MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Menjalankan Strategi e-Marketing Menggunakan Newsletter

23 Dec  · 
2 min read
 · 
eye 3.275  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Bagaimana sih cara menjangkau konsumen secara lebih efektif? Dalam dunia digital business, tentunya sudah banyak strategi digital marketing yang bisa dilakukan, contohnya seperti menerapkan strategi e-marketing

Electronic marketing atau yang lebih dikenal dengan istilah e-marketing adalah rencana pemasaran untuk barang dan jasa melalui media internet dan newsletter marketing termasuk di dalamnya. Nah, bagaimana cara menjalankan strategi e-marketing menggunakan newsletter

Cara Menerapkan Strategi e-Marketing Menggunakan Newsletter 

Pembuatan newsletter, baik untuk disebarkan melalui email atau media cetak, menjadi salah satu cara paling mudah dan murah dalam menjaga hubungan dengan konsumen. 

Anda bisa memberikan informasi terbaru atau penawaran terbaik kepada konsumen melalui kiriman email. Berikut syarat-syarat pengiriman e-marketing menggunakan newsletter yang perlu Anda perhatikan:

1. Buat Introduction yang Menarik 

Sama halnya seperti paragraf pertama pada suatu tulisan, maka penting memperhatikan kalimat pembuka atau introduction yang menarik. Ini salah satu faktor yang akan menentukan penerima newsletter akan terus membaca sampai selesai atau tidak.

Untuk menciptakan introduction newsletter yang menarik, pertama-tama pahami keinginan dan kebutuhan target audiens dengan baik. 

Oleh karena itu, alangkah baiknya kalau Anda melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui preferensi, kebutuhan, dan karakteristik demografis mereka.

Selain itu, penting untuk memberikan nilai tambah, misalnya dengan menjelaskan manfaat atau informasi berharga yang akan pembaca dapatkan kalau membaca newsletter sampai selesai.

Di saat yang sama, keterampilan membuat pembukaan newsletter yang persuasif dapat mendorong calon konsumen mencari tahu lebih banyak isi surat penawaran yang Anda kirimkan, bahkan bisa sekaligus mendorong mereka melakukan konversi.

2. Kalimat Informatif 

Selain introduction yang menarik, Anda juga perlu menggunakan kalimat yang bersifat informatif. Beberapa ketentuan yang bisa Anda terapkan dalam penulisan newsletter, antara lain:

  • Tulis informasi tentang produk secara detail, namun tetap menarik, sehingga memudahkan konsumen memahami apa yang sebenarnya Anda tawarkan.
  • Pastikan penulisan setiap kalimat di dalam newsletter tidak bertele-tele dan informasi di dalamnya memang layak dibagikan ke konsumen melalui media sosial maupun email.
  • Hindari penggunaan kalimat yang kaku dan terkesan monoton sehingga menimbulkan kebosanan saat membacanya.
  • Jangan terlalu mengklaim merek produk yang Anda promosikan adalah yang terbaik. Promosi menggunakan kata-kata yang berlebihan malah bisa menimbulkan keraguan yang membuat konsumen kehilangan minat mencari tahu tentang produk Anda. 

3. Gunakan Bahasa Menyenangkan 

Anda perlu menyusun informasi dan penawaran produk menggunakan bahasa yang menyenangkan dan ramah terhadap konsumen. Hal ini dapat diterapkan dengan memilih kata-kata atau diksi yang ringan, sederhana, dan mudah dipahami. 

Tujuannya penggunaan bahasa yang menyenangkan dalam penulisan newsletter agar pembaca bisa merasakan kesenangan yang sama dan akhirnya tertarik untuk mencari tahu lebih banyak mengenai bisnis dan produk yang Anda tawarkan.

Selain itu, hindari penggunaan kalimat yang “memaksa terlihat menarik” karena pembaca biasanya bisa merasakan tulus tidaknya newsletter yang Anda buat. 

Lebih baik terapkan saja gaya penulisan storytelling dan angkat cerita yang memang dekat dengan kehidupan konsumen sehari-hari. Strategi e-marketing menggunakan newsletter dengan cara ini jauh lebih efektif.

4. Hindari Penggunaan Jargon 

Beberapa perusahaan memilih untuk tidak menggunakan jargon. Sebaiknya Anda pun begitu. Sebab, penggunaan jargon seringkali malah berakhir dengan konsumen yang tidak paham. Akibatnya, mereka malah jadi tak tertarik untuk mencari tahu tentang produk Anda secara keseluruhan.

Lebih baik, gunakan bahasa yang jelas, sederhana, dan mudah dipahami agar pesan yang ingin Anda sampaikan dapat diterima target audiens dengan baik, bahkan bisa mempengaruhi keputusan mereka akan membeli produk atau tidak.

5. Cek Sebelum Publish  

Anda perlu melakukan pengecekan ulang sebelum mengirim newsletter. Langkah ini sering terlupakan oleh banyak pebisnis dan membuat konsumen kadang jadi lebih mudah untuk menemukan tulisan yang salah ketik, misalnya. 

Dalam melakukan strategi digital marketing yang lebih banyak melalui email, Anda juga perlu meminta pendapat dari orang lain yang memang ahli dalam proses pengeditan tulisan.

Atau Anda bisa bekerja sama dengan tim digital marketing agency Indonesia, baik yang berdomisili di Jakarta atau di kota-kota besar lainnya, untuk membantu Anda membuat newsletter sebelum proses pengirimannya menggunakan fitur blast ke berbagai list email.

Pemikiran dari sudut pandang yang berbeda dapat membantu memastikan pesan yang disampaikan tidak hanya benar secara tata bahasa, tetapi juga mudah dipahami dan menarik bagi pembaca.

Setelah memastikan penulisannya sudah benar, selanjutnya siapkan waktu yang tepat untuk membagikan newsletter. Untuk itu, Anda perlu tahu kapan tepatnya orang membuka email, apakah pagi hari sebelum jam kerja, siang hari saat makan siang, atau di akhir jam kerja, yaitu di sore hari. 

Mengirimkan email di waktu yang tepat memperbesar kemungkinan email akan dibuka dan dibaca langsung oleh calon konsumen. 

E-marketing dan newsletter merupakan strategi promosi dan pemasaran yang efektif kalau dikombinasikan dan diterapkan dengan cara yang tepat. Untuk hasil yang lebih baik, boleh juga menerapkan newsletter yang lebih personal. Baca ulasan lengkapnya di artikel ini: Newsletter Personality untuk Optimalkan Strategi Email Marketing.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER