MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Manakah yang Lebih Unggul: SEO atau SMM? Ini Jawabannya

 · 
4 min read
 · 
eye 491  
SEO & SEM

redcomm

Kamu pasti tahu, digital marketing adalah soal terhubung dengan orang-orang di mana mereka menghabiskan waktu online lewat komputer, tablet, dan ponsel mereka. 

Tidak ada yang mengejutkan di sini, dua tempat online paling populer adalah mesin pencari dan platform media sosial. 

Makanya, baik social media marketing (SMM) maupun search engine optimization (SEO) adalah bagian integral dari strategi pemasaran online zaman sekarang.

Keduanya memungkinkan kamu untuk mencapai sebanyak mungkin orang guna meningkatkan brand awareness bisnismu.

Nah, mari kita lihat lebih dekat perbedaan dan persamaan antara SEO dan SMM, serta yang mana yang lebih baik untukmu.

Manakah yang Lebih Baik?

Pendekatan terbaik seringkali adalah kombinasi antara SEO dan SMM.

Jangkauan audiens: Kamu bisa menggunakan taktik SEO dan SMM untuk mencapai audiens. Upaya SEO akan menargetkan pertanyaan yang lebih spesifik, sementara SMM akan melempar jaring lebih luas. Saat digunakan bersama-sama, kamu dapat menggunakan keterlibatan media sosial dan data click-through-rate (CTR) untuk menentukan audiens target dan demografi untuk konten SEO kamu.

Konten: Menautkan konten di akun media sosialmu akan menghasilkan lebih banyak lalu lintas ke website kamu saat orang akhirnya mengklik tautan-tautan tersebut.

Mengukur kesuksesan: Tujuan di media sosial berbeda dengan di SEO. Tautan media sosial yang menggoda di TikTok atau posting LinkedIn kamu memengaruhi peringkat mesin pencari. Orang lebih cenderung menemukanmu saat menggulir berita di feed mereka daripada sibuk menjelajahi perpustakaan kontenmu. 

Namun, saat kamu berhasil menarik minat seseorang dan mereka menghabiskan lebih banyak waktu di situsmu, mereka lebih cenderung mencari aktif kata kunci dan frasa yang kamu targetkan dalam upaya pemasaran SEO-mu. Ini hampir seperti pertanyaan jebakan.

Tergantung pada tujuanmu sebagai pemilik merek atau bisnis, kesadaran merek dan jangkauan kampanye pemasaran media sosial mungkin menjadi prioritas utama. 

Di sisi lain, jika kamu ingin secara konsisten berada di puncak halaman hasil mesin pencari (SERP), SEO mungkin menjadi pilihan yang lebih baik.

Pada akhirnya, mungkin bukan pertanyaan "mana salah satu," tapi lebih pada "bagaimana cara menggunakannya bersama?" Misalnya, SEO dan SMM dapat bekerja sama untuk meningkatkan lalu lintas ke situs web.

Mengintegrasikan strategi ini memungkinkan kamu untuk menciptakan rencana pemasaran digital yang komprehensif yang menangani berbagai aspek bisnismu. 

Contohnya, kamu bisa menggunakan SEO untuk menarik pengguna yang mencari produkmu dan menggunakan SMM untuk berinteraksi dengan mereka, membangun loyalitas merek, dan memperluas jangkauanmu.

Keputusan akhir seharusnya didasarkan pada kebutuhan dan tujuan bisnismu. Mengevaluasi target audiens, sumber daya, dan atribut unik produk atau layanan akan membantumu menentukan campuran optimal dari strategi pemasaran digital ini untuk bisnismu.

Apa Kesamaan dan Perbedaan Antara Keduanya?

Optimisasi mesin pencari sering kali termasuk dalam payung pemasaran mesin pencari bersama dengan kampanye iklan berbayar atau pay-per-click (PPC). 

Komponen kunci dari SEO meliputi optimasi pemasaran konten, struktur website, membangun tautan, dan aset teknis untuk meningkatkan peringkat pencarian organik.

Pemasaran media sosial bisa merujuk pada upaya organik (gratis) dan berbayar, seperti posting media sosial yang dipromosikan atau iklan.

Meskipun taktik yang berbeda, optimisasi mesin pencari dan pemasaran media sosial memiliki banyak kesamaan.

Kesamaan SEO dan SMM:

  • Kualitas konten. Baik SEO maupun SMM bergantung pada pembuatan konten berkualitas tinggi, menarik, dan berharga. Ini meningkatkan pengalaman pengguna, mendorong keterlibatan, dan berkontribusi pada peringkat pencarian yang lebih baik dan interaksi media sosial.
  • Jangkauan. Mereka memberi kamu kesempatan untuk mencapai audiens target yang luas (4,3 miliar orang menggunakan Google di seluruh dunia, sementara 4,59 miliar orang menggunakan media sosial).
  • Pembangunan merek. SEO membantu menetapkan otoritas dan keahlian merek dalam bidangnya melalui konten informatif. SMM memungkinkan merek untuk menampilkan kepribadian, nilai-nilai, dan berinteraksi langsung dengan audiensnya.
  • Upaya. Keduanya dapat menghasilkan ROI yang sangat mengesankan dan lalu lintas situs web jika dimanfaatkan dengan benar.

Perbedaan SMM dan SEO:

  • Personalisasi. Pemasaran media sosial memberikan lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan audiens, yang dapat membantu memupuk loyalitas dan kepercayaan.
  • Biaya. Iklan sosial biasanya lebih murah daripada iklan pencarian berbayar, tetapi SEO lebih murah dalam jangka panjang.
  • Tujuan. Media sosial lebih sering tentang membangun kesadaran, sementara SEO umumnya ditujukan untuk lalu lintas organik dan konversi.
  • Pilihan. Segmen audiens yang berbeda memiliki preferensi aplikasi media sosial yang berbeda, sementara kebanyakan orang memanfaatkan Google atau Bing sebagai mesin pencari mereka.
  • Hasil. SMM dapat meningkatkan lalu lintas dan keterlihatan dengan cepat, sedangkan SEO akan memakan sedikit waktu.

Kapan Menggunakan SEO?

Website kamu adalah kesan digital pertamamu dan markas besar online-mu.

Itulah tempat di mana kamu ingin orang-orang mendarat, terlepas dari bagaimana mereka menemukanmu. 

Jadi sangat penting untuk menjaganya tetap dalam kondisi prima, terlepas dari teknik pemasaran yang kamu gunakan

Iklan berbayar dan SEO pergi seiringan. Yang terakhir membantu kamu mendapatkan lebih banyak keterlihatan dalam hasil organik, membantu lebih banyak orang menemukanmu, dan menambahkan legitimasi pada citra online-mu.

Semakin tinggi peringkat situs website kamu, semakin banyak kredibilitas yang kamu capai, baik dari audiens maupun di mata algoritma mesin pencari.

SEO memerlukan waktu untuk dibangun, dan itu sendiri mungkin tidak dapat membawamu ke puncak halaman pertama, tetapi itu adalah bagian penting dari rencana pemasaran digital yang seimbang.

Praktik terbaik SEO mencakup:

  1. Membuat konten berkualitas tinggi berdasarkan masalah audiens kamu.
  2. Melakukan penelitian kata kunci dengan mengidentifikasi istilah pencarian dan frasa yang digunakan target audiens dan integrasikan secara alami ke dalam header, konten, dan metadata.
  3. Mengoptimalkan struktur situs dan pengalaman pengguna. Buat mudah bagi mesin pencari dan pengguna untuk memahami hierarki halaman website.
  4. Pastikan halamanmu memiliki waktu loading yang cepat. Ini mungkin terdengar sepele, tetapi kecepatan muat situs web sebenarnya adalah faktor peringkat kritis untuk SEO.
  5. Intinya, gunakan SEO saat kamu perlu meningkatkan lalu lintas, meningkatkan paparan, dan mendapatkan kredibilitas.

Kapan Menggunakan SMM?

Meskipun mungkin untuk mencapai hasil tanpa pemasaran media sosial, aplikasi-aplikasi populer ini dapat membantumu mencapai audiens yang lebih luas tanpa menghabiskan banyak uang.

Berbeda dengan mesin pencari, iklan media sosial biasanya mencapai orang-orang yang tidak sedang mencari sesuatu. Mereka mungkin hanya menggulir di feed mereka.

Itulah sebabnya iklan media sosial cocok untuk perusahaan yang ingin membangun merek, memperluas pengikut, dan meningkatkan awareness.

Alasan lain untuk menggunakan SMM adalah untuk mengenal audiensmu. Membuat profil bisnis memberimu akses ke metrik dan informasi berguna tentang postingan dan pengikutmu. 

Dengan begitu, data ini dapat meningkatkan pemahamanmu tentang persona pembeli.

Apalagi, iklan media sosial memberikan pilihan penargetan yang luar biasa. Karena pengguna platform dengan sukarela memberikan informasi tentang dirinya, mereka jauh lebih mudah untuk di-segmentasikan.

Praktik terbaik SMM meliputi:

  1. Pilih platform terbaik untuk upayamu (yaitu, yang paling aktif digunakan audiensmu).
  2. Prioritaskan elemen visual, baik berupa gambar atau video.
  3. Pastikan profilmu terisi penuh, akurat, dan konsisten.
  4. Posting konten secara teratur.
  5. Lakukan tes A/B dengan iklan sosialmu.
  6. Intinya, pemasaran media sosial adalah taktik bagus untuk membangun kesadaran merek, mempertajam persona pembeli, dan membiarkan kepribadian merekmu bersinar.

Tidak mengherankan, strategi SEO sosial sama sekali berbeda dan salah satu yang telah mendapatkan banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Faktanya, menurut studi TINT pada tahun 2023 tentang status konten media sosial dan yang dihasilkan oleh pengguna (UGC), lebih dari tiga perempat konsumen "telah menggunakan media sosial untuk mencari atau menemukan produk dan merek baru."

Dengan angka seperti itu, strategi SEO sosial tentu saja adalah taktik yang layak untuk dipertimbangkan.

SEO dan SSM berjalan beriringan. Saat berbicara tentang jangkauan audiens dan mendapatkan tindakan dalam SERP, hal yang sama berlaku untuk SEO dan SMM.

Untuk mengalahkan kompetisi, kamu perlu untuk memanfaatkan semua sumber daya dan metode yang ada, termasuk mesin pencari dan pemasaran media sosial.

Nah, itu dia keunggulan dari masing-masing SEO dan SEM dalam meningkatkan bisnismu. Ketahui juga, 7 SEO Tools Gratis Terbaik untuk Riset Keyword.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER