Pandemi mengubah kebiasaan manusia secara luas, juga mempengaruhi iklim dan cara berbisnis. Sebelum pandemi COVID-19, orang bisa dengan mudah keluar rumah untuk bepergian ke mana pun, termasuk untuk berbelanja. Sekarang situasi jelas tak lagi kondusif untuk berada di keramaian. Oleh karena ini, para pebisnis sudah harus sesegera mungkin go digital, melakukan pemasaran dengan memanfaatkan media pemasaran online, misalnya dengan memanfaatkan media sosial. Pertanyaannya, channel media sosial mana yang cocok untuk bisnis Anda?

 

Rekomendasi Channel Media Sosial yang Cocok untuk Bisnis Anda

Ada banyak platform digital yang menyediakan fitur iklan, sehingga Anda bisa mempromosikan produk, jasa, maupun brand Anda di dalamnya. Namun, Anda tak boleh sembarangan memilih. Sebab, belum tentu setiap platform atau media sosial cocok dengan bisnis yang Anda jalankan. Berikut rekomendasi channel media sosial yang bisa Anda pertimbangkan untuk digunakan. 

 

 

1. Instagram

Instagram adalah media sosial yang memiliki banyak pengguna aktif. Bahkan menurut riset secara global, jumlah pengguna aktifnya telah mencapai sekitar satu miliar perbulan di seluruh dunia. Di Indonesia, ada kurang lebih 70 juta pengguna Instagram setiap bulan, terutama sejak ada pemberlakuan work from home akibat pandemi COVID-19. Maka tidak heran jika banyak pemilik usaha memasarkan produknya di aplikasi ini. 

 

Selain bisa memperkenalkan merek melalui unggahan foto, story, ataupun video dengan jumlah yang tak terbatas, pemberian caption yang panjang dan detail akan semakin mendukung proses promosi melalui media sosial. Anda bisa memberikan deskripsi seputar produk dan bisnis Anda secara lengkap dan semenarik mungkin.

 

Pada platform ini, Anda bisa pula berkolaborasi dengan selebgram untuk meningkatkan brand awareness maupun penjualan. Tak hanya itu, fitur yang tersedia di Instagram sudah sangat lengkap sehingga bisa mendukung kesuksesan digital campaign yang sedang Anda lakukan. Beberapa pebisnis mengungkap bahwa telah terjadi peningkatan pada jumlah transaksi melalui Instagram. 

 

Melakukan promosi di media sosial seperti Instagram, Anda harus pandai memilih hashtag yang mau digunakan. Hashtag memiliki kekuatan besar untuk membuat para pengguna Instagram, bahkan yang belum mengikuti akun Instagram Anda, bisa menemukan foto, video ataupun story yang Anda unggah. Kebanyakan pengguna Instagram senang berburu hal-hal yang mereka sukai dan menarik minat mereka dengan mengikuti hashtag populer.  

 

2. Facebook

Bisa dikatakan Facebook tak pernah ditinggalkan pengguna sejak pertama kali kemunculannya hingga hari ini. Meskipun banyak layanan jejaring sosial baru yang bermunculan, pengguna Facebook tetap terus bertambah dari waktu ke waktu. Cukup banyak pemilik usaha, mulai dari UMKM, UKM, hingga pebisnis yang sudah memiliki usaha online yang stabil mengatakan, Facebook merupakan media pemasaran online yang pertama kali digunakan dan hingga hari ini masih efektif. Apalagi saat ini Facebook juga telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang mendukung pebisnis untuk melakukan promosi dan transaksi. 

 

Penggunaan Facebook yang mudah dan user-friendly menjadi salah satu faktor yang membuat sosial media ini digemari oleh pelaku pemula bisnis online. Anda dapat memanfaatkan menu upload foto disertai deskripsi untuk mengenalkan produk maupun bisnis Anda. Anda tinggal melakukan pengaturan publik demi memungkinkan siapapun menemukan postingan Anda, berkomentar, bahkan bisa bertransaksi. Untuk menjaga hubungan dengan pelanggan, Anda tinggal membuat grup jual beli yang jumlah anggotanya bisa lebih dari 5000 orang. 

 

 

3. Kaskus

Sejak awal kemunculannya 21 tahun lalu, Kaskus merupakan forum diskusi komunitas online di Indonesia. Pada tahun 2005, mulai tersedia menu khusus bernama Forum Jual Beli atau yang lebih dikenal dengan sebutan FJB. Dalam perkembangannya, Kaskus menyediakan fitur pembayaran online bernama Kaspay di tahun 2017. Ini tentu menguntungkan bagi Anda yang ingin berjualan atau sekadar mempromosikan usaha Anda. 

 

Meski terlihat menguntungkan, Anda harus tetap berhati-hati karena banyak juga yang melakukan penipuan penjualan maupun pembelian, sehingga memang baik seller ataupun buyer berjaga-jaga dan waspada. Hingga hari ini, Kaskus tetap menjadi media pemasaran online mengingat anggota komunitas Kaskus cukup solid dengan penambahan anggota baru yang terus terjadi. 

 

4. Youtube 

YouTube adalah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal dan dirilis pada Februari 2005. Sebagai situs web, YouTube memungkinkan penggunanya mengunggah, menonton, dan berbagi video sehingga banyak peminatnya. Dengan banyaknya penggemar YouTube, menjadikan channel sosial media yang satu ini memiliki peluang besar sebagai media promosi online. Sekarang Anda yang perlu memikirkan, konten promosi apa yang bisa Anda sajikan di channel YouTube milik Anda, agar dapat menarik lebih banyak perhatian dan meningkatkan jumlah penonton.

 

Agar konten YouTube Anda banyak ditonton orang, buatlah tayangan-tayangan yang isinya tidak melulu promosi dan jualan, tetapi tentang hal-hal yang saat ini jadi trend, kisah inspiratif orang sukses, atau bisa pula ide-ide bisnis yang mencerahkan, sehingga pengguna yang membutuhkan solusi dapat menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi. Anda juga bisa berkolaborasi dengan tokoh-tokoh inspiratif maupun YouTuber yang sudah memiliki pengikut sendiri. 

 

 

5. Twitter

Untuk menambah kepercayaan publik akan bisnis yang Anda miliki, Anda bisa menggunakan akun Twitter resmi atau centang biru. Twitter merupakan channel media sosial yang digemari pengguna lintas generasi, dari anak milenial sampai kakeknya si anak milenial. Perbincangan di Twitter yang bisa melibatkan banyak orang biasanya menjadi viral dan akhirnya trending. Kalau sudah masuk daftar 5 besar trending topic Indonesia, siap-siap saja brand atau produk Anda jadi perhatian banyak orang. 

 

Setiap aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda tinggal memilih channel sosial media mana yang cocok untuk bisnis Anda.