digital ke platform manajemen pengelolaan pelanggan. Bila memiliki data ini, Anda akan lebih mudah mengetahui, apakah pemasaran individual yang telah dilakukan sudah memberikan kontribusi untuk bisnis atau sebaliknya. Jadi, Anda bisa menentukan platform atau channel mana yang akan dikelola dengan serius bersama tim digital agency Indonesia supaya penjualan bisa terus meningkat.

 

Cara Memanfaatkan Digital Marketing Analytics dengan Efektif

Umumnya sebagian besar digital marketer sudah tahu jika penting sekali untuk memperhatikan traffic dan kinerja situs web supaya mendapatkan insight yang akurat. Namun pada kenyataannya, masih banyak pemasaran bisnis yang gagal karena tak punya tujuan utama untuk kampanye yang dilakukan, sehingga data yang didapatkan pun masih dalam bentuk data mentah yang belum tahu target yang hendak dicapai. Selain itu, kegagalan tersebut, juga bisa akibat tidak punya sarana yang jelas untuk mengukur kesuksesan yang akan dicapai. Bahkan, bisa pula karena kombinasi keduanya.

 

 

Sebagai salah satu cara terbaik yang bisa mengurangi risiko tersebut adalah memiliki sasaran bisnis yang fokus dan dapat ditindaklanjuti. Lalu, gabungkan prioritas dari semua tim pemasaran yang Anda miliki. Tujuan ini bisa dicapai jika memakai format Smart, Measurable, Attainable, Relevant, dan Timely atau S.M.A.R.T.

 

Terakhir, dalam memanfaatkan digital marketing analysis, jangan menganggap sepele iklan online atau iklan digital yang bisa meningkatkan kesadaran merek atau brand awareness. Karena dengan cara ini memungkinkan Anda dalam meningkatkan kinerja traffic organik ketika para konsumen melihat iklan yang terpasang. Mereka akan tertarik dengan brand Anda, kemudian menelusuri semua media sosial dan situs web yang Anda miliki.

 

Jika Anda memerlukan bantuan dalam melakukan digital marketing analysis, segera hubungi Redcomm yang sudah berpengalaman sebagai digital marketing agency Indonesia dan digital marketing agency Jakarta.