Kemajuan teknologi saat ini memberi dampak yang luar biasa pada perkembangan berbagai sektor kehidupan, mulai dari telekomunikasi, industri, perbankan, bahkan pendidikan di masa sekarang.

 

Di saat yang bersamaan, Anda bisa mendapatkan banyak kemudahan untuk mengakses informasi dan pengetahuan, bahkan akses yang luas untuk membuka wawasan. Itu sebabnya, bukan hal yang mustahil untuk meraih sukses membangun bisnis di usia muda.

 

Langkah Awal Memulai Bisnis

Apakah Anda ingin menjadi pebisnis dan sedang melakukan persiapan untuk memulai bisnis? Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih peran yang ingin Anda jalani di dalam dunia bisnis. Apakah Anda ingin menjadi penjual saja? Ataukah Anda ingin jadi penjual sekaligus pemilik brand.

 

Jika Anda hanya ingin menjadi penjual tanpa memusingkan urusan pengembangan brand dan produksi barang, Anda cukup berfokus sebagai marketer, menjadi dropshipper, atau reseller.

 

Sementara kalau Anda ingin menjadi penjual sekaligus pemilik brand, maka ada banyak hal yang perlu ada pikirkan dan rencanakan dengan matang, mulai proses produksi, pemilihan bahan, teknik promosi dan penjualan, menentukan value bisnis, bahkan membangun brand identity dan brand awareness

 

Selain langkah pertama tersebut, ada beberapa langkah lain yang juga perlu Anda lakukan, berikut secara lengkap langkah awal memulai bisnis.

 

 

Persiapan Memulai Bisnis yang Bisa Anda Lakukan di Usia Muda

 

  1. Tentukan Produk yang Akan Dijual

Setelah memilih peran yang akan Anda jalani dalam dunia bisnis, selanjutnya Anda perlu menentukan produk yang akan dipasarkan. Lakukan riset dan temukan, produk atau jasa apa yang paling dibutuhkan banyak orang? 

 

  • Perangkat WFH yang bagus dan praktis untuk mendukung produktivitas.
  • Alat masak kekinian yang membuat penggunanya jadi suka masak.
  • Jamu tradisional yang diolah dan diproduksi ulang secara lebih praktis mengingat sekarang masa pandemi.
  • Pesan antar sayur dan sembako.

 

Prinsipnya, mulailah bisnis yang bisa mengakomodasi dan memudahkan kehidupan banyak orang, memenuhi kebutuhan mereka, dan sesuai tren.

 

  1. Membangun Database Konsumen

Setelah menemukan produk serta value, Anda perlu mengumpulkan database konsumen. Ada beragam cara yang bisa dipakai, misal dengan membuat grup WhatsApp sebagai tempat berbagi promo dan lain-lain. Memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi, seperti pemasaran di Facebook, dan membuat grup khusus untuk orang-orang dengan minat tertentu. Kelak, grup ini bisa Anda gunakan untuk mempromosikan produk bisnis Anda, bahkan melakukan penjualan.

 

  1. Bangun dan Optimasi Toko Online Anda

Ada beragam bentuk platform yang dapat dipilih untuk memulai bisnis. Anda bisa mulai berbisnis dengan berjualan di e-commerce, membangun website, membuat toko online, jualan di Instagram, memanfaatkan WhatsApp untuk jualan, dan sebagainya. 

 

Setelah menemukan platform yang sesuai, mulailah segera menerapkan strategi marketing online yang sesuai. Misal dengan optimasi SEO, membuat konten evergreen yang mendatangkan calon pelanggan ke website bisnis, bekerja sama dengan influencer, melakukan e-mail marketing, menggunakan jasa digital marketing agency Indonesia untuk membantu Anda memulai bisnis dengan cara yang benar, dan sebagainya.

 

 

  1. Manfaatkan Teknologi

Pemanfaatan teknologi secara optimal dan tepat juga bisa memberi dampak positif dalam proses pengembangan bisnis, seperti penerapan strategi digital marketing, penggunaan berbagai tools seperti untuk data driven marketing, Google analytics, Google search console, tools riset keyword, dan sebagainya. 

 

Tujuan dari penggunaan teknologi tentu saja untuk meningkatkan konversi, peningkatan penjualan melalui website dan media sosial, bahkan perluasan pasar. Dengan adanya teknologi, Anda akan banyak menghemat biaya dan waktu dalam menjalankan bisnis. 

 

Semua bisa dilakukan secara online, mulai dari negosiasi kerjasama bisnis, rapat dan koordinasi tim kerja menggunakan virtual meeting, pemasaran dan promosi produk baru, penjualan, penyelenggaraan social media campaign, digital marketing campaign, email marketing, dan sebagainya.

 

Strategi Membangun Bisnis Lanjutan

 

  1. Fokus Solusi

Dalam membangun bisnis, setiap pengusaha pasti akan menemui tantangan dalam prosesnya. Untuk itu, Anda perlu memiliki sikap selalu fokus pada solusi dibandingkan menyalahkan faktor di luar kendali.

 

 

  1. Efisiensi Bisnis

Bisnis selalu membutuhkan modal, terlebih jika Anda baru merintisnya. Nah, guna merampingkan modal yang dibutuhkan atau mengoptimalkan penggunaan modal, Anda perlu benar-benar merencanakan mau menggunakan modal yang ada untuk apa saja. Alangkah baiknya kalau difokuskan terlebih dahulu pada produksi dan pemasaran, dan menunda membeli aset atau alat secara berlebihan. 

 

Misalnya, Anda membutuhkan ruangan untuk penyimpanan stok dagangan. Daripada langsung menyewa tempat, lebih baik memanfaatkan ruangan kosong yang ada di rumah. Nanti setelah bisnis berjalan dan mendapatkan keuntungan, baru dipikirkan ulang masalah tempat penyimpanan tersebut.

 

  1. Konektivitas dan Jaringan

Untuk bisa sukses membangun bisnis di usia muda, Anda perlu membangun konektivitas seluas-luasnya dan jaringan atau networking dengan banyak orang. Semakin kuat jaringan yang Anda bangun dan semakin banyak relasi yang Anda miliki, Anda jadi memiliki lebih banyak peluang untuk mengembangkan bisnis. 

 

Demikian cara sukses membangun bisnis di usia muda. Jangan lupa untuk terus belajar, menambah pengetahuan, keahlian, dan wawasan, agar Anda semakin mampu berjuang dalam persaingan bisnis yang ketat. Semoga sukses ya.