Dalam pembuatan akun bisnis melalui Facebook, Anda tentunya ingin produk cepat dikenali dan mendapatkan pendapatan yang sesuai target setiap hari. Nah, demi mendapatkan hasil  yang besar, tentu tidak terlepas dari strategi digital marketing serta konten dengan penggunaan iklan tepat sasaran.

 

Untuk meningkatkan kinerja iklan di Facebook, pihak aplikasi Facebook menyediakan fitur pendukung yang bernama Facebook reach & frequency serta auction. Masing-masing fitur ini punya kelebihan yang berbeda.

 

Apa Itu Reach / Jangkauan?

Reach merupakan sebuah fitur di Facebook yang di dalamnya terdapat data seberapa banyak pengunjung melihat iklan yang Anda tayangkan. Fitur ini berbeda dengan fitur impression yang bertugas melihat frekuensi banyaknya iklan yang dilihat kendati satu user sudah masuk beberapa kali melihat iklan yang sama.

 

Jadi, untuk reach ini, ketika ada 3 pengunjung yang datang melihat iklan Anda sebanyak 10 kali, maka dinilai reach tetap 3. Berbeda dengan impression yang akan menilai jumlah iklan yang dilihat, yakni 10 kali, kendati hanya 3 orang saja yang sebenarnya melihat iklan tersebut. Dengan kata lain, reach dan impression memiliki perbedaan dalam perhitungan jumlah kunjungan pada iklan. 

 

 

Apa Itu Frequency / Frekuensi?

Frequency adalah fitur Facebook yang berdampingan dengan reach. Fungsinya untuk melihat rata-rata pengunjung yang datang. Sebagai contoh gambaran umum, Anda memasang iklan dan mendapatkan jumlah pengunjung 5 kali dalam sekali tayang untuk 1 orang. Maka, nilai frequency-nya adalah satu karena dirata-ratakan.

 

Tujuan Reach dan Frequency Disisipkan Menjadi Fitur Facebook

Tujuan dibuatnya kedua fitur tersebut adalah untuk menilai seberapa banyak pengunjung yang datang dan melihat iklan yang ditayangkan. Artinya, Anda bisa menganalisis menggunakan kedua fitur tersebut mengenai kualitas dari konten yang ditayangkan, apakah mampu menarik perhatian target market atau tidak. Jika konten berkualitas dan menarik, tentu saja akan banyak kunjungan yang berakhir pula dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang melihat konten yang diiklankan tersebut. Sebaliknya, jika kunjungan sedikit maka bisa jadi konten yang Anda buat kurang menarik, atau sasaran target market belum tepat. 

 

Adanya kedua layanan ini, juga dapat membantu Anda menetapkan anggaran iklan yang sesuai, sekaligus menghitung apakah dengan anggaran iklan tersebut bisa membantu Anda mencapai target dari media sosial campaignyang Anda buat.

 

 

Mengenal  Fitur Auction

Auction adalah fitur yang berfungsi untuk memberikan hasil perkiraan jumlah pengunjung yang datang pada iklan yang Anda buat. Karena tugasnya memprediksi angka user atau audiens yang datang, maka perkiraan naik turunnya belum pasti diketahui. Dengan demikian, fitur ini hanya sebatas perkiraan kasar jumlah pengunjung yang datang melihat iklan. 

 

Fitur ini memang kurang efektif dalam mengetahui jumlah pasti kunjungan pada iklan, tetapi nilai perkiraan yang muncul sebenarnya bisa membantu Anda untuk menghitung ulang terkait budget iklan yang Anda alokasikan. Anda juga bisa mengoreksi iklan yang ditampilkan, apakah sudah sesuai dengan keinginan pengunjung atau belum.

 

Lebih Efektif yang Mana?

Apabila ditanyakan lebih efektif mana antara Facebook reach & frequency atau auction, maka jawabannya tergantung dari tujuan bisnis Anda. Artinya, ketika sebuah produk iklan tayang dan mendapatkan respons cukup baik, Anda bisa menjalankan pengelolaan bisnis lanjutan tanpa perlu membenahi kualitas iklan. 

 

Sebaliknya, apabila jumlah pengunjungnya kurang dari harapan (berdasarkan hasil yang ditampilkan fitur auction), maka Anda perlu membenahi atau memperbaiki tayangan iklan agar pengunjung yang datang semakin tinggi. 

 

 

Pada kasus yang berbeda, ketika jumlah pengunjung yang datang melihat iklan Facebook Anda tinggi, maka Anda hanya perlu melihat detail angka nyata yang tampil pada fitur reach and frequency.

 

Fitur keduanya sama penting dalam pengelolaan jumlah pengunjung yang melihat iklan di Facebook. Sederhananya, fitur auction untuk melihat taksiran jumlah pengunjung agar lebih maksimal dalam beriklan, sedangkan fitur reach and frequency untuk melihat jumlah riil pengunjung yang datang. Dan dari fitur reach and frequency ini, Anda bisa mengambil keputusan selanjutnya, apakah perlu melakukan perbaikan konten yang diiklankan ataukah tidak, termasuk menyesuaikan kembali anggaran belanja iklan. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan konsumen premium atau pelanggan potensial.