SEO copywriting menjadi strategi yang banyak digunakan dalam melakukan optimasi konten di internet. Melalui cara ini, pemilik website dapat mengatasi kejenuhan audiens akan sebuah konten tulisan dalam bentuk narasi panjang, tanpa kehilangan kesempatan meraih posisi page one mesin pencarian.

 

Teknik ini akan menghipnotis pembaca untuk menyelesaikan tulisan hingga akhir. Tentu hal ini dapat berdampak bagus pada tujuan pembuatan konten, baik untuk tujuan penjualan atau goals lainnya. Berikut manfaat dari teknik SEO copywriting yang wajib Anda tahu.

 

Manfaat Menggunakan Teknik SEO Copywriting dalam Konten Tulisan

 

  • Tulisan memiliki nyawa yang menggugah perasaan pembaca.
  • Copywriting bersifat persuasif atau ajakan, sehingga sangat cocok diterapkan dalam konten promosi. Maka, Anda perlu mengetahui cara membuat copywriting yang menarik dan memancing closing.
  • SEO copywriting membuat setiap orang nyaman karena tidak merasa seperti dihadapkan pada iklan jualan terus menerus. Sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan orang sebenarnya terganggu dengan aktivitas hard selling, karena produk yang ditawarkan belum tentu menjadi minat mereka.
  • Konten lebih berpotensi menghasilkan konversi, karena konsumen yang secara sukarela mencari produk melalui kata kunci di mesin pencari, rata-rata memang benar-benar membutuhkan produk tersebut.
  • Dibandingkan jenis foto atau video, bisa dibilang konten dalam bentuk tulisan tidak begitu menarik minat pengguna. Ditambah dengan aturan SEO yang terkesan kaku. Itu sebabnya, diperlukan strategi tersendiri untuk mengemas tulisan menjadi bentuk konten yang menarik. Memadukan SEO dan copywriting akan menghilangkan kekurangan tersebut.

 

Melihat begitu banyak manfaat yang dimiliki sebuah konten SEO copywriting, Anda tentu ingin tahu cara menggunakan teknik SEO copywriting dalam pembuatan konten.  Namun sebelumnya, ketahui terlebih dahulu skill yang dibutuhkan untuk bisa membuat SEO copywriting yang menarik berikut ini.

 

 

Keterampilan yang Perlu Anda Miliki saat Menerapkan SEO Copywriting pada Konten

 

  • Kemampuan analisis pasar.
  • Kemampuan menggunakan tools untuk membaca data. Misal, Google analytic atau Google search console dan Google webmaster, serta berbagai tools untuk optimasi SEO seperti yang dimiliki website berbasis WordPress.
  • Kemampuan menulis, yang meliputi kemampuan berbahasa dasar, pengetahuan tentang tata bahasa, tabungan kosa kata yang kaya, hingga memahami penggunaan tanda baca.
  • Kemampuan dalam penggunaan teknik storytelling, yaitu sebuah seni untuk menyulap tulisan menjadi lebih menarik. Kemampuan ini merupakan skill copywriting yang juga harus dimiliki.

 

Langkah-langkah dalam Membuat Konten SEO Copywriting

 

  1. Riset

Sebelum menerapkan teknik ini, Anda harus melakukan riset terkait produk yang hendak ditawarkan, target audiens yang disasar, hingga mengenal kompetitor. Tempatkan diri Anda di posisi konsumen untuk lebih memahami masalah mereka. Mengetahui kekurangan dan kelebihan produk yang dimiliki juga penting.

 

Selain itu, Anda perlu pula mencari tahu bagaimana cara kompetitor melakukan promosi untuk dijadikan acuan. Dengan kata lain, Anda perlu melakukan analisis kompetitor dalam menjalankan bisnisnya. Di tahap ini, jangan lupa melakukan riset kata kunci agar konten yang Anda buat lebih SEO friendly.

 

  1. Melakukan Brainstorming

Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk melakukan brainstorming, di antaranya melakukan survei, berbicara dengan orang lain untuk mendapat ide, atau berselancar di sosial media untuk melihat sesuatu yang sedang trending. Paparkan ide yang didapat dalam bentuk storytelling. Peka terhadap sesuatu yang sedang viral akan memudahkan Anda melakukan pendekatan yang tepat kepada audiens melalui konten yang Anda buat..

 

  1. Perhatikan Optimasi SEO 

Memperhatikan hal teknis terkait seo yang meliputi SEO on page dan SEO off page. SEO on page terdiri dari penggunaan kata kunci yang disebar di badan artikel, judul, alt image, penggunaan meta deskripsi, dan sebagainya. Sementara optimasi SEO off page terdiri dari backlink yang didapat. Untuk memahami berbagai jenis SEO, Anda bisa mempelajari di artikel yang berjudul 3 Jenis SEO dan Cara Kerjanya.

 

 

  1. Menulis Headline

Mulai konten Anda dengan pilihan headline yang memikat, sehingga pembaca akan berhenti di konten ciptaan Anda dan membacanya hingga tuntas. Untuk menerapkan ilmu copywriting pada konten yang Anda buat, bisa menggunakan teknik AIDA, seperti berikut dalam susunan kalimatnya :

 

  • A (attention) - Gunakan pembuka untuk mendapat perhatian target audience, bisa dengan meletakkan kata-kata yang menarik di judul. Tak hanya menarik, pastikan judul yang Anda buat sesuai dengan pesan yang ingin Anda sampaikan serta mengandung kata kunci yang dibidik.
  • I (interest) - Tawarkan sesuatu yang dibutuhkan atau yang menjadi minat target audience sehingga membuat mereka menyelesaikan membaca hingga akhir. Menentukan interest memang merupakan tahap yang melelahkan karena Anda memerlukan riset untuk memahami target audience, menemukan kelebihan produk hingga membandingkan dengan kompetitor untuk menemukan keunggulan yang tak mereka miliki. Namun tak hanya keunggulan, pastikan Anda memaparkan benefit sehingga membuat konsumen yakin bahwa produk Anda memang diciptakan untuk mereka.
  • D (desire) - Buat konsumen benar-benar menginginkan produk Anda dengan membuat kalimat yang mempengaruhi efek psikologis misal penggunaan kalimat: Penawaran terbatas, promo 3 jam saja. 
  • A (action) - Giring konsumen untuk melakukan tindakan sesuai dengan tujuan campaign yang Anda buat. Dalam tahap ini, Anda bisa meletakkan link yang hanya membutuhkan sekali klik untuk memudahkan konsumen mengambil tindakan. 

 

Dalam perkembangannya, formula copywriting mengalami  perkembangan dengan munculnya tahap Conviction sebelum menuju tahap Action. Tak perlu heran jika pada akhirnya akan muncul istilah AIDCA. 

 

Tahap conviction bisa dipakai untuk produk baru dengan tujuan meyakinkan konsumen bahwa produk yang ditawarkan memang berkualitas. Misal dengan jaminan garansi hingga 5 tahun.

 

Formula selanjutnya yang dapat Anda pakai dalam membuat copywriting adalah dengan metode PAS atau problem, agitate, solution.

 

Melalui formula ini, Anda langsung mengangkat permasalahan yang dimiliki target konsumen yang kemudian disusul dengan tahap  agitate yang berisi pemaparan terkait akibat-akibat yang bisa muncul setelah problem. Selanjutnya Anda bisa segera menawarkan produk atau jasa Anda sebagai solusi.

 

 

  1. Tahap Call to Action

Untuk dapat menyajikan call to action yang efektif dengan cara mudah, terlebih dahulu Anda dapat melakukan check list pada poin-poin seperti goal yang ingin dicapai, benefit  membuat call to action.

 

Penerapan CTA memang gampang-gampang susah. Untuk itu, Anda bisa meminta digital marketing agency Indonesia atau digital marketing agency Jakarta yang bekerja sama dengan Anda untuk melakukannya. Sebagai digital agency, mereka biasanya sudah berpengalaman dalam mengatur dan strategi CTA yang tepat sasaran dan bisa menciptakan peluang konversi lebih banyak.

 

  1. Proofreading

Sebelum menerbitkan konten SEO Copywriting, pastikan untuk melakukan cek terhadap hasilnya. Periksa apakah ada salah ejaan atau typo. Selain itu periksa kembali apakah penggunaan optimasi SEO sudah sesuai atau belum.

 

Demikianlah, sebagai salah satu teknik promosi, menguasai cara merancang konten SEO copywriting merupakan kemampuan yang wajib dimiliki.