Kenapa para pemilik bisnis perlu mengenal 7 jenis digital campaign untuk pemasaran digital? Alasannya tentu saja masih berhubungan dengan banyaknya jumlah pengguna internet di Indonesia.

 

Hubungan Kenaikan Jumlah Pengguna Internet dengan Potensi Pasar Bagi Bisnis

Menurut data Statista 2019 yang pernah dimuat di halaman Katadata menyebutkan bahwa sejak 2017 hingga 2019 terjadi pertumbuhan pengguna internet di Indonesia hingga kurang lebih 13 persen. Pertumbuhan pengguna internet ini bahkan dipercayai masih terus terjadi hingga hari ini. Inilah yang menyebabkan digital marketing hingga saat ini dipercayai sebagai salah satu strategi paling efektif dan efisien dalam mempromosikan maupun memasarkan bisnis Anda secara digital.

 

 

Namun dalam prakteknya, kebanyakan pemilik usaha hanya beranggapan bahwa digital marketing adalah kegiatan yang meliputi pemanfaatan media sosial atau bekerja sama dengan e-commerce saja untuk mengoptimalkan pemasaran secara digital. Padahal faktanya, tidaklah demikian. Untuk itu, mari cari tahu bersama mengenai 7 jenis digital campaign untuk pemasaran digital.

 

7 Jenis Digital Campaign untuk Pemasaran Digital

Teknologi saat ini semakin maju, maka Anda harus memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin, termasuk mempelajari dan menerapkan berbagai jenis tips digital marketing. Jangan terpaku pada satu jenis digital campaign saja, karena jika hal ini yang Anda lakukan malah Anda bisa tertinggal dari kompetitor. 

 

Berikut 7 jenis digital campaign yang bisa mulai diterapkan sesegera mungkin untuk pemasaran digital yang lebih efektif

 

1.     Search Engine Optimization (SEO)

Search Engine Optimization (SEO) adalah cara pertama yang diterapkan kebanyakan orang untuk mengoptimalkan mesin pencari. Dengan membidik kata kunci tertentu dan membuat konten sedemikian rupa berdasarkan tips SEO, jenis digital campaign ini diharapkan bisa membantu menjangkau pengguna internet untuk mengenal bisnis yang sedang dijalankan. 

 

Memanfaatkan SEO masih dipercayai memiliki dampak besar dalam mempromosikan dan memasarkan produk ataupun jasa secara digital, mengingat banyak orang akan terlebih dahulu berselancar di internet untuk mencari informasi terkait produk maupun jasa yang mereka butuhkan, sebelum akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian. 

 

Penting untuk diketahui, biasanya pengguna internet hanya akan membuka beberapa halaman pertama di Google saja untuk menemukan yang mereka cari, dan inilah kenapa sangat penting memaksimalkan penerapan SEO sehingga kata kunci yang Anda bidik mudah ditemukan pengguna internet tersebut. 

 

 

2.     Search Engine Marketing (SEM)

SEO bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan pengunjung dari mesin pencari. Search engine marketing (SEM) juga jenis digital marketing lainnya yang memungkinkan produk tampil di halaman pertama mesin pencari. Hanya saja, menerapkan SEM memang membutuhkan keahlian dan pendanaan yang berbeda dengan praktik digital campaign lainnya. Biasanya, mesin pencari akan menampilkan hasil pencarian berbayar di halaman pertama dan di posisi paling atas, serta dilengkapi tulisan “Ad” atau “iklan”. Anda dapat menggunakan SEM dengan cara membeli spot iklan, contohnya di Google Ads. Agar hasil yang didapat bisa maksimal, Anda juga bisa bekerja sama dengan best digital agency Jakarta. Mereka akan dengan senang hati membantu Anda menerapkan digital marketing campaign yang paling sesuai dengan bisnis yang dikembangkan. 

 

3.     Social Media Marketing (SMM)

Sosial media menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia modern saat ini. Hampir semua orang, dari berbagai profesi, usia, gender, dan lapisan masyarakat manapun, memiliki sosial media sebagai salah satu cara mereka saling berinteraksi. 

 

Pemanfaatan sosial media secara tepat sebagai media promosi online, bisa sangat membantu Anda untuk mempromosikan, memperkenalkan, bahkan memasarkan produk dan jasa bisnis. Selain itu, sosial media bisa pula menjadi wadah terbaik untuk menjalin interaksi dan membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan. 

 

Sosial media marketing bisa dengan menggunakan Instagram atau Instagram Ads, Facebook Ads, bahkan Twitter Ads. Bisa pula dengan meningkatkan user generated content dengan mengajak pelanggan untuk memberikan testimoni positif di sosial media mereka masing-masing.

 

4.     Pay Per Click (PPC)

Pay Per Click atau PPC adalah salah satu teknik digital marketing yang memanfaatkan internet dan website sebagai perangkatnya. Cara kerja PPC dilakukan dengan membayar sejumlah biaya setiap kali iklan atau website yang mendapatkan kunjungan dan klik. Biaya dari setiap iklan tergantung dari kualitas website bisnis Anda dan seberapa besar kompetisi dalam memperebutkan keyword tersebut.

 

5.     Content Marketing dan Viral Marketing

Content marketing adalah praktik pemasaran yang dilakukan dengan membuat konten bermakna dan berkualitas untuk penggunanya. Konten yang dibuat akan menstimulasi ketertarikan terhadap produk bisnis, memberi informasi yang berguna untuk mengundang terjadinya transaksi, bahkan bisa mempengaruhi orang lain untuk melakukan transaksi. 

 

Jenis digital marketing yang satu ini tidak terbatas hanya pada konten dalam bentuk tulisan di blog, website, atau di caption sosial media, namun bisa berupa banner, gambar, rekaman suara, bahkan video. 

 

 

Sementara viral marketing membuat suatu konten yang memiliki kemungkinan viral yang tinggi, sehingga bisa menarik lebih banyak pengguna internet untuk mencari tahu, membaca, bahkan melakukan interaksi. Konten viral di sini bisa dalam bentuk sesuatu yang sedang tren, lucu atau aneh, yang dapat memikat banyak orang dan membuat mereka membagikannya. 

 

Kedua jenis pemasaran ini memang gampang-gampang susah untuk dilakukan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk lebih mempelajari mengenai media sosial dan digital marketing secara lebih mendalam. 

 

6.     Emaill  dan Viral Marketing

Email marketing adalah proses mengirimkan pesan dalam bentuk tulisan maupun gambar kepada semua pelanggan yang telah mendaftarkan email di website atau platform tertentu milik Anda. Pemasaran jenis ini masih efektif digunakan hingga saat ini karena hampir semua orang di dunia memiliki email sendiri-sendiri. Email yang Anda kirimkan sedapat mungkin memberikan manfaat bagi pelanggan sehingga bisa membangun kepercayaan dan loyalitas terhadap bisnis Anda.  

 

7.     Influencer Marketing

Influencer di sosial media memiliki pengaruh yang besar bagi para pengikutnya. Tidak jarang, fans dari influencer tersebut akan membeli apa saja yang diiklankan oleh influencer karena loyalitas mereka. Bekerja sama dengan influencer akan membuat bisnis Anda mampu menjangkau demografis pengguna sosial media yang lebih besar. Bentuk kerjasama yang dapat dilakukan bisa berupa giveaway, memberikan kode diskon, melakukan lomba, dan sebagainya.

 

Anda dapat menggunakan salah satu atau mengombinasikan 7 jenis digital campaign untuk pemasaran digital ini demi meningkatkan visibilitas dan menarik calon pelanggan, sekaligus membangun hubungan yang lebih baik sehingga yang sudah jadi pelanggan akan semakin loyal.