MENU
SEARCH KNOWLEDGE

12 Cara Optimasi Halaman Produk untuk Tingkatkan Penjualan

15 Nov  · 
3 min read
 · 
eye 6.247  
Website & Mobile Apps

redcomm

Tujuan Anda menjalankan bisnis tentunya untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan, kan? Salah satu caranya, Anda perlu melakukan optimasi halaman produk yang merupakan tempat paling penting bagi pelanggan untuk mengambil keputusan, apakah mau membeli produk yang Anda tawarkan atau tidak? Yuk, cari tahu secara lengkap apa itu halaman produk dan cara optimasi halaman produk di artikel ini. 

Apa Itu Halaman Produk?

Halaman produk adalah halaman khusus di dalam situs web bisnis yang menampilkan informasi lengkap mengenai produk yang Anda tawarkan. 

Informasi tersebut bisa berupa foto produk, deskripsi, spesifikasi, ukuran, ulasan pelanggan, harga produk, hingga tombol Call to Action (CTA) yang mengajak konsumen untuk segera menyelesaikan transaksi pembelian. 

Semakin lengkap informasi yang Anda tampilkan di halaman produk, maka secara tidak langsung Anda membantu konsumen mengambil keputusan pembelian yang lebih baik dan lebih cepat. 

Mengapa Halaman Produk Penting untuk Dioptimasi?

Halaman produk menjadi “etalase” di mana Anda memajang berbagai produk unggulan kepada calon pelanggan potensial. Apalagi kalau Anda menerapkan sistem penjualan online dari halaman tersebut.

Ketika halaman produk menarik dan memiliki performa yang bagus, maka tak hanya membuat Anda mendapatkan klik, tetapi juga akan menghasilkan konversi berupa peningkatan angka penjualan.

Sebaliknya, ketika halaman produk Anda mendapatkan banyak klik, namun angka konversinya kecil sekali, bisa dipastikan ada masalah dengan halaman tersebut. Maka mau tidak mau, Anda perlu sesegera mungkin melakukan optimasi dan perbaikan.

Lalu, bagaimana cara melakukan optimasi halaman produk? Lanjutkan membaca sampai selesai ya. 

12 Tips Optimasi Halaman Produk yang Bisa Memaksimalkan Penjualan

Sebenarnya, halaman produk hampir mirip dengan landing page, hanya saja fokus informasi yang ditampilkan adalah berbagai produk yang Anda jual. Tujuan adanya halaman produk ini untuk menarik perhatian audiens, menerapkan lead generation, dan menciptakan penjualan. Agar halaman ini bisa berfungsi dengan baik, lakukan beberapa langkah optimasi berikut:

1. Berikan Kesan Eksklusif pada Produk

Saat merancang halaman produk, Anda harus bisa memanfaatkan sisi psikologi konsumen, di mana mereka akan menyesal kalau sampai tidak membeli produk yang Anda tawarkan. 

Caranya, ciptakan kesan eksklusif sehingga konsumen terdorong untuk segera melakukan pembelian. Misalnya dengan menginformasikan kalau produk itu masuk dalam kategori Limited Edition. 

2. Ciptakan FOMO dan Urgensi

FOMO singkatan dari Fear of Missing Out di mana artinya kecemasan jika kehilangan momen atau informasi. 

Nah, coba ciptakan FOMO pada halaman produk dengan menggunakan copywriting yang menarik, informasi yang menunjukkan keistimewaan produk, namun sayangnya jumlah yang diproduksi hanya sedikit, dan sebagainya. 

Kemudian, lengkapi dengan unsur urgensi di mana produk yang istimewa di atas dijual dengan harga diskon hingga 50% untuk 500 pelanggan pertama.

Dengan adanya unsur urgensi, ditambah Anda berhasil menciptakan FOMO yang membuat pelanggan tak ingin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan produk, maka mereka akan berlomba-lomba menambahkan produk ke keranjang belanja mereka masing-masing.

3. Tunjukkan Popularitas Barang

Menunjukkan popularitas barang akan membuat calon pembeli merasa yakin dengan produk yang Anda jual. 

Maka pada halaman produk di website bisnis Anda pasanglah widget khusus sehingga calon pembeli bisa melihat jumlah barang yang terjual dan berapa sisa produk yang tersedia.

4. Berikan Estimasi Waktu Transaksi

Buatlah calon pembeli mengetahui perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi. Sebab, mereka menyukai proses yang cepat dan tidak ribet. 

Contohnya: “Checkout cuma 3 menit saja.” 

Jangan lupa, lengkapi dengan Call to Action yang mendorong konsumen untuk bergegas mengambil tindakan ya, dan pastikan tombol CTA tersebut bisa terlihat dengan mudah, serta bisa pula diakses (diklik).

5. Deskripsi Produk yang Informatif

Saat membaca deskripsi produk, konsumen sudah tentu ingin tahu, apakah produk tersebut bisa mengatasi masalah mereka atau tidak.

Untuk itu, pastikan hanya memasukkan deskripsi yang memang relevan dengan produk, fitur utama, manfaat produk, dan benefit lain yang bisa konsumen dapatkan. Semuanya perlu Anda tulis dengan singkat, padat, namun tetap informatif.

Untuk memaksimalkan fungsi halaman produk, coba baca penjelasan mengenai landing page yang juga sudah tersedia di website Redcomm ini, antara lain:

6. Berikan Listing

Membuat listing pada deskripsi produk akan memudahkan konsumen memahami produk yang Anda tawarkan. Apalagi kalau didukung dengan penjelasan yang informatif, namun tetap singkat dan mudah dibaca. 

7. Beri Gambaran Bentuk dan Rupa Produk

Sekitar 50% konsumen yang sering berbelanja online menyebutkan kalau mereka baru memutuskan mau membeli atau tidak, setelah mendapatkan gambaran lengkap mengenai produk yang ditawarkan.

Untuk itu, penting banget lho Anda menampilkan foto produk berkualitas tinggi dan fotonya harus dari berbagai sudut, sehingga konsumen punya gambaran lengkap mengenai produk yang mau mereka beli. 

Lalu, Anda juga bisa memberi penjelasan singkat untuk melengkapi foto produk, mulai dari tekstur, bahan dasarnya, aroma, bentuk, ukuran, hingga detail lain yang penting dan bisa jadi keunikan produk tersebut. 

8. Ada Pembanding

Memberikan perbandingan antara dua produk yang sebenarnya tidak jauh berbeda akan membuat pembeli melakukan pertimbangan terlebih dahulu. Seperti teknik penjualan minuman ukuran reguler, membandingkannya dengan small dan extra large.

Ukuran small akan terlihat lebih kecil walau harganya murah, sementara extra large memang berukuran besar dan harganya pun mahal. Namun secara psikologis, konsumen akan terpengaruh sehingga kebanyakan dari mereka memilih membeli ukuran yang paling besar. Padahal, Anda sebagai penjual memang ingin menjual ukuran extra large tersebut.

9. Jelaskan Pengiriman dan Kemungkinan Retur

Melakukan pengiriman barang secepat mungkin dan memungkinkan pembeli melakukan retur menciptakan rasa aman dalam bertransaksi sehingga bisa mendorong konsumen untuk segera melakukan pembelian. 

Di lain waktu, kesan berbelanja yang nyaman dan aman ini pula yang memotivasi mereka untuk kembali berbelanja produk dari bisnis Anda. Namun ingat, tetap cantumkan syarat dan ketentuan untuk retur barang supaya Anda tidak merugi.

10. Tampilkan Ulasan Pelanggan

Untuk meningkatkan penjualan, bangun kepercayaan dengan cara menampilkan ulasan dari pelanggan yang pernah berbelanja atau sudah jadi pelanggan setia produk Anda. 

Semakin banyak review positif dan ulasan mengenai pengalaman penggunaan produk, bisa mendatangkan lebih banyak konsumen baru yang berbelanja di bisnis Anda lho.

11. Prioritaskan Pengguna Ponsel

Sebanyak 62% dari pengguna smartphone berbelanja melalui ponsel mereka di berbagai online shop. Oleh sebab itu, sebagai pemilik bisnis Anda harus meraih peluang ini dengan membuat toko Anda ramah pengguna smartphone dan optimalkan halaman produk untuk mereka.

12. Cobalah Jadi Mereka

Apabila sudah mencoba semua cara di atas, tetapi tetap saja penjualan stuck, maka cobalah untuk menjadi mereka. 

Jelajahi halaman produk Anda sendiri, cobalah isi form sign up, atau lakukan checkout, dan lainnya. Temukan hal-hal yang menjadi penghalang atau membuat konsumen tak nyaman saat bertransaksi di halaman produk. Lalu segera lakukan perbaikan.

 

Mengoptimalkan kinerja halaman produk bisa membantu Anda meningkatkan penjualan dan mendapatkan lebih banyak keuntungan. Untuk itu, lakukan optimasi halaman produk yang sudah Anda baca di artikel ini. Jika masih membutuhkan bantuan, Anda bisa bekerja sama dengan salah satu digital agency Jakarta yang memiliki pengalaman terbaik di bidang digital marketing website dan online shop, seperti Redcomm Indonesia. Klik langsung saja Kontak Redcomm.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER