knowledge
MENU
SEARCH KNOWLEDGE
Bisnis Lambat Ber...

Bisnis Lambat Berkembang? Coba Cek Sudah Efektifkah Riset Pasar yang Anda Lakukan!

05 Apr  · 
4 min read
 · 
eye 11.651  
Analisis Data

Cara Riset Pasar Yang Efektif

Riset pasar adalah salah satu poin penting dalam perencanaan bisnis yang tidak boleh Anda abaikan, baik Anda sebagai pebisnis pemula maupun pemilik bisnis yang sudah eksis.

Bahkan proses riset pasar perlu Anda lakukan secara berkala untuk terus memantau dan menganalisis target pasar, strategi pemasaran, inovasi produk, dan lain-lain.

Nah, pertanyaannya sekarang, bagaimana cara melakukan riset pasar yang efektif, efisien, dan tepat sasaran? Bukankah riset pasar merupakan aktivitas yang kompleks dan mahal?

Untuk bisa menjawab pertanyaan ini, Anda harus memahami terlebih dahulu apa arti dari riset pasar, jenis, dan cara melakukannya.

Pengertian Riset Pasar

Riset pasar adalah proses pengumpulan dan analisis data untuk memahami kebutuhan, preferensi, dan perilaku target konsumen.

Beberapa alasan pentingnya melakukan riset pasar karena proses ini akan sangat membantu Anda sebagai pemilik bisnis untuk:

  • Menentukan strategi pemasaran.
  • Merencanakan kegiatan promosi yang tepat sasaran.
  • Inovasi produk.
  • Anda jadi bisa menentukan harga produk yang kompetitif.

Tips Melakukan Riset untuk Menentukan Target Pasar

Berdasarkan pengalaman Redcomm sebagai digital marketing agency Indonesia yang berkantor di Jakarta, cukup banyak bisnis yang gagal karena tidak adanya kebutuhan pasar terhadap produk mereka.

Oleh karena itu, riset pasar menjadi langkah krusial yang perlu pemilik bisnis lakukan agar bisnis bisa terus memenuhi kebutuhan, preferensi, dan ekspektasi pasar.

Bahkan hasil penelitian riset pasar menggunakan FGD, misalnya, bermanfaat untuk membangun strategi pengembangan bisnis yang efektif.

Nah, cara melakukan riset pasar yang efektif bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Menentukan Tujuan Utama Riset Pasar

Sebelum memulai riset pasar, Anda perlu menentukan tujuan utama dari riset yang mau Anda lakukan terlebih dahulu.

Beberapa tujuan utama riset pasar perlu benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, misalnya:

  • Mengetahui apakah produk atau layanan yang Anda sediakan memiliki permintaan di pasar.
  • Menentukan segmentasi audiens yang paling potensial dan akan menjadi pelanggan loyal bisnis Anda.
  • Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan.
  • Menganalisis tingkat persaingan dalam industri yang Anda pilih, termasuk mengenali siapa saja yang menjadi kompetitor.

Kalau Anda sudah menentukan tujuan dari riset pasar sejak awal, maka bisnis bisa lebih fokus dalam mengumpulkan data yang relevan dan menggunakannya untuk strategi yang lebih efektif.

2. Jenis Riset Pasar yang Digunakan

Dalam salah satu artikel yang dipublikasikan oleh Harvard Business Review, ada penjelasan mengenai pentingnya menggunakan jenis riset pasar yang tepat sesuai kebutuhan bisnis.

Hal ini karena akan mempengaruhi hasil dari segmentasi pasar yang Anda lakukan, bahkan dampak selanjutnya juga akan mempengaruhi Return on Investment (ROI) usaha.

Saat ini, ada empat jenis riset pasar dengan tujuan berbeda yang bisa Anda gunakan, di antaranya:

  • Riset pasar untuk pengujian produk, yaitu proses pengumpulan data dan analisis untuk mengetahui apakah produk memenuhi kebutuhan pelanggan sebelum diluncurkan secara luas.
  • Riset segmentasi pasar, yaitu aktivitas yang sistematis dan terstruktur untuk mengidentifikasi kelompok pelanggan berdasarkan demografi, perilaku, atau psikografi mereka.
  • Analisis kepuasan pelanggan, sangat berguna untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk atau layanan.
  • Riset harga, aktivitas riset yang berfokus untuk menentukan harga yang paling optimal berdasarkan daya beli konsumen dan harga kompetitor.

Keempat faktor di atas sudah selayaknya Anda pertimbangkan secara matang agar implementasi strategi bisnis Anda sesuai dengan kebutuhan pasar.

Tentunya cara ini akan berdampak positif bagi proses pengembangan bisnis berjalan lebih lancar.

3. Penentuan Metode Pengumpulan Data

Ada berbagai metode yang bisa Anda gunakan dalam pengumpulan data riset pasar. Beberapa di antaranya, yaitu: 

  • Analisis data kuaӏіtatіf, data berbentuk opini atau deskripsi yang dikumpulkan melalui wawancara atau focus group discussion (FGD).
  • Data kuantitatif, yaitu proses mengumpulkan data berbasis angka melalui survei atau analisis statistik.
  • Survei adalah metode mengumpulkan data yang bisa Anda lakukan secara online menggunakan Google Forms atau platform survei lainnya.
  • Wawancara, proses wawancara dengan pelanggan atau ahli industri untuk mendapatkan insight yang lebih detail mengenai kebutuhan dan preferensi audiens.
  • Focus Group Discussion (FGD), yaitu diskusi kelompok kecil untuk mengumpulkan pendapat dan perspektif mengenai produk atau layanan.
  • Observasi pasar merupakan metode pengumpulan data dengan cara mengamati tren di industri atau perilaku pelanggan di lapangan.
  • Uji produk (product testing) bisa Anda lakukan dengan cara memberikan sampel produk gratis kepada calon pelanggan dan mendapatkan umpan balik langsung.
  • Analisis data sekunder juga bisa Anda lakukan, yaitu menggunakan data yang telah tersedia dari laporan industri, jurnal penelitian, atau publikasi lainnya.

Kenapa sih mengumpulkan data secara online penting? Jawabannya seharusnya Anda sudah paham, bahwa konsumen era digital saat ini sudah sangat terbiasa melakukan riset juga secara online terlebih dahulu sebelum membuat keputusan pembelian. 

Jadi mau tidak mau mengumpulkan data digital perlu Anda lakukan sesegera mungkin ya.

4. Sumber Pengumpulan Data yang Akurat

Sumber pengumpulan data dapat dilakukan secara acak atau simultan dan secara keseluruhan. Pastikan Anda memilih sumber data yang relevan dan sesuai dengan target pasar untuk merepresentasikan tujuan bisnis yang Anda rencanakan. 

Misalnya, jika ingin mengembangkan produk untuk wanita dewasa, tidak mungkin Anda memilih data responden dari para remaja atau pria, kan?

Prinsipnya, memilih sumber pengumpulan data asal-asalan hanya akan menghasilkan strategi bisnis yang buruk.

Agar hasil riset pasar yang Anda lakukan dapat mengumpulkan data yang akurat dan relevan, coba gunakan sumber data kredibel, seperti:

  • Sumber data primer, yaitu data yang dikumpulkan langsung dari target pasar melalui wawancara, survei, atau FGD.
  • Sumber data sekunder, yaitu data yang diambil dari laporan industri, publikasi riset, dan situs web terpercaya seperti Statista, McKinsey, dan Harvard Business Review.
  • Sumber data online yang bisa Anda dapatkan dari Google Trends, media sosial, dan ulasan pelanggan di platform e-commerce.
  • Menggunakan consumer insight dari data Facebook.
  • Punya benchmark digital marketing menggunakan data sendiri.
  • Data dari tiga tipe audience data yang penting dalam digital marketing.

5. Menganalisis Data Riset Pasar

Setelah data terkumpul, langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah melakukan analisis data demi mendapatkan insight yang bisa Anda tindaklanjuti.

Beberapa metode analisis yang umum digunakan, antara lain:

  • Analisis data kualitatif bisa menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk memahami posisi bisnis di pasar.
  • Analisis tren pasar dengan melihat perubahan pola konsumsi dalam beberapa tahun terakhir.
  • Analisis persaingan dengan membandingkan keunggulan kompetitif produk atau layanan dengan kompetitor.
  • Customer persona dengan membuat profil pelanggan berdasarkan hasil data yang dikumpulkan.

6. Rekomendasi dari Hasil Riset Pasar

Rekomendasi apa yang cocok dengan seluruh data yang telah Anda analisis? Perencanaan dan pengumpulan data yang Anda lakukan tidak akan ada gunanya jika tidak ada rekomendasi tentang apa yang harus dilakukan. 

Oleh karena itu buatlah rekomendasi strategis untuk pengembangan bisnis berdasarkan analisis data yang sudah Anda lakukan, misalnya:

  • Hasil analisis menunjukkan adanya kekurangan pada produk yang Anda tawarkan, segera lakukan penyesuaian untuk memperbaiki kekurangan tersebut.
  • Pada produk laris terdapat data yang menunjukkan pelanggan menyukai fitur tertentu dari produk, optimalkan fitur tersebut.
  • Jika harga produk tidak sesuai dengan daya beli target pasar, pertimbangkan strategi harga yang lebih kompetitif.
  • Persaingan di pasar terlalu tinggi, maka Anda bisa mempertimbangkan untuk mencari segmen pasar baru, mengganti kemasan produk yang sesuai kebutuhan agar bisa memenangkan pasar, dan sebagainya.

Pada intinya, Anda perlu tahu dan memiliki perencanaan yang jelas mengenai tindakan selanjutnya yang harus dilakukan berdasarkan hasil analisis data.

Meskipun telah mempelajari langkah demi langkah dalam melakukan riset pasar ini, pasti akan ada beberapa kesalahan yang terjadi.

Namun, hal tersebut bukan masalah dan merupakan sesuatu yang wajar. Seiring berjalannya waktu, penelitian yang dilakukan akan membantu Anda menentukan target pasar secara tepat.

Menggunakan Jasa Digital Agency Jakarta untuk Riset Pasar

Ada cara yang lebih mudah dan praktis untuk melakukan riset pasar secara lebih efektif dan tepat sasaran, terutama kalau Anda merasa riset pasar terlalu kompleks.

Bekerja sama dengan digital agency Jakarta bisa menjadi solusi praktis, sebab tim profesional dari digital agency dapat membantu dalam:

Salah satu digital marketing agency Jakarta yang bisa Anda hubungi adalah Redcomm group dengan klik Kontak Redcomm.

Untuk diketahui, Redcomm merupakan Integrated Impact Driven Digital Agency yang telah berdiri lebih dari 17 tahun di Indonesia. 

Hingga saat ini, Redcomm telah menangani lebih dari 500 perusahaan dari seluruh Indonesia, dengan berbagai kategori produk dan segmen pasar yang bervariasi. 

Redcomm selalu memberikan strategi marketing digital yang menghasilkan market winning dan award winning campaign bagi klien.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER