MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Jenis-jenis Optimasi SEO untuk Meningkatkan Traffic Website

15 Nov  · 
3 min read
 · 
eye 5.923  
Website & Mobile Apps

redcomm

Setiap pemilik website, apalagi websitenya untuk menjalankan bisnis, sudah tentu menginginkan traffic yang banyak. Nah, untuk bisa meningkatkan traffic website, Anda perlu melakukan optimasi SEO. Namun sebelum melakukannya, pahami dulu yuk jenis optimasi SEO yang bisa Anda gunakan di artikel ini.

Pengertian Optimasi SEO

Search Engine Optimization atau optimasi SEO adalah serangkaian tindakan yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan visibilitas dan peringkat situs di hasil pencarian mesin pencari, seperti Google.

Tujuan membuat situs web memiliki visibilitas tinggi dalam hasil pencarian organik di SERP adalah untuk meningkatkan kunjungan dan traffic berkualitas ke website bisnis.

Ada cukup banyak jenis optimasi SEO yang bisa Anda lakukan, mulai dari SEO On-Page, SEO Off-Page, Technical SEO, optimasi SEO toko aplikasi, dan SEO YouTube. Baca penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

5 Jenis Optimasi SEO yang Bisa Bantu Website Bisnis Memiliki Traffic Tinggi

1. SEO On-Page

SEO On-Page adalah serangkaian strategi dan tindakan optimasi yang Anda lakukan di dalam situs web, yang meliputi:

  • Riset kata kunci relevan dan menempatkan kata kunci tersebut pada semua elemen penting di setiap halaman situs web. Misalnya di judul artikel, di URL, menyebar keyword secara merata, dan sebagainya.
  • Menggunakan struktur dan headings dengan benar, mulai dari H1, H2, H3, dst, sesuai hirarki sehingga konten memiliki struktur yang jelas.
  • Anda perlu memastikan hanya memproduksi, membuat, dan menayangkan konten SEO berkualitas tinggi, bermanfaat bagi pembaca, dan menggunakan variasi kata kunci yang relevan.
  • Strategi SEO On-Page juga meliputi mengoptimasi URL yang ringkas dan SEO friendly, menyertakan meta deskripsi dan meta judul, lalu juga menambahkan tautan internet pada anchor text yang relevan.
  • Gambar atau foto yang di-publish di website atau media sosial juga perlu dioptimasi. Caranya, Anda perlu membuat penamaan file gambar yang sesuai dengan kata kunci yang Anda gunakan, memberi deskripsi yang jelas, dan menambahkan ALT image. Selain itu, pastikan besar dan ukuran file tidak terlalu besar agar tak mempengaruhi kecepatan loading halaman.

Poin-poin di atas hanyalah sebagian kecil dari aktivitas SEO On-Page yang perlu Anda lakukan. Karena selanjutnya, Anda juga perlu menerapkan SEO Off-page dan hal-hal teknis lainnya.

2. SEO Off-Page

Mendefinisikan SEO Off-Page sedikit lebih sulit. Bagian pertama dan yang bisa dibilang paling penting dari optimasi SEO Off-Page adalah link building. Sayangnya, tidak semua orang bisa melakukan hal ini. 

Untuk itu, Anda perlu berkolaborasi atau bekerja sama dengan praktisi SEO maupun digital marketing agency yang paham SEO, atau mungkin bekerja sama saja dengan salah satu digital agency Jakarta atau digital marketing agency Indonesia, seperti Redcomm Indonesia, misalnya. Anda bisa kontak mereka dengan klik: Kontak Redcomm ini.

Jadi, apa itu SEO Off-Page? SEO Off-Page adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan di luar website untuk meningkatkan otoritas, reputasi, dan keterlihatan situs web di mesin pencari. Fokus utama SEO Off-Page adalah membangun tautan (backlink) dan social signal agar kehadiran situs di platform lain menjadi semakin kuat. 

Nah, beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan berkaitan dengan SEO Off-Page, antara lain: 

  • Link building, yaitu membangun tautan berkualitas dari situs web eksternal yang terpercaya menuju ke halaman-halaman di situs web bisnis milik Anda.
  • Social signal adalah menciptakan signal positif dari media sosial untuk mempromosikan konten dan membuat audiens lebih terlibat dengan setiap konten yang Anda bagikan di media sosial.
  • Anda juga perlu melakukan pemasaran konten, yaitu kegiatan membuat dan membagikan konten berkualitas dalam bentuk artikel, infografis, video, dll, untuk menarik perhatian, dan membuat audiens berkunjung ke situs web maupun ke halaman produk.
  • Daftarkan situs web Anda ke layanan bookmark sosial untuk meningkatkan visibilitas. Kemudian, ajak sebanyak mungkin audiens untuk menyimpan dan berbagi konten situs melalui platform bookmark sosial.

Cara lain untuk menerapkan SEO Off-Page yang bisa Anda lakukan, seperti guest posting, mendapatkan ulasan positif dan rating di platform Google My Business, bergabung dengan direktori bisnis, berkolaborasi dengan brand yang relevan, dan masih banyak lagi. 

3. SEO Teknis

Pemahaman mengenai SEO teknis sebenarnya berhubungan dengan kualitas website Anda sendiri. Artinya, jika website berkualitas bagus, maka mesin pencari dapat memberikan preferensi ke situs dengan desain yang responsif untuk semua perangkat yang digunakan oleh pengunjung situs. 

Optimasi dan penerapan SEO teknis bisa dengan cara melakukan pengoptimalan gambar, penggunaan SSL/TLS yang menghasilkan halaman dengan https, dan penyimpanan informasi cache untuk mempercepat waktu pemuatan.

Selain itu, pastikan kode pemrograman situs pada setiap halaman juga harus dioptimalkan, seperti menggunakan markup schema. Skema markup ini untuk memberitahu mesin pencari untuk melakukan perayapan di semua halaman yang ada di dalam website. 

Jangan lupa, unggah peta situs terperinci dan beberapa faktor teknis lainnya dapat membantu SEO Anda secara signifikan. Dampaknya, pengunjung website akan semakin dimudahkan dalam proses pencarian konten tertentu yang mereka butuhkan.

4. Optimasi SEO Toko Aplikasi

Pengoptimalan toko aplikasi sangat mirip dengan SEO On-Page, meskipun tidak selalu jelas faktor mana yang digunakan dalam algoritma pencarian mobile store

Anda bisa mulai dengan membuat judul dan ikon aplikasi yang semenarik mungkin, lalu tambahkan deskripsi yang jelas dan lengkap mengenai aplikasi situs Anda. 

Alangkah lebih baik kalau Anda menyertakan kata kunci yang sering digunakan pengunjung website dalam proses pencarian yang mereka lakukan. 

5. SEO YouTube

YouTube SEO adalah jenis pengoptimalan khusus pada video yang Anda unggah di platform YouTube. Cara ini dapat mendatangkan lebih banyak pengunjung untuk masuk ke halaman video, baik di platform utama maupun video yang Anda sematkan di website. 

Bahkan konten artikel yang berbentuk tulisan juga dapat Anda optimalkan dengan memanfaatkan layanan YouTube karena platform ini sudah menjadi salah satu mesin pencari paling populer di dunia.

Oleh karena itu, optimalkan channel YouTube seperti Anda melakukan optimalisasi pada situs web. Ketika Anda membidik kata kunci tertentu, pikirkan pula kalau kata kunci itu cukup powerful sebagai kata kunci video. 

Tujuannya tentu saja agar konten Anda lebih mudah ditemukan. Untuk diketahui, mesin pencari Google menempatkan konten gambar dan video di bagian atas halaman pencarian.

Kesimpulan

Teknik apapun yang Anda gunakan untuk memanfaatkan jenis-jenis optimasi SEO, tujuannya tentu saja untuk meningkatkan traffic website. Pelajari dengan baik berbagai jenis SEO dan cara mengoptimasinya. Jangan lupa pastikan Anda sudah memahami dengan baik mengenai SEO dan Faktor Penting dalam SEO.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER