MENU
SEARCH KNOWLEDGE

3 Jenis Digital Marketing yang Populer Tahun Ini dan Cara Kerjanya

25 Dec  · 
3 min read
 · 
eye 6.299  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Ada banyak jenis digital marketing yang bisa Anda terapkan untuk mempromosikan dan memasarkan bisnis, seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), iklan PPC, social media marketing, dan masih banyak lagi. Namun di antara banyaknya jenis pemasaran digital, ada 3 jenis digital marketing yang populer dan terkenal memberi hasil yang positif. Apa saja? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.

3 Jenis Digital Marketing yang Populer Beserta Cara Kerjanya

1. Email Marketing

Email marketing adalah strategi digital marketing yang menggunakan email sebagai alat pemasaran. Kampanyenya berupa perencanaan dan pengiriman email kepada calon pelanggan potensial. 

Isi emailnya tidak melulu mempromosikan produk atau layanan bisnis saja. Tetapi adakalanya Anda perlu mengirimkan konten how to, kisah inspiratif, artikel edukasi, dan sebagainya, dengan tujuan untuk membangun hubungan baik. 

Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan strategi email marketing yang tepat sasaran, antara lain:

  • Membuat database email pelanggan yang prospektif. Untuk membuatnya, Anda perlu mengumpulkan kontak pelanggan melalui pengisian formulir, situs web, event tertentu yang meminta pelanggan mengisi data kontak, dan sebagainya.
  • Setelah database jadi, Anda perlu melakukan pengelompokkan data berdasarkan karakter, minat, dan perilaku pelanggan, termasuk tingkat potensi mereka jadi pelanggan loyal. 
  • Merencanakan dan membuat strategi pengiriman email yang tepat sasaran beserta kontennya. Misalnya, pengiriman email berupa perkenalan, pembaharuan produk, newsletter, promosi, atau hanya pesan pribadi yang inspiratif.
  • Untuk proses pengiriman email yang efektif, Anda bisa menggunakan platform email marketing, seperti Constant Contact, Mailchimp, atau lainnya. 
  • Atur waktu pengiriman yang tepat dan berdasarkan zona waktu penerima. Lebih baik lagi email dikirimkan pada jam kerja, supaya pesan Anda tidak tenggelam dengan pesan-pesan lain yang masuk ke email penerima.
  • Terakhir, Anda wajib melakukan analisis dan evaluasi atas kampanye pemasaran melalui email yang telah Anda lakukan. Lihat metrik-metrik, seperti open rate, click-through rate, dan konversi. 

Setiap langkah di atas perlu Anda lakukan dengan urut dan sistematis demi mencapai tujuan kampanye yang Anda tetapkan. Pastikan pula pengiriman email sudah memperhatikan privasi dan aturan anti-spam

Hal penting berikutnya, evaluasi dan analisis harus Anda lakukan secara rutin untuk mengetahui sukses tidaknya kampanye dan untuk menentukan strategi marketing berikutnya.

2. Influencer Marketing

Influencer marketing adalah pemasaran dan promosi yang dilakukan di mana Anda bekerja sama dengan para influencer. Influencer adalah individu atau sekelompok orang yang memiliki popularitas dan pengaruh di media sosial. 

Bekerja sama dengan mereka bisa membantu Anda mempromosikan dan memasarkan produk atau brand kepada followers mereka. 

Langkah-langkah yang perlu Anda lakukan saat mau menjalankan pemasaran dengan menggandeng para influencer, antara lain:

  • Anda harus punya tujuan dan target pasar yang jelas sebelum menjalankan kampanye pemasaran influencer. Pahami dulu siapa yang akan menjadi target audiens dan karakter influencer seperti apa yang bisa menarik perhatian mereka. 
  • Proses memilih influencer tidak bisa semata sesuai dengan target audiens saja, tetapi juga harus mempertimbangkan popularitas influencer. Selain itu, lihat juga nilai-nilai yang mereka anut, relevansi karakter mereka dengan brand Anda. 
  • Jika sudah mendapatkan influencer yang cocok, selanjutnya Anda perlu menentukan sistem kerjasama influencer seperti apa yang mau diterapkan. Misalnya, persyaratan kerjasama, jenis konten untuk kampanye, dan waktu penyelenggaraan kampanye.
  • Setelah kerjasama disepakati, Anda perlu membuat brief dan konten promosi bersama influencer. Konten dapat berupa unboxing video, review produk, atau penggunaan produk dalam situasi sehari-hari.
  • Peluncuran kampanye dilakukan di media sosial milik influencer, bisa di Instagram, YouTube, TikTok, dalam bentuk artikel di blog, dan website influencer.
  • Analisis dan evaluasi insight yang didapatkan dari penyelenggaraan kampanye. Tujuannya agar Anda tahu, apakah kampanye berjalan sesuai harapan atau tidak, dan menjadi bahan pertimbangan untuk membuat strategi yang lebih baik di masa depan.

Bekerja sama dengan influencer juga harus memperhatikan transparansi dan diskusi intens agar kegiatan promosi bisa mencapai target yang ditetapkan bersama.

3. Mobile Marketing

Di masa sekarang, banyak orang yang lebih sering menggunakan perangkat mobile untuk berselancar dan mengakses internet dan media sosial, baik menggunakan smartphone atau jenis gadget lain. 

Itulah sebabnya, saat ini sudah ada yang namanya mobile marketing, yaitu strategi pemasaran yang fokus untuk menjangkau pengguna perangkat mobile. Untuk menerapkannya, Anda perlu mengikuti tahapan berikut:

  • Situs web bisnis harus responsif dan bisa diakses dengan baik di perangkat mobile. Jadi ketika audiens mengakses situs Anda menggunakan smartphone, misalnya, maka tampilan halaman web akan menyesuaikan dengan ukuran layar perangkat yang digunakan audiens.
  • Membuat aplikasi mobile jika memungkinkan. Adanya aplikasi akan membuat audiens lebih nyaman berinteraksi dengan brand, layanan bisnis, bahkan produk yang ditawarkan.
  • Dalam penerapan mobile marketing, Anda juga bisa menerapkan mobile advertising. Dengan cara ini, iklan yang Anda pasang akan muncul di aplikasi maupun di situs web yang dikunjungi audiens menggunakan perangkat mobile.
  • Pilih iklan yang paling sesuai dengan preferensi audiens. Bisa berupa banner, video, atau iklan interstitial (layar penuh) yang tampil di antara konten.
  • Sesekali, Anda bisa menerapkan SMS marketing atau pengiriman pesan teks untuk mengirim penawaran khusus, pengingat pembayaran, atau pemberitahuan produk baru. SMS marketing juga salah satu cara efektif untuk menjangkau pengguna perangkat mobile.
  • Terapkan geolocation marketing, yaitu strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi GPS. Anda bisa mengirimkan penawaran khusus atau rekomendasi berdasarkan lokasi audiens pengguna perangkat mobile.
  • Pastikan semua konten yang Anda buat memang sesuai untuk perangkat mobile, misalnya video dan image menggunakan posisi vertikal. Ini bisa membantu meningkatkan keterlibatan dan pengalaman audiens yang lebih baik.

Penerapan mobile marketing menjadi solusi yang bagus untuk menjangkau lebih banyak calon pelanggan potensial yang lebih sering menggunakan perangkat mobile.

Setelah mengenai jenis-jenis digital marketing, sekarang sudah waktunya Anda mencoba sendiri. Kemudian, tentukan strategi mana yang paling sesuai untuk bisnis Anda. Hal ini karena ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menerapkan digital marketing. Apa saja manfaatnya? Cek di sini, yuk: Manfaat Digital Marketing bagi Pelaku Usaha.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER