Tahukah Anda bahwa ada jenis konten SEO yang ampuh untuk menaikkan page rank di mesin pencari atau SERP? Untuk bisa mendapatkan hal tersebut, Anda memang perlu memberi perhatian. Tanpa penerapan teknik SEO yang tepat pada konten, tentu akan sulit konten di website Anda mendapatkan posisi yang bagus di mata mesin pencari.

 

Di luar sana semua orang berusaha agar web yang mereka miliki mendapatkan posisi terbaik. Salah satunya dengan melakukan optimasi konten secara berkesinambungan sehingga bisa diterima oleh mesin pencari. 

 

Pengaruh Konten SEO untuk Mendapatkan Page Rank Google  

Bagi Anda yang tidak terlalu peduli dengan posisi halaman web di SERP, mungkin tak perlu mencari tahu lebih jauh tentang hal ini. Namun, Anda yang telah menyadari pentingnya SEO dan posisi artikel di SERP yang bisa mendatangkan lebih banyak traffic ke website bisnis, pastikan terus membaca artikel ini hingga selesai.

 

Konten adalah postingan yang memiliki sejumlah informasi berkualitas di dalamnya dan bermanfaat bagi pembaca untuk menarik traffic. Konten juga dapat menggerakkan pengunjung website untuk melakukan tindakan tertentu, seperti memperbesar peluang terjadinya konversi dan peningkatan penjualan. Ini adalah landasan SEO yang paling efektif dan penting diketahui. 

 

Ketika website tidak memiliki konten, baik artikel, video, halaman produk, gambar dan sebagainya, kecil sekali kemungkinan website tersebut muncul pada SERP. Itulah alasan mengapa marketer saling berlomba membuat konten SEO untuk membantu seluruh pengguna internet mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

 

 

Tujuan Pengguna Internet yang Perlu Anda Pahami

Agar Anda mampu membuat konten sesuai yang pengguna inginkan, pahami dulu apa yang menjadi tujuan audiens berselancar di Google. Hal ini karena masing-masing pengguna internet memiliki tujuan yang berbeda saat melakukan penelusuran. 

 

Bisa jadi pengguna yang satu ingin membeli sesuatu atau bermaksud menemukan suatu produk, sementara pengunjung lain ingin mencari web yang menyajikan informasi tertentu. Ada lagi pengguna yang mencari solusi lewat internet untuk masalah yang sedang dihadapi. Oleh sebab itu, secara garis besar, tujuan menggunakan internet dapat dibagi menjadi 4 tujuan penelusuran, yaitu:

 

  1. Mencari Informasi (Informational)

Pengguna jenis ini menggunakan internet untuk sekadar menemukan sejumlah informasi, tanpa benar-benar tahu secara spesifik yang mereka cari. Pencarian yang mereka lakukan masih random atau acak. 

 

Setidaknya sebanyak 80 pengguna internet melakukan pencarian informasi dengan cara ini. Kemudian, ketika menemukan web yang menarik perhatian mereka, baru mereka melakukan klik, masuk ke web, dan membaca informasi yang tersedia. 

 

Contoh pencarian secara informational, seperti: buku novel, parfum yang sedang tren, berita terkini, dan sebagainya.

 

  1. Tujuan Navigasi (Navigational)

Pengguna melakukan pencarian di internet dengan maksud yang sudah lebih jelas dan menggunakan navigasi tertentu sesuai kebutuhan. Artinya, audiens tersebut sudah tahu apa yang seharusnya mereka cari dengan menggunakan kata kunci yang lebih spesifik. 

 

Contohnya, ketika Anda mengetikkan nama bank di dalam kolom pencarian, bukan ke halaman login di internet banking yang Anda miliki. Anda mengetikkan nama e-commerce yang sudah biasa Anda kunjungi, masuk ke website suatu perusahaan / brand, dan sebagainya.

 

 

  1. Tujuan Transaksional (Transactional)

Pengguna yang melakukan penelusuran atau pencarian di mesin pencari yang tujuan akhirnya untuk membeli sesuatu, untuk mendaftar ke layanan tertentu, untuk mengunduh sejumlah file seperti film, musik, dan sebagainya.

 

  1. Tujuan Investigasi (Commercial Investigation)

Anda yang memiliki tujuan investigasi biasanya melakukan penelusuran atau pencarian di internet untuk mencari secara lebih detail terhadap sesuatu, sudah tahu apa yang dicari namun mencari pembanding lain. Contohnya, Anda ingin membeli smartphone merek Samsung. Anda tahu spesifikasi dan harganya. Hanya saja, Anda masih penasaran dengan smartphone merek lain yang spesifikasinya sama, tetapi bisa jadi harganya lebih murah.

 

Tujuan yang berbeda dari para pengguna internet inilah yang seharusnya dimanfaatkan dalam perencanaan dan pembuatan konten SEO untuk SERP. Artinya, Anda perlu menyediakan beragam konten yang disesuaikan dengan tujuan masing-masing audiens yang berkunjung ke website bisnis Anda. Contoh, pengguna internet yang memiliki tujuan transaksional sebaiknya diberikan konten dalam bentuk halaman produk, sementara yang memiliki tujuan mencari informasi lebih tepat disuguhkan jenis konten SEO dalam bentuk artikel blog. 

 

 

Jenis Konten SEO yang Ampuh Menaikkan Page Rank di Mesin Pencari

Adanya berbagai macam konten yang disesuaikan dengan maksud dan tujuan pengguna akan menghasilkan matriks keterlibatan atau engagement yang lebih baik. Hasil inilah yang kemudian dikirimkan dalam bentuk sinyal positif ke mesin pencari, sehingga konten mendapatkan peringkat yang lebih tinggi dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

 

Anda harus mempertimbangkan dengan matang strategi konten yang akan dibuat. Tujuannya harus memenuhi 80% dari penelusuran informasi yang sesuai dengan kata kunci yang Anda incar. Cobalah untuk mengoptimalkan landing page yang Anda miliki dengan sejumlah frasa kueri transaksional, seperti purchase, buy, atau beli. 

 

Selain konten, pengalaman pengguna atau user experience juga memiliki peranan besar dalam hal ini. Anda perlu menggunakan berbagai strategi konten yang bisa membantu menarik pengguna internet melirik website yang Anda kelola, misalnya memperbanyak konten evergreen, konten powerful dengan prinsip 3E, membuat konten dengan formula AIDA, storytelling, dan sebagainya. Demi mencapai tujuan tersebut, Anda perlu memperhatikan dua hal ini:

 

  1. Perhatikan Format Konten

Mayoritas pengunjung web tidak akan membaca seluruh artikel yang ada secara mendalam. Mereka lebih suka membaca dengan cara memindai cepat. Jadi, sebaiknya Anda membuat konten yang mudah dipahami melalui judul dan sub-judul. Sertakan pula paragraf pendek yang mudah dibaca, atau berupa gambar ilustrasi yang informatif.

 

  1. Sederhanakan Navigasi

Pastikan Anda membuat elemen UI yang runut sehingga kelak pengguna internet yang berkunjung ke web Anda merasa nyaman karena navigasi dibuat user friendly. Hal ini akan membantu mereka menemukan informasi yang  diinginkan

 

Semoga penjelasan singkat mengenai konten SEO untuk SERP ini bisa membantu Anda mengoptimalkan jenis konten SEO dan mendapatkan posisi terbaik di mesin pencari.