Ketika membahas tentang optimasi iklan menggunakan strategi online marketing untuk bisnis, Anda akan menemukan dua istilah dalam teknik optimasi mesin pencari, yaitu SEO dan SEM. Apa yang dimaksud dengan SEO dan SEM?  SEO vs SEM manakah yang lebih menguntungkan untuk bisnis? 

 

Perbedaan SEO vs SEM 

Dalam dunia digital yang sangat identik dengan optimasi mesin pencari, SEO dan SEM memiliki pola yang berbeda, namun tujuannya tetap ke arah yang sama, yaitu mengoptimasi konten yang dipublikasikan.

 

Search Engine Optimization atau SEO adalah teknik optimasi konten atau platform digital yang dilakukan dengan tujuan mendatangkan traffic secara organik, bisa ke sebuah website, YouTube, Instagram, aplikasi, dan sebagainya. Karena fungsinya untuk meningkatkan traffic secara organik, bisa dikatakan ini cara promosi yang tidak memerlukan uang dalam jumlah besar atau anggaran biaya iklan masih bisa disesuaikan dengan budget yang tersedia. 

 

 

Sementara itu, Search Engine Marketing atau SEM merupakan teknik dalam digital marketing yang bertujuan untuk meningkatkan kunjungan website atau platform digital lainnya menggunakan iklan di mesin pencari. Cara ini memerlukan modal yang cukup besar jika ingin mendapatkan posisi terbaik di hasil pencarian.

 

Keuntungan Menggunakan SEO dan SEM

Antara SEO dan SEM, keduanya memiliki perbedaan jika dilihat berdasarkan keuntungan dan kerugiannya. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas keuntungan dan kerugian dari keduanya, antara lain: 

 

  1. Search Engine Optimization (SEO)

Kredibilitas SEO jauh lebih baik karena artikel yang tidak berlabel iklan cenderung berpotensi mendapatkan klik dari pengguna. Alasannya, artikel tersebut dianggap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap dan sesuai dengan yang diinginkan. Dari sinilah bisa terlihat jelas bahwa SEO merupakan cara organik untuk memaksimalkan pencarian dengan dana yang dikeluarkan lebih rendah dan Return on Investment (ROI) yang dihasilkan juga lebih baik.

 

Hanya saja untuk beberapa alasan, orang kurang menyukai SEO sebagai teknik pemasaran utama. Salah satu alasannya karena mereka tidak begitu menguasai cara optimasi konten menggunakan SEO. Alasan lain kenapa seseorang tidak memilih SEO untuk kebutuhan promosi online bisa juga karena: 

 

    • Butuh waktu lama untuk memaksimalkan konten bisa mendapatkan peringkat teratas Harus pandai membidik keyword potensial yang sangat kompetitif.
    • Backlink yang diperlukan adalah backlink reguler.

 

 

  1. Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing juga memiliki beberapa keuntungan dan kekurangan. Konten yang dioptimasi menggunakan SEM dapat tampil di bagian atas dan bawah seperti hasil pencarian organik lainnya yang menggunakan SEO, hanya saja dilabeli sebagai iklan dan dengan proses lebih cepat. Selain itu, Anda bisa mengatur target audiens yang cocok dengan konten yang dibuat. Optimasi SEM memberikan Anda kemudahan untuk melakukan semua ini. Namun, SEM juga tidak lepas dari kekurangan, seperti:

 

    • Memerlukan budget yang besar.
    • Mengharuskan Anda melakukan investasi untuk budget iklan secara berulang.

 

Untuk keperluan bisnis, sebenarnya SEM bisa menjadi alternatif iklan yang akan sangat menguntungkan. Terlebih jika Anda kurang paham tentang kaidah optimasi mesin pencari secara organik. Meski begitu, penjelasan ini tak bisa diartikan secara harfiah dan bukan berarti SEM lebih baik sehingga SEO harus ditinggalkan dalam hal optimasi bisnis.

 

 

Ada banyak bisnis yang berhasil dengan optimasi SEO dibandingkan SEM, begitupun sebaliknya. Namun ada banyak pula bisnis yang sukses dan menjadi besar karena menerapkan keduanya. Sekarang keputusan ada di tangan Anda, ingin menggunakan yang mana untuk mengoptimalkan bisnis Anda. Jika butuh teman untuk berdiskusi mengenai SEO dan SEM, Anda bisa menghubungi digital marketing agency services, marketing agency jakarta atau brand consultant, yang memahami dengan baik cara kerja SEO dan SEM.