Menggunakan sosial media untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang Anda miliki adalah pilihan yang tepat. Hal ini karena Anda tidak membutuhkan modal dan tenaga yang besar. Meski begitu, Anda harus merencanakan social media strategy yang tepat untuk menjangkau konsumen yang lebih luas di media sosial. Strategi ini juga memudahkan penjualan sehingga bisa mendapatkan target pasar yang sesuai.

 

8 Langkah Merencanakan Social Media Strategy

Social media strategy adalah susunan dan ringkasan langkah demi langkah strategi yang akan Anda lakukan di media sosial dan apa saja yang ingin dicapai. Dengan adanya perencanaan yang matang, Anda bisa melakukan marketing atau promosi dengan mudah dan beraturan. Adapun berikut ini merupakan 8 langkah merencanakan social media strategy yang bisa Anda lakukan, yaitu:

 

  1. Tujuan Marketing Harus Jelas dan Terukur

Langkah pertama dalam membuat strategi media sosial, Anda harus menentukan tujuan yang ingin dicapai. Tujuan di sini dapat berupa, penambahan pelanggan baru, peningkatan traffic ke website dan pengumpulan database pelanggan, peningkatan laba dan investasi (ROI), brand awareness, penjualan produk baru yang mencapai sasaran tertentu, perluasan pasar, dan sebagainya. 

 

Pastikan tujuan yang Anda buat harus spesifik, terukur, realistis, relevan, serta sesuai dengan jangka waktu yang juga sudah Anda tentukan sendiri. Dengan penetapan tujuan yang hendak dicapai ini, setiap langkah dan keputusan bisnis yang Anda ambil jadi lebih terarah. Selain itu, kalau sampai terjadi kegagalan, Anda akan lebih melakukan evaluasi dan menemukan titik di mana Anda gagal, dan bisa langsung melakukan perbaikan.

 

 

  1. Terapkan Penggunaan Planner dan Content Calendar

Langkah selanjutnya, Anda perlu merancang langkah demi langkah yang spesifik dan berkesinambungan untuk dilakukan setiap hari. Tujuannya, agar penerapan strategy social media marketing yang Anda lakukan lebih tepat sasaran. Untuk itu, Anda bisa menggunakan social media planner

 

Di dalam planner tersebut, cantumkan secara jelas dan detail tentang jenis konten marketing, bentuk konten, target pasar, karakteristik audiens, dan sebagainya. Kemudian, gunakan pula content calendar yang akan membantu Anda untuk konsisten menjalankan strategi yang sudah Anda susun. 

 

  1. Lacak Metrik

Strategi media sosial selanjutnya yaitu dengan melacak matriks. Matriks yang bagus yaitu jumlah followers dan mudah dilacak. Anda juga bisa berfokus terhadap hal-hal, seperti click-through, engagement, dan rasio konversinya. Selain itu, Anda bisa membuat target yang berbeda untuk setiap network atau tools.

 

Misalnya, Anda menggunakan platform LinkedIn untuk mengarahkan traffic ke website, maka gunakan matriks click-through. Jika Anda beriklan di Facebook menggunakan kelas per klik, kemudian menggunakan platform Instagram untuk brand awareness, Anda bisa gunakan insight secara keseluruhan. Jangan lupa gunakan pula Instagram story dengan swipe up. Pelajari cara menghitung engagement, untuk menemukan data insight keseluruhan matriks secara lengkap.

 

  1. Membangun Relasi 

Dalam berbisnis, koneksi memegang peranan penting. Itulah sebabnya, pebisnis diharapkan memiliki kemampuan untuk membangun relasi dan koneksi yang luas. Membangun relasi di sini juga bisa dengan memanfaatkan media sosial, real life dengan bertemu langsung, mengikuti seminar atau pameran, dan sebagainya.

 

 

  1. Semua Hal Tentang Audiens

Karena Anda telah memiliki target pasar, social media strategy selanjutnya yaitu mencari tahu hal-hal tentang audiens, seperti apa yang mereka suka, apa yang mereka tidak suka, dan apa yang mereka inginkan. Dengan kata lain, Anda perlu mempelajari behavior dan customer journey. Hal tersebut berpotensi membuat audiens Anda menjadi pelanggan. Jangan lupa lakukan content calendar untuk membuat konten di waktu yang tepat.

 

  1. Siapkan Konten Terbaik dan Strategi Marketing

Setelah mengetahui semua hal tentang audience dan apa yang mereka suka, Anda bisa membuat content plan yang tepat dan terbaik. Konten ini bisa berbentuk tulisan atau copywriting, video maupun pesan singkat. Pastikan konten yang Anda buat mampu menjelaskan usaha Anda.

 

  1. Analisis Persaingan

Social media strategy selanjutnya yaitu dengan melakukan analisis persaingan, cari tahu bagaimana strategi yang dilakukan oleh kompetitor Anda, kelebihan produk Anda dibandingkan produk mereka, apakah target mereka sama dengan Anda dan lainnya. Hal tersebut membantu Anda melakukan pemasaran dengan tepat.

 

 

  1. Optimasi dan Tingkatkan Profil

Selanjutnya Anda harus mengoptimasi dan meningkatkan profil secara berkala, agar audiens atau konsumen menilai bahwa bisnis Anda kredibel. Pastikan Anda mengisi lengkap semua kolom profil sosial media yang Anda gunakan seperti Facebook, Instagram atau Twitter dan lainnya. Kalau perlu, Anda bisa menggunakan akun khusus untuk bisnis. Prinsip utamanya, personal branding yang Anda bangun akan mendukung dan memperkuat pula brand identity bisnis Anda.

 

 

Itulah 8 langkah merencanakan social media strategy yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan. Untuk penerapan strategi media sosial yang lebih baik, Anda sebaiknya memiliki social media specialist, seseorang atau tim kerja yang bertugas mengelola seluruh akun media sosial perusahaan. Atau untuk lebih praktis lagi, Anda bisa bekerja sama dengan digital marketing agency Jakarta atau digital marketing agency Indonesia yang memiliki keahlian di bidang social media campaign, social media strategist, bahkan creative advertising.