Saat Anda mencari sesuatu di internet, pasti Anda akan mengetikkan satu dua kata atau satu kalimat pendek di kolom pencarian. Kata-kata atau kalimat yang Anda ketikkan di kolom pencarian itulah yang dinamakan dengan kata kunci. Membahas mengenai riset kata kunci, sudah banyak sekali artikel yang membahas tentang tema tersebut.

 

Sayangnya, masih banyak pula pelaku digital, terutama para pemilik website, yang belum benar-benar paham cara melakukan riset kata kunci. Padahal, riset kata kunci yang tepat sasaran dapat memaksimalkan kinerja konten SEO. Pada artikel kali ini, Anda bisa membaca mengenai strategi penting dalam riset kata kunci.

 

Jenis Keyword Penting dalam Pembuatan Konten SEO

Kata kunci atau keyword adalah kata atau susunan kata yang digunakan oleh pengguna internet untuk menemukan suatu informasi yang mereka butuhkan. Sederhananya, ketika Anda hendak mencari suatu informasi, produk, atau berita di internet, Anda pasti mengetikkan kata atau kalimat tertentu, kan? Nah, itulah yang disebut dengan kata kunci. Ada tiga jenis kata kunci yang paling utama, yaitu:

 

 

  1. Short Tail Keyword 

Kebanyakan pengguna internet menggunakan satu atau dua kata untuk mencari sesuatu di internet. Contoh, “roti” atau “resep roti”. Memang, kata kunci ini memiliki nilai penelusuran yang sangat tinggi, tetapi cukup sulit untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang apa yang sebenarnya sedang dicari oleh pengguna yang menggunakan kata kunci tersebut. 

 

Apabila Anda menggunakan kata kunci jenis short tail keyword yang terlalu banyak, bisa saja rasio pentalan atau bounce rate menjadi tinggi persentasenya. Dampak berikutnya, waktu pengunjung berada di halaman web Anda juga hanya sebentar. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu tahu faktor yang mempengaruhi bounce rate, cara menurunkan bounce rate, kemudian keyword research yang benar dan lebih mendalam sehingga ada lebih banyak keyword yang bisa Anda gunakan di dalam konten SEO.

 

  1. Long Tail Keyword

Untuk jenis long tail keyword, biasanya pengguna internet memakai lebih dari tiga kata kunci yang spesifik. Tingkat persaingan kata kunci jenis ini di mesin pencari pun tidak terlalu kompetitif jika dibandingkan dengan short tail keyword. Contoh long tail keyword: “apa itu long tail keyword”. Ini merupakan salah satu contoh kata kunci yang memiliki volume pencarian tinggi dan cukup spesifik.

 

  1. Latent Semantic Indexing Keyword

Sementara itu, yang dimaksud dengan latent semantic indexing keyword adalah kata kunci yang memberikan sejumlah informasi kontekstual ke mesin pencari. 

 

Contohnya, peringkat halaman untuk istilah ambigu seperti “avengers”, maka yang muncul bisa saja tentang film Avengers, sejarah komiknya, atau bahkan definisi terjemahan (kamus) dari istilah yang disebutkan tadi. Jadi, Google akan menggunakan kata kunci semantik laten tersebut untuk mengetahui apa maksudnya.

 

 

Strategi Penting dalam Keyword Research atau Riset Kata Kunci

Seluruh proyek dan strategi keyword research untuk SEO yang efektif seharusnya menggabungkan ketiga jenis keyword penting di dalam teknik SEO. Cara penerapannya, bisa dengan memasukkan keyword yang relevan ke dalam struktur konten website, dalam konten atau artikel yang dibuat, dan sebagainya, dengan tujuan membantu menaikkan peringkat di SERP atau page rank Google.

 

Lalu, bagaimana caranya agar Anda dapat menemukan kata kunci yang paling tepat untuk dijadikan target? Anda perlu melakukan riset kata kunci!

 

Cara melakukan riset keyword banyak macamnya, namun Anda tak perlu mempelajari semuanya dalam waktu yang sama. Hal terpenting, lakukan dengan konsisten dan pantang menyerah saat hasil riset belum memuaskan.

 

Ada cukup banyak tools gratis untuk riset keyword. Anda juga bisa menggunakan UberSuggest atau Keyword Planner untuk mencari kata kunci yang ingin Anda bidik. Bahkan Anda juga bisa menggunakan fitur pencarian terkait untuk menemukan kata kunci yang sesuai dan banyak digunakan pengguna internet. Letak fitur pencarian terkait biasanya berada di bawah hasil pencarian, berupa long tail keyword, dan bisa dikatakan ini kata kunci berkualitas, mengingat hasil pencarian yang muncul adalah rekomendasi langsung dari Google. Cara lain, gunakan people also ask.

 

Riset kata kunci memang butuh keuletan, ketekunan, waktu yang tidak bisa ditentukan kapan akan mencapai hasil sesuai harapan. Meski begitu, ada beberapa langkah penting yang perlu dilakukan ketika melakukan keyword research untuk SEO, antara lain:

 

 

  • Buat daftar kata kunci potensial dengan menggunakan tools riset keyword, yang dikombinasikan dengan pencarian terkait di Google.
  • Gunakan banyak tool riset kata kunci untuk menemukan kata kunci yang bisa saja belum Anda ketahui.
  • Perhatikan keyword apa yang menjadi target kompetitor atau marketer menggunakan tool analisis. Ini akan sangat membantu.
  • Tentukan kata kunci apa saja yang kemungkinan memiliki peringkat tinggi dan dapat Anda terapkan pada website. Lalu seimbangkan antara short tail keyword yang sangat kompetitif dengan long tail keyword yang lebih terfokus dan rendah daya saingnya.
  • Kategorikan setiap penelusuran. Setelah itu bandingkan. Contohnya, pencarian tentang “beli oven listrik mini” dan “oven listrik terbaik untuk membuat kue”. Di antara keduanya, Anda harus mendefinisikan perbedaan dalam konten yang Anda buat.
  • Cobalah memilih kata atau kalimat yang berasal dari daftar kata kunci yang Anda miliki. Kemudian buat konten yang bisa menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan pengguna internet mengenai istilah tersebut.

 

Beberapa tips di atas merupakan kerangka dasar tentang pencarian kata kunci yang berpeluang besar untuk menghasilkan konversi atau penjualan. Sebenarnya masih banyak pendekatan dan strategi yang bisa diuji coba satu per satu untuk menemukan mana yang paling pas. 

 

Untuk Anda yang masih penasaran mengenai strategi penting dalam melakukan riset kata kunci, Anda bisa menghubungi digital agency terbaik. Tim digital marketing agency Indonesia yang berpengalaman dalam internet marketing service akan memberikan solusi bagi Anda, termasuk memberikan strategi digital marketing yang tepat sasaran untuk membantu bisnis Anda berkembang ke arah yang lebih baik.

 

Semakin banyak Anda melakukan riset kata kunci dan menerapkan strategi marketing akan membuat branding terhadap bisnis Anda menjadi jauh lebih mudah. Semoga bermanfaat!