MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Mempelajari Behavior dan Customer Journey untuk Optimasi Peningkatan Traffic Web

12 Jan  · 
3 min read
 · 
eye 4.178  
CRM Strategy

redcomm

Traffic website menjadi prioritas dalam mengelola website untuk bisnis online. Jumlah pengunjung, halaman yang dikunjungi dan dibaca, hingga durasi atau lamanya waktu yang dibutuhkan pengunjung untuk membaca halaman website menentukan popularitas website di mesin pencari, seperti Google, Yahoo, dan sebagainya.

Untuk meningkatkan traffic website, termasuk meningkatkan peluang terjadinya penjualan, Anda perlu memahami dengan baik tentang behavior dan customer journey. Baca penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Customer Behavior?

Perilaku pelanggan atau customer behavior adalah semua tindakan,keputusan, dan interaksi yang konsumen lakukan dalam proses mengambil keputusan untuk membeli dan menggunakan suatu produk.

Memahami perilaku pelanggan dengan baik memungkinkan Anda sebagai pebisnis dapat merancang strategi digital marketing yang lebih efektif sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen. 

Apa Itu Customer Journey?

Sebelum membahas lebih jauh tentang optimasi peningkatan traffic web untuk tujuan meningkatkan penjualan, Anda perlu paham terlebih dahulu istilah customer journey

Pada dasarnya, customer journey adalah perjalanan konsumen dalam mengenal brand Anda, yang meliputi 5 fase, yaitu awareness, consideration, riset, purchase, dan review.

1. Awareness

Awareness adalah tahap pengunjung mengenal dan mempelajari suatu brand, baik melalui website, social media, email marketing, blog, dan lain sebagainya. 

Setelah menggali berbagai informasi terkait brand, produk, jasa, serta layanan bisnis yang ditawarkan, konsumen akan memasuki fase kedua, yaitu consideration.

2. Consideration

Pada fase consideration, pengunjung website sedang mengumpulkan informasi terkait bisnis. Di tahap ini, tidak menutup kemungkinan mereka juga melakukan hal serupa pada website kompetitor Anda.

Artinya, konsumen akan mengunjungi lebih banyak website untuk mendapatkan informasi mengenai suatu brand dan produk yang ditawarkan dan membandingkan antara satu brand dengan brand lainnya.

Mereka sedang mencari tahu relevansi terkait brand mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

3. Riset

Selanjutnya, pengunjung website masuk ke tahap melakukan riset secara mendalam melalui ulasan produk dari pelanggan yang telah lebih dulu membeli dan menggunakan produk dari brand tertentu.

Itulah sebabnya, banyak saran yang diberikan kepada pebisnis untuk menayangkan ulasan pelanggan dan feedback di website maupun di media sosial.

4. Purchase

Setelah menemukan produk yang sesuai dan mereka sudah yakin kalau produk tersebut bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah, maka transaksi penjualan pun terjadi.

5. Review

Fase terakhir adalah review. Konsumen yang telah melakukan pembelian dan sudah juga menggunakan produk yang mereka beli, akhirnya memberikan penilaian dan ulasan. 

Jika mereka puas, tentu review yang diberikan akan positif. Sebaliknya, ulasan negatif akan Anda terima jika mereka tidak puas. 

Itulah sebabnya, bisnis yang bagus adalah bisnis yang bisa memberikan kepuasan kepada pelanggannya. Dan untuk bisa melakukannya, Anda perlu mempelajari dan memanfaatkan pemahaman yang mendalam terkait behavior dan customer journey.

4 Cara Meningkatkan Traffic Web

Setelah mengenal apa itu behavior dan customer journey, sekarang waktunya Anda memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk meningkatkan traffic website. Ini beberapa tips dan cara meningkatkan traffic web.

1. Headline

Judul artikel atau headline adalah bagian paling penting dalam proses pembuatan konten. Kualitas judul sangat berpengaruh pada daya tarik pengunjung, sehingga Anda perlu membuat judul yang menarik dan bisa mengundang rasa penasaran.

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika membuat judul, antara lain:

  • Judul harus relevan dengan isi konten.
  • Gunakan gaya bahasa yang sesuai dengan minat dan kebutuhan target konsumen.
  • Penggunaan angka pada judul bisa membantu meningkatkan potensi klik.
  • Fokus pada benefit yang akan audiens dapatkan kalau mengklik link situs Anda.

2. Konten yang Berkualitas

Selain judul, Anda juga harus membuat konten yang berkualitas, informatif, dan relevan dengan produk yang Anda tawarkan. 

Penambahan unsur visual, seperti video, infografik, maupun gambar ke dalam konten juga dapat meningkatkan keterbacaan, value, dan membuat konten lebih kompetitif untuk bersaing di SERP.

Untuk membedakan konten buatan Anda dengan kompetitor, penting sekali menciptakan konten yang original dan mencerminkan identitas brand. 

Konten yang unik dan bermanfaat tidak saja menarik perhatian pengunjung, tetapi juga membangun citra brand yang kuat sebagai brand yang bisa dipercaya.

3. Long-tail Keywords

Cara berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan traffic web adalah fokus dalam pemilihan long-tail keyword

Long-tail keyword adalah rangkaian kata kunci yang lebih panjang dan spesifik, serta dapat membantu meningkatkan visibilitas konten di mesin pencari.

Dalam menentukan keyword, pastikan untuk memilih kata kunci yang tidak hanya relevan dengan topik konten yang mau diposting, tetapi juga merupakan kata kunci yang banyak dicari oleh pengguna internet. 

Integrasikan dan kombinasikan juga penggunaan short-tail keyword dan long-tail keyword secara alami ke dalam konten agar konten mudah ditemukan di mesin pencari. Namun ingat, penggunaannya tidak boleh berlebihan dan jangan sampai melakukan keyword stuffing ya.

4. On-page SEO

Jika artikel sudah Anda buat sebaik mungkin dan memilih keyword yang tepat, maka saatnya mengaplikasikan teknik SEO On-page agar traffic web mengalami peningkatan secara signifikan.

SEO On-page melibatkan serangkaian strategi untuk mengoptimalkan halaman atau artikel secara langsung, sehingga mesin pencari dapat lebih mudah mengindeks dan memahami konten yang disajikan.

Langkah penting dalam penerapan SEO On-page, seperti:

  • Penambahan meta description, yang merupakan ringkasan singkat tentang isi halaman dan dapat menarik perhatian pengguna saat muncul di hasil pencarian.
  • Memasukkan internal dan eksternal link untuk memperpanjang customer journey dan bisa meningkatkan otoritas halaman.

Optimasi SEO On-page tidak hanya memberikan kemudahan bagi mesin pencari, tetapi juga memastikan bahwa website Anda dapat dengan mudah ditemukan oleh pengguna internet. 

Selain itu, optimasi konten juga bisa meningkatkan peluang muncul di halaman pertama hasil pencarian, yang dapat secara signifikan meningkatkan jumlah pengunjung yang mengakses situs web Anda.


Ingin tahu lebih banyak tentang customer journey? Anda bisa mempelajarinya pada artikel lain di situs digital marketing agency Jakarta ini, seperti Mengenal Customer Journey untuk Menentukan Konten yang Tepat dan Pentingnya Analisis Customer Journey untuk Tingkatkan Penjualan.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER