Memasuki tahun 2021, Twitter telah mengeluarkan fitur terbaru mereka, yaitu fleet. Lantas apakah fleets mampu mengubah cara brand dalam mempromosikan produk mereka pada platform ini? Walaupun sekilas terlihat sama dengan fitur story yang ada dalam aplikasi lain, fleets memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya berbeda.

 

Sama halnya dengan Instagram story, fleets juga akan hilang setelah 24 jam dan membantu Anda menyampaikan hal-hal ringan dalam format cerita. Kemudian, yang membedakannya dengan fitur story dari platform lain adalah Anda tak bisa menyukai fleet atau melakukan retweet. Jadi, satu-satunya cara untuk menanggapi fitur ini menggunakan Direct Message (DM) saja.

 

Cara membuatnya juga mudah, sama saja seperti stories kebanyakan yang bisa Anda akses dari beranda dan menekan tanda plus (+). Dengan adanya update terbaru ini, membuat brand juga segera mengubah strategi marketing mereka, dan mulai melirik fleets untuk dijadikan strategi Twitter marketing berikutnya.

 

Sangat mungkin bagi brand menggunakan fleets untuk mempromosikan produk atau untuk branding. Hanya saja, fleets tidak memperbolehkan reaksi instans seperti menyukai atau membalas fleet, sehingga ini menjadi hal yang cukup tricky untuk menjalankan sebuah campaign di Twitter.

 

Ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian, mengapa harus rutin mengunggah fleet di akun brand Anda. Fleet bisa menciptakan perilaku baru dari para pengikut. Mereka cenderung lebih berfokus pada story ketimbang konten di feed. Karena banyak pula akun bisnis yang mengambil langkah serupa, ada baiknya Anda mulai memikirkan bagaimana strategi terbaik untuk mendapatkan lebih banyak perhatian

 

Fleet membantu brand dalam membangun komunikasi yang lebih kuat dengan para pengikut sekaligus mengubah cara audiens memberi penilaian terhadap brand. Apalagi, balasan hanya bisa dilakukan dengan DM, maka ini akan mengubah cara pandang dan penilaian Anda dalam melakukan analisis reaksi dari sebuah story.

 

Fleet juga membawa perubahan yang dinamis dalam cara para influencer menggunakan Twitter. Seperti yang diketahui saat ini, Twitter cenderung dihindari dalam penerapan influencer marketing atas dasar promosi sebuah merek. Namun dengan adanya fleets, maka hal ini bisa bergeser dengan mudah.

 

Cara Brand Menggunakan Twitter Fleets untuk Mempromosikan Bisnis

 

 

  1. Brand Bisa Memanfaatkan Fleets untuk Berinteraksi dengan Pengikut

Anda bisa mengetahui siapa saja audiens yang aktif di akun Anda lewat DM yang mereka kirim sebagai balasan dari fleet Anda. Memanfaatkan fleet ini bisa mempermudah komunikasi dengan para audiens. Setelah mengetahui seperti apa audiens aktif Anda, maka lebih mudah pula dalam membuat strategi media sosial baru di masa yang akan datang.

 

Sebagai pemilik brand, Anda bisa menyelenggarakan social media and digital marketing campaign di Twitter menggunakan fleets. Tetapi ingat, ada persiapan yang harus Anda lakukan, termasuk menyusun planning, budgeting, serta target market, sehingga kampanye yang Anda selenggarakan bisa mencapai tujuan yang ditetapkan.

 

  1. Fleets Cocok untuk Update Event Live

Kebanyakan video atau gambar kegiatan yang diunggah berbarengan dengan waktu event diadakan, akan memberikan engagement yang paling bagus untuk brand. Misalnya saja, membuat video unboxing atau membagikan momen launching produk baru.

 

  1. Tepat untuk Menerapkan Marketing Strategi

Apabila Anda ingin menerapkan beberapa promo terbatas, atau diskon terbatas, maka tepat sekali jika menggunakan fleet. Sebab, masa tayangnya hanya 24 jam dan ini bagus sekali untuk mendorong para followers segera bertindak sebelum masa promo berakhir.

 

 

  1. Twitter Fleets Membantu Meningkatkan Visibilitas Brand

Satu-satunya cara membuat brand tetap diingat oleh para followers Twitter adalah dengan membuat tweet dan konten. Namun dengan adanya fleets, semuanya menjadi lebih mudah. Anda hanya tinggal menggunakannya untuk update informasi terkini mengenai brand dan produk serta layanannya.

 

  1. Twitter Fleets Mempermudah dalam Membuat Konten yang Kreatif

Karena adanya batasan karakter pada tweet, cenderung membuat kreativitas jadi terbatas pula. Dengan fleets, Anda bisa membuat konten yang kreatif tanpa terbatas jumlah karakter seperti pada tweet. Untuk membuat konten menjadi lebih menarik, bisa memanfaatkan GIF ataupun cuplikan video yang digabungkan, dan sebagainya.

 

 

  1. Adanya Fleet Twitter Membantu dalam Menyusun Konten yang Saling Berhubungan

Dalam mengunggah postingan di Twitter tak harus selalu tentang layanan dan produk Anda saja, namun tetap buat semua itu saling berhubungan. Supaya feed tidak terlalu padat, Anda membutuhkan fleet sebagai intermezzo. Kehadiran Twitter fleets akan membuat Anda lebih mudah melakukan posting konten yang berhubungan dengan interest para pengikut. Dengan cara ini, Anda bisa meningkatkan keterlibatan mereka dan mendukung penyusunan konten yang saling berhubungan.

 

Jadi, bagi brand yang selama ini cukup kesulitan untuk menjadi lebih dekat dengan pengguna mereka karena keterbatasan platform, maka bisa memanfaatkan fleet untuk membangun kedekatan dengan mereka. Oleh sebab itu, kreasikan fleet semaksimal mungkin. Anda bisa langsung mengunggahnya secara instans lewat aplikasi atau bisa juga mengedit konten lewat aplikasi editing lainnya terlebih dahulu. 

 

Itulah beberapa manfaat fitur fleet pada Twitter untuk brand. Dengan adanya fitur baru ini, diharapkan mampu memberikan perubahan yang positif untuk dunia marketing. Fleet akan mempermudah proses brand dalam membangun basis audiens mereka di Twitter.