Email marketing merupakan salah satu sarana pemasaran yang banyak diminati oleh para marketer dan pebisnis. Strategi yang digunakan dalam penerapannya pun ada berbagai macam. Untuk dapat menggunakannya secara optimal, Anda perlu memahami terlebih dahulu strategi membuat email marketing yang lebih personal, atau yang dinamakan newsletter personality. 

 

Tujuan newsletter personality untuk optimalkan strategi email marketing sehingga dapat meningkatkan subscribers, serta visibilitas dari pesan yang ada di email. Lalu, bagaimana cara membuat newsletter personality yang tepat? 

 

Newsletter Personality untuk Meningkatkan Subscribers dalam Strategi Email Marketing

 

 

  1. Desain yang Menarik pada Email Marketing

Layaknya menilai bagus tidaknya sebuah buku, kebanyakan orang akan menilainya dari sampul. Begitu pun dengan email marketing yang Anda buat. Kalau email marketing yang Anda kirimkan memiliki desain yang menarik, penerima email memiliki kemungkinan besar untuk melakukan klik pada email tersebut dan membaca email yang Anda kirimkan. 

 

Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat membuat desain pada email marketing, antara lain:

 

  • Buatlah desain yang minimal, tidak terlalu penuh dengan teks, apalagi dengan penggunaan banyak warna yang membuat sakit mata. 
  • Pastikan setiap elemen email marketing memiliki manfaat, informatif, mengundang ketertarikan pembaca untuk mencari tahu lebih banyak, atau bisa menjadi solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi pelanggan. 
  • Gunakan desain yang menggambarkan merek Anda secara jelas dan unik, sehingga pembaca bisa dengan mudah mengingat bisnis Anda. Misalnya, penggunaan logo, image, foto, warna yang menjadi ciri khas brand, dan sebagainya.

 

  1. Isi Email Marketing Mudah Dibaca dan Dipahami

Menjalankan email marketing dengan newsletter merupakan trik terbaik untuk menjangkau pelanggan secara lebih personal. Anda bisa menggunakan kalimat sapaan yang bersahabat. Sebutkan nama lengkap pelanggan (jika Anda mengetahui namanya) untuk menimbulkan kesan akrab pada awal email

 

Sebelum memulai pesan, ucapkan salam terlebih dahulu. Ini etika berkirim surat yang tak boleh dilupakan. Baru kemudian, jelaskan secara ringkas menggunakan bahasa yang mudah dipahami mengenai tujuan Anda mengirimkan email

 

Alangkah lebih baik lagi, kalau Anda menyampaikan pesan Anda dalam bentuk storytelling yang menginspirasi dan memberi motivasi. Supaya memudahkan pembaca sehingga mereka membaca sampai selesai, tiap paragraf hanya berisi 2-3 baris saja. 

 

Pemilihan diksi atau gaya bahasa yang digunakan juga penting. Gunakan kalimat yang efektif agar mudah dipahami. Bagus lagi kalau ada poin-poin penting yang menjadi fokus untuk mereka perhatikan. Cara ini juga membantu pembaca untuk bisa langsung mengetahui pesan yang ingin Anda sampaikan. 

 

  1. Sertakan Image yang Berhubungan dengan Bisnis Anda

Anda bisa menyertakan image, logo, atau ilustrasi yang menjadi ciri khas bisnis Anda. Bisa pula, menceritakan kegiatan di balik layar bisnis yang sedang Anda jalankan, disertai lampiran foto pendukung. Hal ini jauh lebih menarik, dibandingkan jika Anda menggunakan image gratisan yang bisa didapatkan di internet dan sama sekali tak berhubungan dengan bisnis Anda. Dengan cara ini, pembaca bisa mengenal bisnis Anda dengan lebih baik.

 

  1. Sajikan Fakta dan Data Menarik untuk Dibicarakan

Anda bisa membagikan pendapat mengenai suatu peristiwa yang sedang menjadi topik hangat dalam masyarakat, namun masih berkaitan dengan bisnis Anda. Namun, berhati-hati untuk membicarakan masalah yang terlalu sensitif. Jangan sampai hal ini malah menjadi bumerang bagi Anda. 

 

Anda juga bisa menggunakan fakta dan data menarik terkait suatu hal yang memancing rasa penasaran pembaca. Kemudian, sertakan tombol konversi di akhir email singkat tersebut. Jika pembaca penasaran dan ingin tahu lebih banyak, mereka akan melakukan klik pada tombol konversi sesuai saran Anda. Ini menjadi cara terbaik bagi Anda untuk mengetahui lebih banyak, apakah pelanggan tertarik atau tidak dengan email yang Anda kirimkan.

 

 

  1. Berbicara Layaknya dengan Teman Baik

Anda bisa menuliskan email marketing seolah sedang berbicara dengan teman. Bukalah obrolan dengan topik menarik menggunakan bahasa yang hangat. Untuk bisa melakukannya, Anda perlu mencari tahu lebih banyak mengenai pelanggan Anda terlebih dahulu sebelum mengirimkan email marketing. Cara untuk mengetahuinya, pelajari data customer journey yang bisa Anda dapatkan dengan menerapkan strategi CRM. Anda juga bisa menambahkan emoji di dalam email yang Anda kirimkan. Menurut beberapa penelitian, otak akan mudah bereaksi ketika Anda menggunakan emoji.

 

  1. Ajak Pembaca untuk Terlibat dalam Percakapan

Tulislah isi pesan lebih merujuk pada pemenuhan kebutuhan pelanggan, bukan pada kepentingan Anda mengirimkan email tersebut. Dengan Anda menunjukkan kepedulian akan kebutuhan orang lain, membuat pembaca pesan Anda menjadi lebih tertarik untuk terus membaca.

 

Jangan lupa, ajukan pertanyaan yang menggelitik dan membutuhkan jawaban. Cukup satu pertanyaan saja agar pembaca tak bingung. Ini cara terbaik untuk melibatkan penerima email dalam percakapan dua arah. Kemudian, dorong pelanggan memberikan jawaban atau tanggapan dengan klik tombol Call To Action (CTA) yang Anda sediakan, sehingga konversi yang Anda harapkan dapat terwujud.

 

  1. Bicaralah Tentang Hal Positif dan Tambahkan Humor

Jika membicarakan tentang hal positif pada email marketing, maka akan mempengaruhi suasana hati pembaca. Ada banyak bukti yang menunjukkan, berita yang mengandung kebahagiaan atau kabar positif lebih mudah untuk dibagikan pada pembaca dibandingkan berita buruk. 

 

Selain membicarakan hal positif, Anda juga perlu menambahkan humor, sehingga membuat pembaca mengingat Anda. Tentu hal ini bisa memperbesar peluang Anda untuk meningkatkan penjualan produk.

 

  1. Cantumkan Nama dan Alamat Email yang Jelas

Pastikan untuk mencantumkan nama dan alamat email yang jelas di bagian akhir email marketing yang Anda kirimkan. Cara ini  akan membantu pelanggan menghubungi Anda dan membuat terbangunnya hubungan yang lebih baik. Pencantuman nama dan alamat pengirim yang jelas memiliki peluang yang lebih baik untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan. Jika mereka percaya kepada Anda, mereka tentu akan dengan senang hati membaca email Anda. 

 

Selain mencantumkan nama, penting juga untuk menggunakan alamat email yang official, bukan email gratisan. Ini jauh terlihat lebih profesional. Jika terpaksa menggunakan email pribadi atau email gratisan, cantumkan nama dan siapa Anda dengan jelas, beserta bisnis Anda secara lengkap. 

 

  1. Tulislah Subjek Email Marketing yang Spesifik

Usahakan selalu menuliskan bagian subjek email dengan lebih spesifik. Hal ini, bisa meningkatkan ketertarikan penerima untuk membuka email marketing yang Anda kirimkan. Anda bisa membuat subjek yang menjadi ciri khas dan mudah diingat. Usahakan juga, subjek yang menarik dan mengundang rasa penasaran. 

 

Untuk memudahkan dalam pembuatan email marketing, Anda bisa menggunakan templates email marketing yang bisa Anda unduh di internet. Cara lain, buatkan konsep utama yang seragam dengan ciri khas Anda sendiri, sehingga ketika pelanggan menerima email dari Anda, mereka langsung teringat dengan bisnis Anda.

 

 

  1. Bersikaplah Konsisten

Untuk menciptakan newsletter personality bisnis Anda agar dikenali oleh para pembaca, Anda perlu konsisten melakukannya. Pengiriman email secara rutin bagus dilakukan, asalkan tidak terlalu sering dan tidak terkesan spamming

 

Untuk lebih memahami cara kerja email marketing dan mengoptimalkannya melalui newsletter personality, Anda bisa berdiskusi dengan digital marketing agency Jakarta. Biasanya, mereka memiliki tim profesional dan berpengalaman dalam penerapan strategi digital marketing yang tepat dan berdampak bagus, termasuk melakukan optimasi strategi email marketing. 

 

Kini Anda sudah mengetahui strategi newsletter personality untuk mengirimkan email marketing kepada pelanggan Anda. Mulai saat ini, Anda bisa menerapkannya satu persatu dan mengetahui strategi mana yang lebih berhasil untuk bisnis Anda. Selamat mencoba!