MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Cara Mencari Long Tail Keyword dalam Teknik SEO

05 May  · 
1 min read
 · 
eye 4.978  
SEO & SEM

redcomm

Apa yang dimaksud dengan long tail keyword? Long tail keyword adalah kata kunci berbentuk frasa yang biasanya terdiri dari 3-5 kata berkaitan dengan topik atau kueri yang audiens gunakan. Di artikel ini, Anda bisa mempelajari cara mencari long tail keyword.

Cara Mencari Long Tail Keyword dalam Teknik SEO

Untuk mencari long tail keyword, Anda bisa menggunakan beberapa alat bantu untuk menganalisis persaingan, jumlah pencarian, dan menghasilkan banyak pilihan keyword. Beberapa alat bantuan tersebut, antara lain:

1. Menggunakan Ubersuggest

Ubersuggest dikembangkan oleh Neil Patel yang merupakan pakar SEO terkenal di dunia. Dengan bantuan alat ini, Anda bisa menemukan Latent Semantic Indexing (LSI) dengan mudah dan gratis. 

Caranya, masukkan keyword utama pada kotak pencarian, kemudian pilih jenis bahasa. Kemudian, buka keyword ideas, dan selanjutkan akan tampil banyak keyword turunan.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan data terkait volume pencarian, CPC, persaingan, dan yang lainnya. Bahasan yang lebih lengkap mengenai Ubersuggest bisa Anda baca di artikel berjudul Cara Menggunakan Ubersuggest untuk Research Keyword.

2. Menggunakan Fitur Pencarian Terkait

Fitur ini bisa Anda temukan saat mencari sesuatu melalui mesin pencarian Google. Lokasinya berada di bagian bawah hasil pencarian. 

Long tail keyword yang dihasilkan dari fitur ini bisa dikatakan berkualitas, mengingat hasil pencarian terkait direkomendasikan langsung oleh Google.

Cara mendapatkan keyword melalui fitur ini, ketik dulu keyword utama pada kotak pencarian yang terdapat di search engine.

Setelah itu, lihat di bagian pencarian terkait. Beberapa hasil pencarian yang relevan akan tampil dalam bentuk kata kunci yang lebih panjang. Kata kunci tersebut bisa Anda jadikan bahan untuk membuat konten. 

Menggunakan fitur pencarian terkait memungkinkan Anda mendapatkan keyword yang bisa memenangkan hasil pencarian

3. Menggunakan Google Keyword Planner

Google keyword planner adalah tools riset keyword yang disediakan Google untuk para pengiklan. Namun, Anda bisa memanfaatkannya untuk mencari kata kunci dengan tingkat persaingan yang rendah. 

Alat ini sangat disarankan karena memberikan data yang akurat, real time, sekaligus menyediakan lebih banyak rekomendasi keyword

Anda bisa menggunakannya secara gratis, tanpa perlu menjadi pengiklan Google ads. Cara penggunaannya pun cukup mudah. 

Cukup buat akun di Google keyword planner, dan Anda pun bisa langsung melakukan riset dengan mengetikkan kata kunci utama. Pilih kata kunci yang memiliki minimal 4 kata, dan pastikan terdapat pencarian pada keyword tersebut.

4. Menggunakan Fitur Google Autocomplete

Google sebenarnya telah menyediakan berbagai fitur yang memudahkan Anda menemukan keyword. Salah satunya adalah Google autocomplete

Cara menggunakannya sangat mudah, yakni dengan mengetikkan keyword utama di kolom pencarian dan diikuti penambahan huruf untuk membuat saran pencarian muncul. 

Contohnya, Anda mengetikkan keyword “game terbaik 2020”. Lalu tambahkan satu huruf, misalnya huruf “a”. 

Setelah itu, akan muncul beberapa rekomendasi long tail keyword, seperti “game terbaik 2020 android” atau “game terbaik 2020 apps store”. Cara ini sangat mudah dilakukan dan tidak membutuhkan alat tambahan lainnya.

 

Bagaimana, mudah sekali, kan, mencari long tail keyword? Penggunaan long tail keyword merupakan teknik SEO yang paling umum dan banyak dilakukan praktisi SEO maupun marketer. 

Ngomong-ngomong, pada salah satu penjelasan mengenai cara mencari long tail keyword di atas ada penggunaan UberSuggest. Yuk, cari tahu lebih banyak mengenai Cara Menggunakan UberSuggest untuk Research Keyword Potensial.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER