Dalam penerapan strategi pemasaran, Anda pasti akan sering mendengar istilah customer market. Istilah ini berhubungan dengan tujuan marketing, yaitu memahami kebutuhan customer, kemudian menyediakan barang, jasa, atau layanan sesuai dengan kebutuhan tersebut. Sebelum menyusun perencanaan marketing, baik itu dalam perencanaan digital marketing strategies, atau media planning dan media buying, Anda harus memahami terlebih dahulu secara detail mengenai target market, serta faktor apa saja yang mempengaruhi di dalamnya.

 

Target Market

Ketika suatu perusahaan berencana meluncurkan produk berupa barang atau jasa, Anda sebagai pemilik perusahaan perlu menentukan target market terlebih dahulu. Jadi, target market atau sasaran pasar yang hendak dijangkau adalah semua individu yang menjadi target perusahaan untuk menawarkan dan memasarkan produk, yang dalam penerapannya disesuaikan pula dengan value dan spesifikasi produk.

 

Target pasar menjadi sasaran atau tujuan dari aktivitas penjualan yang dilakukan perusahaan. Bisa dikatakan, target pasar menjadi penentu, apakah produk yang Anda tawarkan akan menarik minat orang untuk membeli atau tidak. 

 

Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memahami target pasar, sebelum menentukan desain, harga, atau aspek dalam suatu produk yang hendak Anda luncurkan. Ketika sudah mengetahui pasar, baru selanjutnya perusahaan dapat menyusun strategi digital marketing yang efektif.

 

Manfaat yang bisa Anda dapatkan kalau melakukan analisis dan penentuan target pasar, antara lain: 

 

  1. Anda jadi tahu strategi pemasaran yang sudah digunakan kompetitor, dan bisa menentukan strategi lain yang lebih baik lagi. 
  2. Anda jadi bisa mendapatkan gambaran secara jelas mengenai kebutuhan calon pelanggan dan menyesuaikannya dengan value produk milik Anda. 
  3. Menetapkan target pasar membantu efisiensi dalam pelaksanaan kampanye dan promosi sehingga bisa lebih tepat sasaran dan hemat budget.
  4. Penentuan target pasar mendorong efektivitas dan efisiensi dalam proses distribusi barang dan jasa. 

 

 

Pengertian Customer Market

Membahas mengenai target market sudah pasti tidak lepas dari adanya customer. Dalam proses pemasaran, termasuk di dalamnya penerapan digital marketing, customer market perlu mendapatkan perhatian khusus. Apalagi saat ini, tren pemasaran yang sebelumnya dilakukan dilakukan secara offline, berubah menjadi lebih banyak pemasaran online. Maka otomatis, penentuan customer market juga butuh dilakukan secara lebih spesifik. 

 

Customer market adalah target pelanggan atau sekelompok orang yang ingin dijangkau oleh bisnis Anda. Customer di sini, bisa orang yang sudah pernah membeli produk Anda dan menjadi pelanggan, dan bisa pula calon pelanggan yang belum pernah membeli produk Anda. 

 

Untuk menentukan customer market, Anda terlebih dahulu harus mengetahui beberapa hal berikut: 

 

  1. Permasalahan yang dihadapi customer, kebutuhan mereka, dan solusi apa yang bisa Anda tawarkan. 
  2. Channel apa yang banyak digunakan oleh para pelanggan untuk menemukan produk Anda. 
  3. Perilaku pelanggan dan cara mereka melakukan pembelian atas suatu produk. 
  4. Tren yang berlaku di kalangan pelanggan.
  5. Demografi customer, mulai dari usia, gender, profesi, latar belakang ekonomi, dan sebagainya. 

 

Dengan mencari tahu sebanyak mungkin informasi yang berhubungan dengan customer market, maka Anda bisa melakukan langkah berikutnya yang lebih baik dalam menarik perhatian mereka, sekaligus membuat mereka jadi pelanggan setia produk dan layanan bisnis Anda. 

 

Selain itu, memahami karakter pelanggan secara spesifik juga akan sangat memudahkan Anda dalam proses pembuatan konten promosi, pemasangan iklan yang lebih tertarget, melakukan retargeting dan remarketing untuk mendapatkan kunjungan balik, serta memilih platform promosi yang sesuai dengan masing-masing karakter pelanggan. Di saat yang sama, Anda bisa mengatur budget iklan sekaligus mengantisipasi gerak kompetitor yang mungkin memiliki produk yang serupa dengan produk Anda.

 

 

Cara Menentukan Customer Market

Bagaimana cara menentukan customer market? Dalam hal ini, Anda sebagai pebisnis tidak hanya sekadar menentukan customer market yang hendak diraih, namun juga mendapatkan perhatian mereka dan menjadikan mereka pelanggan Anda. 

 

  1. Melakukan Survei Terarah

Untuk dapat melakukan survei secara terarah, Anda bisa meluangkan waktu bersama tim Anda untuk mengambil sample customer dari beberapa kelompok, misalnya kelompok usia sekolah, milenial, dewasa muda, ibu rumah tangga, profesional, pekerja kantoran, dan sebagainya. 

 

Mintalah kepada mereka untuk mengisi lembar survei yang Anda sediakan, yang berisi tentang hal-hal yang mereka butuhkan, permasalahan apa yang mereka hadapi, produk apa yang sudah mereka gunakan sebagai solusi, harga produk yang mampu pelanggan jangkau, dan sebagainya. 

 

Semakin detail survei yang Anda buat, semakin lengkap data customer yang bisa Anda dapatkan. Nanti, data inilah yang akan kita gunakan untuk menentukan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakter customer market yang kita inginkan. 

 

  1. Mengamati Pergerakan Kompetitor

Cara berikutnya adalah dengan mengamati pergerakan kompetitor. Di sini, Anda perlu mencari tahu bagaimana kompetitor melakukan pemasaran, customer dari kelompok mana yang paling banyak jadi pelanggan mereka. Selain itu, cari tahu pula model social media campaign atau internet marketing seperti apa yang kompetitor gunakan sehingga bisa mendapatkan customer market tersebut. 

 

  1. Manfaatkan Tools Analytics dan Insight

Jika Anda melakukan pemasaran melalui media promosi, misalnya dengan menggunakan website bisnis maupun media sosial, maka Anda bisa memanfaatkan berbagai tools analytics atau perangkat pengukuran insight dan engagement dari setiap platform pemasaran yang Anda gunakan. 

 

Pada website bisnis, Anda bisa melihat perilaku pelanggan atau audiens yang mengunjungi situs Anda dari Google analytics maupun Google search console. Sementara kalau menggunakan media sosial dan pernah menyelenggarakan social media marketing, Anda bisa melihat engagament dari Twitter analytics, Instagram analytics, atau menggunakan tools pengukur keberhasilan kampanye.

 

 

  1. Ciptakan Buyer Persona

Anda perlu menciptakan buyer persona, yaitu representasi pelanggan. Cobalah untuk menentukan terlebih dahulu gambaran calon pelanggan yang Anda inginkan dan sesuai dengan produk atau layanan yang hendak Anda tawarkan. Penentuan buyer persona ini bisa berdasarkan, ciri fisik, demografi, jenis kelamin, gaya hidup, serta usia. 

 

Anda juga bisa menambahkan data spesifik lain yang sesuai dengan kriteria yang telah Anda tetapkan. Tujuannya, agar customer market yang dituju nantinya bukan hanya sekadar pelanggan yang datang dan hanya melakukan satu kali pembelian saja, namun bisa menjadikan mereka pelanggan Anda yang paling setia. 

 

Kalau Anda masih belum tahu customer market seperti apa yang sebenarnya cocok untuk produk Anda dan tidak tahu cara menjangkau mereka, jangan segan untuk menghubungi digital marketing agency Jakarta seperti Redcomm. Sebagai digital agency Jakarta, Redcomm sudah berpengalaman membantu lebih dari 500 brand dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Makassar, dan masih banyak lagi. Bahkan sudah banyak pula melakukan aktivitas digital marketing strategies ke berbagai pulau seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, Jawa, Bali, dan sebagainya.

 

Dalam pemasaran, customer market dibutuhkan untuk menyukseskan kegiatan marketing yang Anda lakukan. Hal ini karena marketing atau pemasaran adalah ujung tombak yang akan menentukan sukses tidaknya bisnis Anda.