MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Google Analytics: Manfaat, Istilah, dan Cara Membaca Datanya

08 Jul  · 
4 min read
 · 
eye 11.368  
Website & Mobile Apps

redcomm

Bagi pemilik website, pasti Anda ingin tahu performa dan kinerja website dari data dan insight yang mungkin Anda dapatkan. Salah satu sumber data yang akurat dan terpercaya ya Google Analytics. Itulah sebabnya, Anda perlu paham cara membaca data di Google Analytics.

Google Analytics adalah tool gratis dari Google yang mampu membantu Anda mengetahui perkembangan situs dengan detail. Menggunakan perangkat analitik dari Google ini, Anda jadi tahu kualitas website, mudah tidaknya halaman web ditemukan di mesin pencari, banyaknya kunjungan, konten yang banyak dikunjungi, dan sebagainya. 

Secara lengkap, simak penjelasan tentang alat analitik yang sudah disediakan Google, manfaatnya, berbagai istilah yang wajib Anda pahami, dan cara membaca datanya. 

7 Manfaat Mempelajari Google Analytics untuk Bisnis

Kenapa harus mempelajari Google Analytics dan tahu cara membaca data yang tersedia di sana? Memanfaatkan data dari analitik Google memungkinkan Anda mengetahui banyak hal. 

Mulai dari preferensi audiens terkait konten dan kebutuhan mereka hingga strategi yang tepat untuk membangun brand identity dan meningkatkan penjualan. Berikut penjelasannya:

1. Memahami Preferensi Audiens

Dari data analitik yang Google tampilkan, Anda jadi bisa memahami konten seperti apa yang paling audiens sukai.

Lalu, kamu bisa memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk menentukan jenis konten, topik yang relevan dengan audiens, dan membungkuskan jadi konten yang menarik dan informatif.

2. Menganalisis Perilaku Konsumen

Google Analytics memberikan wawasan yang lengkap mengenai perilaku konsumen yang berkunjung ke website bisnis.

Mulai dari halaman mana yang sering dikunjungi, berapa lama mereka menghabiskan waktu di setiap halaman, dan jalur navigasi yang mereka ambil. 

Informasi ini sangat penting untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna di website Anda.

3. Jadi Paham Demografi Audiens

Penasaran dengan siapa saja yang berkunjung ke situs web bisnis dan berasal dari mana saja? Jika iya, langsung buka analitik Google ya.

Di sana, Anda bisa menemukan data demografi pengunjung website, seperti jenis kelamin, rentang usia, dan lokasi geografis pengunjung atau dari mana mereka mengakses situs. 

Kalau sudah tahu profil demografi audiens, akan lebih mudah bagi Anda untuk menyusun strategi digital marketing yang lebih tepat sasaran dan relevan dengan target audiens.

4. Mengukur Efektivitas Kampanye Pemasaran

Pelacakan sumber traffic yang masuk ke website sangat penting karena bisa memberi wawasan bagi Anda, dari mana saja traffic datang.

Apakah traffic datang secara organik dari Search Engine Result Page (SERP) atau berasal dari iklan berbayar? Jika dari pencarian organik dan jumlahnya banyak, maka bisa dikatakan penerapan strategi SEO Anda berhasil. Kalau masih sedikit, artinya Anda perlu melakukan perbaikan.

Traffic juga bisa datang dari media sosial, email marketing, dan sebagainya. Pelajari semua data tersebut sehingga Anda bisa melihat, kampanye mana yang paling efektif untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung.

5. Meningkatkan Brand Awareness

Data yang terdapat dalam tools analitik yang Google sediakan memungkinkan Anda memahami minat, ketertarikan, hingga tren yang berlangsung dalam masyarakat.

Lalu Anda bisa menciptakan konten yang sesuai dengan minat mereka, serta melakukan promosi yang lebih terarah dan relevan.

Inilah yang kemudian akan membantu Anda meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan pasar, hingga situs bisnis memiliki visibilitas yang tinggi.

6. Membangun Brand Identity

Brand identity adalah serangkaian elemen yang mencerminkan bagaimana suatu brand ingin dilihat dan dikenal oleh audiens. Elemen-elemen ini mencakup berbagai aspek seperti nama, logo, warna, desain, dan pesan yang disampaikan oleh brand

Di saat yang sama brand identity juga harus mencerminkan nilai-nilai, tujuan, dan karakteristik unik yang membedakan brand tersebut dari kompetitornya. Termasuk membuat brand Anda mudah dikenali oleh calon konsumen.

Nah, untuk bisa membangun brand identity yang kuat di benak audiens, tentunya Anda harus memiliki pemahaman yang baik tentang preferensi dan perilaku konsumen. 

Konten dan interaksi yang konsisten dengan citra brand akan memperkuat kesan positif dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

7. Efektif Meningkatkan Penjualan dan Keuntungan

Analisis data dari Google membantu Anda mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan penjualan. Misalnya, dengan mengetahui produk atau layanan mana yang paling diminati, Anda bisa berfokus pada strategi promosi yang lebih efektif. 

Hasil yang akan Anda dapatkan akan semakin besar kalau Anda juga  mengoptimalkan user experience sehingga bisa meningkatkan loyalitas pelanggan yang mendorong peningkatan konversi dan keuntungan perusahaan.

Pada prinsipnya, semakin berkualitas website bisnis yang Anda bangun, semakin banyak peluang terbuka lebar sehingga Anda bisa mengembangkan bisnis ke arah yang lebih baik, dan tentu saja bisa meningkatkan keuntungan perusahaan.

Istilah di Google Analytics yang Penting Anda Tahu

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mulai mempelajari GA, salah satunya mempelajari istilah penting di dalamnya, antara lain:

  • Organizations, yaitu mengelompokkan semua layanan Google dalam satu folder.
  • Account, yaitu akses Anda untuk masuk ke layanan GA. 
  • Properties, yakni objek (website) yang akan diamati dengan menggunakan GA. Ada tracking ID khusus yang berbeda-beda untuk tiap properties
  • Views, data spesifik khusus untuk sebuah properti. 
  • Session adalah interaksi yang terjadi antara user dengan halaman web. 
  • Bounce rate, yaitu persentase jumlah pengunjung yang memilih meninggalkan web.

6 Cara Membaca Data di Google Analytics

1. Realtime

Anda bisa memeriksa matriks realtime website menggunakan fitur ini. Caranya: masuk ke menu Realtime Overview. Saat ada pengunjung yang membuka web Anda, device atau aplikasinya akan terekam langsung. 

Data yang bisa Anda lihat dalam fitur ini, antara lain: 

  • Jumlah user yang sedang membuka situs Anda saat itu.
  • Pembagian pengguna berdasarkan perangkat yang digunakan, apakah menggunakan desktop atau smartphone
  • Data page view per detik dan per menit, top referral, top keyword, top locations, dan top active pages

Semua data di atas bisa Anda lihat dengan mudah karena tampilan Google analytics memang user friendly. Jika ingin tampilan yang lebih lengkap, masuk saja ke submenu yang tersedia pada bagian realtime untuk mempelajari lebih lanjut.

2. Audience Demographics

Anda bisa mengetahui siapa saja yang mengunjungi website dan dari mana asal mereka dengan melihat pada bagian audience demographics. Bahkan Anda bisa tahu topik bahasan yang diminati pengunjung website. Caranya, masuk ke Audience Overview

Pada fitur menu ini, Anda bisa menemukan data, seperti:

  • Jumlah pengguna dan sesi untuk masing-masing pengguna selama berada di dalam website.
  • Banyaknya tayangan halaman dan jumlah halaman yang dibuka per pengguna.
  • Bounce rate yang merupakan dampak dari keseluruhan aktivitas pengunjung di website Anda.

Jika ingin mengetahui jenis kelamin dan usia dari audiens, cukup klik Audience Demographics. Sementara, kalau Anda juga ingin tahu tentang topik yang audiens sukai, bisa memilih Audience Interests.

3. Visitor Behaviour

Visitor behavior atau perilaku pengunjung menjadi tempat untuk memetakan interaksi pengunjung dengan konten yang ada di situs bisnis Anda. Cukup masuk ke Audience Behaviour

Pada bagian ini, Anda bisa melihat seperti apa respons audiens untuk tiap halaman website. Beberapa data penting yang perlu Anda tahu, antara lain:

  • Data pengunjung baru vs pengunjung lama.
  • Engagement, frekuensi, dan keterkinian. 
  • Kualitas sesi, dan kemungkinan konversi.

4. Overall Traffic

Aspek lain yang penting untuk Anda ketahui dari data di analitik Google, yaitu jumlah traffic website dalam jangka waktu tertentu, serta seberapa populer website Anda di mata pengguna internet. 

Hanya saja, Anda perlu tahu bahwa ada perbedaan antara jumlah traffic dengan jumlah pengunjung unik. Keduanya berbeda. Untuk jumlah pengunjung unik, hitungannya adalah berapa kali halamannya dibuka pengunjung. 

Jadi, ketika seorang pengunjung membuka halaman Anda sampai 20 kali, maka itu akan dihitung juga. Secara detail, Anda bisa melihat pada menu Acquisition All Traffic. Nanti di bawahnya ada banyak pilihan, seperti treemaps, channel, source, dan juga referrals.

5. Sumber Traffic atau Traffic Source

Banyak cara untuk menemukan website Anda, dimulai dari mengetikkan alamat website di address bar, melalui mesin pencari, lewat iklan, atau melalui backlink di website lain. 

Nah, perjalanan pengguna untuk sampai ke website Anda bisa dilacak dengan menggunakan Google Analytics, sekaligus mengevaluasi sumber traffic website

Data analitik juga bagus digunakan sebagai bahan pertimbangan ketika Anda hendak membuat strategi untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Ingin melihat traffic website secara lengkap? Anda tinggal klik Acquisition All TrafficChannels.

6. Kecepatan Website

Pada banyak artikel di Redcomm Knowledge, sebenarnya sudah sering disebutkan kalau kecepatan website memegang peranan besar untuk menentukan kinerja situs web secara keseluruhan.

Jika proses loading website cepat, maka website Anda memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan posisi terbaik di mesin pencari Google, keyword yang dibidik bisa mendapatkan ranking bagus, mendatangkan lebih banyak pengunjung, dan memperbesar kemungkinan terjadinya konversi. 

Anda bisa memeriksa kecepatan website dengan cara klik Behaviour Site Speed. Apabila ingin tampilan yang lebih simple, maka pilih saja menu Ringkasan atau Overview.


Setelah tahu manfaat, istilah, dan cara membaca data di Google Analytics, pastinya Anda juga ingin tahu perilaku pengunjung yang mengunjungi situs web bisnis Anda itu seperti apa, kan? Kalau iya, cari tahu dulu Indikator di Google Analytics untuk Analisis Behaviour Pengunjung Website.

Jika masih ada hal yang ingin Anda tahu, seperti cara meningkatkan kualitas website bisnis dan menambah traffic ke website, berdiskusi dan bekerja sama saja dengan digital marketing agency Indonesia atau digital marketing agency Jakarta yang memiliki tim profesional dan berpengalaman dalam bidang creative agency websites, internet marketing services, search engine marketing, local advertising, dan sebagainya.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER