MENU
SEARCH KNOWLEDGE

2 Kategori Jenis Lead Generation di Era Digital Terbaru

16 Oct  · 
3 min read
 · 
eye 3.717  
Data Driven Marketing

redcomm

Kemajuan teknologi dan transformasi digital telah membuka peluang baru untuk menghasilkan prospek atau lead yang potensial. Dalam lead generation ada dua kategori utama yang bisa Anda gunakan, yaitu inbound lead generation dan outbound lead generation

Yuk, baca penjelasan lengkapnya beserta teknik yang bisa diimplementasikan untuk memaksimalkan lead generation.

Inbound Lead Generation dan Jenisnya

Inbound lead generation adalah strategi menarik prospek potensial ke dalam bisnis Anda tanpa perlu mengganggu calon pelanggan secara langsung. 

Artinya, Anda perlu membuat calon pelanggan mendatangi atau mengenal bisnis Anda secara alami, tanpa paksaan, atau mereka datang dengan sukarela. Beberapa teknik inbound lead generation yang bisa Anda terapkan, antara lain”

1. Blog / Website

Membangun dan memelihara blog atau situs web yang informatif dan relevan menjadi salah satu cara terbaik untuk menarik perhatian calon pelanggan. Anda bisa menyediakan konten yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan audiens pengunjung blog. 

Lalu diakhir konten sediakan Call to Action (CTA) yang mengajak audiens membaca artikel lain, menonton video, atau langsung kontak ke tim bisnis Anda. Contohnya: CTA ke Kontak Redcomm yang bisa Anda temukan pada banyak konten di situs web ini.

2. Konten Berkualitas

Di dalam situs web maupun pada bagian blog perlu ada konten yang menjadi sumber informasi, pengetahuan, atau yang sekaligus memandu audiens menuju ke halaman landing page, misalnya.

Konten yang berkualitas tinggi adalah kunci untuk menarik perhatian prospek. Bentuknya bisa berupa artikel, panduan, infografis, atau video yang memberikan solusi atas masalah atau pertanyaan yang sering diajukan oleh target audiens.

Selain itu, pastikan konten Anda bermanfaat, memang relevan dan wajib pula informatif. Ingat, content is king, yang bisa mendatangkan lebih banyak audiens ke website dan membuat mereka mengenal bisnis Anda.

Lalu, konten seperti apa yang bisa Anda sediakan di website sebagai bagian dari inbound lead generation? Coba cek beberapa di antaranya dari artikel berikut:

3. SEO (Search Engine Optimization)

Search Engine Optimization atau SEO adalah teknik penting dalam inbound lead generation. Sebab, penerapan teknik SEO yang tepat dan benar dapat mengoptimalkan konten web sehingga muncul di halaman mesin pencari.

Semakin tinggi posisi dan peringkat konten di halaman pencarian, seperti Google, semakin besar peluang Anda mendapatkan audiens yang masuk dan berkunjung ke situs web Anda.

4. SEM (Search Engine Marketing)

Selain SEO, Anda dapat menggunakan SEM atau Search Engine Marketing sebagai cara lain untuk meningkatkan visibilitas bisnis Anda di mesin pencari. Ini melibatkan penggunaan iklan berbayar, seperti Google Ads untuk menjangkau prospek yang lebih luas.

Agar penerapan SEM bisa memberikan hasil yang signifikan dan tidak over budget atau malah membuat Anda rugi, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu dengan tim dari digital marketing agency Jakarta terpercaya yang sudah berpengalaman. Misalnya, Anda menghubungi Kontak Redcomm.

5. Konten Video atau Webinar

Konten video menjadi salah satu bentuk konten yang semakin populer di era digital ini. Sedangkan webinar atau seminar daring adalah acara yang diselenggarakan secara online di internet. 

Dengan membuat video informatif atau menyelenggarakan webinar, kemudian menayangkannya di situs web dan disertai CTA yang menarik, potensi mendapatkan banyak leads juga semakin terbuka lebar.

6. Social Media Marketing

Dengan membangun kehadiran yang kuat di platform media sosial yang relevan bagi bisnis, Anda dapat berinteraksi dengan prospek potensial secara langsung. 

Social media marketing dapat menjadi alat yang efektif untuk membangun hubungan dengan pelanggan, menghasilkan leads potensial, dan mengukur hasil pemasaran dengan lebih baik.

Ulasan lengkap mengenai social media marketing bisa Anda baca di sini:

7. Penggunaan CTA (Call to Action)

Call to Action (CTA) adalah elemen penting dalam inbound lead generation. Jadi, Anda perlu menyusun dan membuat strategi yang efektif dalam penggunaan CTA di semua konten untuk mendorong audiens melakukan tindakan tertentu yang Anda sarankan.

Beberapa tindakan yang umum untuk mengarahkan audiens, misalnya: 

  • CTA dalam bentuk tombol “Read More”, “Beli Segera”, dan sebagainya.
  • Tombol CTA yang berisi ajakan untuk mendaftar.
  • Formulir pemesanan produk.
  • Tombol subscribe berlangganan email marketing.

Outbound Lead Generation dan Jenisnya

Di sisi lain, outbound lead generation adalah upaya aktif untuk mendapatkan target leads yang potensial dengan cara mengirimkan pesan atau tawaran langsung. 

Metode ini memang tampak lebih agresif, namun jika dilakukan dengan cerdas, hasilnya jauh lebih menjanjikan dan lebih efektif. Berikut adalah beberapa jenis teknik dalam outbound lead generation:

1. Email Marketing

Mengirimkan email marketing pada daftar kontak yang relevan adalah salah satu cara paling umum dalam outbound lead generation. Email yang menarik dan relevan dapat mendorong prospek untuk berinteraksi dengan bisnis Anda.

2. Telepon

Melakukan panggilan telepon langsung kepada calon leads potensial juga menjadi cara lain untuk mendapatkan perhatian mereka secara langsung. Penting untuk memiliki skrip yang baik dan tim yang terlatih agar tidak mengganggu calon konsumen.

3. Undangan ke Event

Agar dapat membangun hubungan lebih baik, Anda bisa membuat event offline atau online. Kemudian, undang calon prospek ke acara tersebut untuk memberi mereka kesempatan mengenal bisnis Anda lebih baik.

4. Press Release

Mengirimkan press release kepada media dan situs berita industri dapat membantu meningkatkan eksposur bisnis. Berita positif tentang bisnis Anda dapat menarik perhatian prospek potensial.

5. Direct Mail

Mengirimkan materi promosi langsung ke alamat rumah calon prospek masih menjadi metode yang efektif, terutama dalam consumer good

Namun, penting untuk menjalankannya dengan etika dan mematuhi hukum privasi untuk memastikan hubungan yang positif dengan pelanggan tetap terjaga dengan baik.

6. Referral

Mendapatkan referensi dari pelanggan atau mitra bisnis yang puas bisa Anda coba demi mendapatkan lebih banyak lead potensial. Orang cenderung lebih percaya rekomendasi dari sumber yang mereka kenal.


Jadi, apakah Anda lebih suka menarik prospek secara pasif melalui konten berkualitas dan SEO, atau lebih memilih pendekatan aktif dengan email marketing dan menelepon secara langsung? Pilihan ada di tangan Anda. 

Namun sebelum menentukan pilihan, satu dari 2 kategori lead generation di atas, coba baca dulu cara lain untuk mendapatkan leads pada artikel selanjutnya yang berjudul: Cara Menarik Leads Berkualitas Terbaru dan Terkini.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER