Riset pasar menjadi salah satu proses penentu kesuksesan sebuah bisnis. Kegiatan ini berisi serangkaian proses sistematis dalam mengumpulkan data dan fakta di lapangan, melakukan analisis, menafsirkan informasi terkait target, konsumen, pesaing, hingga untung rugi secara keseluruhan. Fungsinya, untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai kemajuan bisnis di saat ini, yang kemudian hasil dari analisisnya untuk menyusun rencana pengembangan bisnis di masa depan. 

 

Cara Melakukan Riset Pasar Menggunakan FGD

Riset dapat dilakukan dengan berbagai macam metode. Salah satu metode paling mudah dilakukan adalah Focus Group Discussion (FGD). Metode ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis semua aspek yang dibutuhkan oleh masyarakat dari perusahaan, sekaligus untuk mengumpulkan informasi terkait pergerakan yang dilakukan kompetitor. Nanti setelah proses analisis selesai, maka perusahaan bisa menyusun rencana baru dan melakukan inovasi terkait bisnis yang lebih tepat sasaran, baik secara produk, jasa, maupun layanan, sehingga kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan baik. 

 

Metode FGD adalah metode analisis yang dilakukan dengan membuat grup diskusi. Kelompok ini biasanya terdiri dari 15 orang atau lebih, tergantung banyaknya orang yang berminat mengikuti diskusi tersebut. Nanti di setiap kelompok diskusi, harus ada satu moderator, peneliti dan responden. 

 

 

Apa yang Didapatkan dari Metode Riset dengan FGD?

  1. Merumuskan Semua Masalah yang Ada

Tahap pertama riset pasar menggunakan metode FGD adalah merumuskan masalah. Maksudnya, hal pertama yang akan dibahas pada forum mengenai masalah yang banyak dihadapi masyarakat, kemudian dibahas pula solusi seperti apa yang cocok untuk menyelesaikan masalah tersebut. Artinya, jika tidak ada masalah tentu tak perlu ada pembahasan, apalagi sampai mencarikan solusi, kan?

 

Jadi, tentukan masalah yang paling banyak dihadapi masyarakat dengan cara mengambil sampel dari peserta yang hadir di forum diskusi. Pembahasan mengenai masalah ini menjadi penting karena nanti menjadi penentu langkah-langkah apa yang harus dilakukan sekaligus sebagai bahan masukan untuk melakukan inovasi selanjutnya. 

 

  1. Desain dan Sampel Penelitian

Setelah membahas jenis masalah dalam forum FGD, selanjutnya menentukan desain dan sampel penelitian. Jenis sampel yang digunakan akan menentukan jenis kelompok yang perlu dihadirkan dalam forum. Biasanya, peserta kelompok yang hadir bisa dari sekelompok orang dengan minat yang sama atau justru dengan minat berbeda.

 

 

Salah satu hal penting dalam penentuan kelompok FGD adalah melihat keterwakilan dari jenis sampel yang dipilih. Jangan sampai kelompok yang diikutsertakan dalam diskusi tak mewakilkan kondisi pasar secara keseluruhan atau tidak relevan dengan tujuan yang ingin dicapai. Upayakan, peserta yang bisa ikut juga memiliki latar belakang dan sudut pandang yang beragam, sehingga hasil FGD bisa memberi masukan atau solusi dari berbagai sudut pandang. 

 

  1. Pengumpulan Semua Data yang Diperlukan

Berbeda dengan metode riset pasar lainnya, FGD menemukan data berdasarkan diskusi antar kelompoknya. Diskusi ini biasanya dipimpin oleh seorang moderator yang berfungsi sebagai pemimpin jalannya diskusi. Selain itu, terdapat juga pemantik atau pemateri bertugas untuk membuka obrolan atau sebuah permasalahan.

 

Setelah dipaparkan materi, maka beberapa kelompok nantinya dipersilahkan untuk menyampaikan pendapatnya. Dari pendapat yang dikemukakan inilah dapat tercipta pertukaran informasi serta menganalisis lebih dalam terkait hal paling dibutuhkan. Sehingga didapatkan data akurat dan paling tepat dengan kondisi pasar.

 

 

  1. Penyusunan Data dan Pelaporan

Setelah melalui diskusi panjang, hasil yang didapatkan pastilah ada beberapa solusi. Peran moderator diperlukan pada tahap ini untuk menyampaikan terkait apa saja hal yang disetujui dan tidak disetujui dalam diskusi. Harapannya, seluruh peserta diskusi dapat menerima informasi dan solusi dari pembahasan yang telah dilakukan bersama.

 

Satu hal yang tak boleh dilewatkan dalam melakukan riset pasar adalah menjadikan pelanggan dan pasar sebagai subjek atau tujuan utama. Pasalnya, analisis bertujuan untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh pelanggan, sehingga perusahaan bisa mengukur kemampuan dan merancang langkah-langkah yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.