MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Hindari 5 Hal Ini Saat Melakukan Online Reputation Management

05 Jan  · 
3 min read
 · 
eye 2.426  
CRM & Loyalty Programs

redcomm

Online reputation management menjadi strategi penting dalam meningkatkan reputasi bisnis atau perusahaan di era digital. Reputasi perusahaan adalah persepsi, pandangan, dan opini milik pelanggan, mitra bisnis, dan masyarakat secara umum terhadap citra perusahaan.

Anda bisa memanfaatkan online reputation management sebagai pusat untuk mengontrol setiap aktivitas dalam mengelola bisnis dan hubungan dengan konsumen. 

Dalam hal ini termasuk mengontrol feedback hingga interaksi antara pembeli dengan pemilik bisnis demi membangun citra baik di mata konsumen.

Hindari 5 Hal Ini Saat Membangun Reputasi Online!

Online Reputation management adalah pandangan konsumen terhadap brand, termasuk produk, jasa, atau layanan bisnisnya. Reputasi brand yang baik akan mendatangkan lebih banyak pelanggan. 

Itulah sebabnya, Anda perlu membangun reputasi bisnis secara baik dan profesional. Agar proses membangun reputasi online bisa berjalan lancar, coba hindari 5 hal berikut ini:

1. Konten yang Tak Relevan

Konten menjadi hal penting dalam membangun online reputation management di era bisnis online. Dari konten yang Anda publikasikan di berbagai media, ketertarikan dan interaksi konsumen dengan perusahaan akan tercipta.

Harapannya, ketika konsumen sudah tertarik, lalu mulai berinteraksi dengan brand, lama-lama mereka akan mulai melakukan pembelian produk maupun layanan bisnis yang Anda tawarkan. Inilah tujuan sebenarnya dari kegiatan membangun reputasi bisnis.

Untuk itu, Anda perlu memilih dan membuat konten yang relevan dengan kebutuhan konsumen. Lakukan riset terlebih dahulu untuk tahu kebutuhan dan pain point yang konsumen rasakan. 

Setelahnya, buat dan sediakan berbagai konten yang bisa menjadi solusi bagi konsumen untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi sekaligus untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Jangan sampai Anda salah memilih jenis konten yang sama sekali tidak relevan dengan bisnis Anda lho. Kalau hal ini yang terjadi, konsumen bisa bingung, tidak percaya akan kredibilitas Anda, bahkan akhirnya enggan untuk melakukan pembelian.

Contoh konten yang tidak relevan:

  • Bisnis Anda adalah digital marketing agency, namun Anda malah membuat konten resep masakan.
  • Bisnis bergerak di bidang hukum, tapi konten yang tersedia malah tentang tips merawat kesehatan kulit.

2. Pelayanan Slow Response

Dalam meningkatkan reputasi online, Anda harus menghindari pelayanan yang slow response. Coba bayangkan, bagaimana perasaan Anda ketika sedang terburu-buru untuk mendapatkan suatu produk, namun layanan yang diberikan oleh brand terlalu lambat. Apakah Anda akan memilih tetap menunggu atau beralih ke toko lain?

Apa yang Anda rasakan, pasti dirasakan juga oleh pelanggan Anda. Pelanggan akan lebih menyukai pebisnis dengan pelayanan cepat dan tanggap. 

Untuk itu, saat membangun online reputation management, pastikan setiap komentar atau pertanyaan dari pelanggan terlayani dengan cepat.

Selain cepat, jangan lupa untuk selalu menampilkan kesan ramah, sopan, dan berkomentar positif pada setiap kesempatan. Pelayanan yang memuaskan dan cepat akan membuat pelanggan semakin yakin menggunakan jasa perusahaan Anda. 

3. Informasi Tidak Lengkap

Kelengkapan informasi juga menjadi unsur penting dalam membangun reputasi bisnis, khususnya bagi konsumen baru yang belum pernah merasakan jasa atau produk Anda. 

Biasanya, mereka akan terlebih dahulu mencari informasi yang detail dan lengkap sebagai pertimbangan saat memilih produk. Bahkan kelengkapan informasi juga menjadi unsur kepercayaan pada sebuah brand.

Demi bisa meningkatkan online reputation management (ORM), pastikan setiap deskripsi produk Anda detail dan lengkap di berbagai platform media online. Semakin lengkap informasi yang ditampilkan akan membuat konsumen semakin mempercayai legalitas perusahaan.

Selain itu, bungkus setiap informasi dalam konten yang menarik, bisa dalam bentuk storytelling, copywriting, video, infografis, dan sebagainya. Tujuannya tentu saja untuk menarik perhatian pelanggan, sehingga mereka semakin penasaran pada produk Anda.

4. Jarang Melakukan Pembaruan

Ingat, pelanggan tak hanya melihat konten unggulan saja. Mereka akan semakin percaya dan penasaran terhadap produk jika Anda selalu memberikan pembaruan pada media promosi yang Anda gunakan. Mulai dari media sosial, website, e-commerce, maupun platform digital lainnya.

Berikut beberapa aktivitas pembaruan secara berkala yang bisa Anda lakukan:

  • Rutin mengunggah konten terkait produk baru supaya netizen mengetahuinya dan memancing rasa penasaran mereka.
  • Mengganti foto profil akan menimbulkan citra bahwa bisnis Anda dinamis dan up to date. Selain itu, penyesuaian foto profil sesuai peristiwa tertentu, seperti perayaan idul fitri, natal, dan tahun baru akan membuat netizen merasa bisnis Anda ikut berpartisipasi dalam momen spesial mereka.
  • Mengganti cover halaman akan membuat media sosial Anda tampak lebih segar, membuat brand mudah dikenali, dan menjadi cara efektif untuk menciptakan promosi yang menarik perhatian.
  • Menggunakan tagar tertentu dalam menarik perhatian pelanggan dan menjadi branding dari produk bisnis Anda.

Pembaruan secara berkala juga bisa menimbulkan efek positif yang membuat pelanggan selalu menunggu produk terbaru yang diluncurkan. 

5. Tidak Konsisten dalam Berbisnis

Hal lain yang dapat menghancurkan online reputation management adalah sikap tidak konsisten dalam branding

Banyak bisnis memiliki semangat hanya di awal pembukaan perusahaan saja. Kemudian menghilang setelah 2 atau 3 bulan. Hal ini merupakan kesalahan fatal dan dapat menurunkan citra brand di mata pelanggan.

Saat membangun reputasi, pastikan setiap media promosi dipegang oleh orang yang bertanggung jawab dengan postingan terjadwal. 

Konsisten dalam mengelola bisnis meyakinkan pelanggan bahwa bisnis Anda bukan bisnis musiman semata, namun merupakan bisnis yang dibangun sepenuh hati hingga selalu memprioritaskan hal terbaik bagi pelanggan.

Membangun reputasi untuk bisnis secara online memang membutuhkan perhatian khusus dan konsisten. Memang membutuhkan waktu untuk mampu membangun online reputation management yang baik bagi perusahaan, namun percayalah tidak ada kerja keras yang akan berakhir sia-sia.

Jika membutuhkan bantuan dan konsultasi untuk membangun Online Reputation Management yang efektif dan tepat sasaran bagi bisnis, Anda bisa bekerja sama dengan digital agency Jakarta atau digital marketing agency Indonesia yang berada di Jakarta, seperti Redcomm Indonesia. 

Untuk diketahui Redcomm Indonesia adalah digital agency yang 6 tahun berturut-turut meraih prestasi Agency of the Year sejak 2018 hingga tahun 2023. Ini membuktikan kinerja tim Redcomm yang profesional dalam menangani lebih dari 1000 campaign digital dan memberikan impact yang besar bagi brand yang mereka tangani. Langsung saja hubungi tim Redcomm dengan klik: Kontak Redcomm.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER