Salah satu hal yang penting setelah berakhirnya sebuah campaign adalah membuat report atau laporan atas kegiatan yang telah dijalankan. Mengerjakan report campaign memang tidak mudah karena banyak data berupa angka dan grafik yang harus dilampirkan. Lantas, mengapa membuat laporan campaign dengan visibilitas tinggi dikatakan esensial?

 

Cara Membuat Report Campaign dengan Visibilitas Tinggi

Laporan campaign berguna untuk menganalisis performa campaign yang telah dijalankan, mengukur keberhasilan campaign tersebut, dan jembatan untuk menentukan strategi yang lebih akurat dalam merancang dan mempersiapkan campaign selanjutnya. Walau berisi banyak data, report campaign harus disusun dengan rinci dan mudah dipahami. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membuat report campaign dengan visibilitas tinggi. 

 

 

  1. Template Report Campaign

Hal pertama yang harus Anda lakukan saat menyusun report campaign adalah membuat template terlebih dahulu. Template menjadi blueprint atau cetak biru dengan format tertentu yang akan memudahkan Anda mengatur data secara sistematis. 

 

Template ini bisa Anda gunakan kembali ketika membuat report campaign selanjutnya. Hal penting yang harus Anda lakukan, menyalin dan memperbaharui informasi sesuai dengan campaign yang dijalankan. Buatlah template yang sederhana yang berisi poin-poin penting saja.

 

  1. Report Campaign dengan Format yang Lebih Menarik

Format report campaign tidak baku. Anda bisa membuatnya sesederhana mungkin, namun tetap mengedepankan ketepatan data yang disajikan. Anda bisa pula menambahkan infografis atau bahkan laporan data secara langsung dengan tampilan yang lebih nyata jika diperlukan. 

 

Untuk hal ini, sesuaikan laporan yang Anda buat dengan apa yang diharapkan oleh klien Anda serta hasil seperti apa yang mereka inginkan. Jika klien menginginkan laporan yang singkat, namun jelas, maka Anda bisa menyajikan dengan format infografis. Menggunakan format infografis ini tentu akan semakin memudahkan klien membaca hasil report campaign.

 

  1. Sajikan Data secara Jelas dari Halaman Cover

Banyak orang yang beranggapan cover dari sebuah buku akan menunjukkan isi di dalamnya. Begitu juga dengan sampul laporan campaignyang akan Anda susun. Tugas Anda adalah membuat halaman cover semenarik mungkin. Anda bisa menyajikan judul yang jelas dan ringkas, gunakan warna, font tulisan, serta gambar yang sesuai untuk memberikan kesan pertama yang baik bagi para pembaca. Hindari menggunakan font yang berlebihan dan kombinasi warna yang terlalu banyak.

 

 

  1. Jangan Terlalu Banyak Teks

Report campaign yang hanya berisikan teks tentu akan membosankan dan membuat pembaca tidak tertarik dengan report campaign yang Anda buat. Oleh karena itu, Anda perlu memberikan animasi, grafik, foto, dan elemen desain lain agar mudah dipahami dan lebih menarik. Dengan menambahkan elemen-elemen tersebut, report campaign Anda terlihat lebih ringkas dan mudah dicerna.  

 

  1. Sertakan Informasi Penting

Report campaign yang baik adalah yang bisa menyajikan data dan informasi dengan tepat pada saat bersamaan. Jangan lewatkan informasi penting yang didasari data valid. Hal-hal yang perlu dimasukkan dalam laporan adalah tujuan campaign, performa,data analisis, dan hasil observasi strategi mana yang berhasil dan mana yang tidak berhasil. Hasil pantauan ini sangat penting untuk perbaikan campaign selanjutnya.

 

  1. Buat Visualisasi Data

Visualisasi adalah salah satu cara berkomunikasi yang paling efektif. Untuk itu, buat report campaign Anda semenarik mungkin, namun tetap mudah dipahami. Tambahkan konten visual dan konversikan data campaign ke dalam infografis, grafik, bagan, atau diagram pie. Visualisasi yang baik akan menampilkan data yang in brief (singkat, padat, dan jelas). 

 

Sebaliknya, data yang hanya berisikan kalimat akan terlihat membosankan dan informasi yang disampaikan terlalu banyak. Sementara itu, penggunaan bagan atau grafik bisa membantu menunjukkan apakah campaign yang sudah dijalankan memiliki kinerja yang bagus. Selain memberikan angka pada bagan atau grafik yang Anda buat, jangan lupa untuk memberikan label pada data dengan benar agar informasi penting tidak terlewatkan oleh pembaca.

 

  1. Perhatikan Margin Report Campaign yang Anda Buat

Jangan sampai Anda membuat report campaign yang memenuhi halaman. Hal ini justru membuat laporanAnda terlihat lebih berantakan. Pastikan jarak spasi tulisan yang ada di report campaign tidak terlalu dekat. Begitu pun dengan gambar, usahakan meletakkan gambar di tempat yang tepat, tidak terpotong saat dicetak, dan tidak berlebihan.

 

 

  1. Tambahkan Icon, Gambar, dan Ilustrasi

Anda bisa menyajikan laporan kampanye yang telah selesai diselenggarakan dengan menyertakan icon, gambar atau ilustrasi pendukung lainnya. Jika membuat dengan cara digital, Anda bisa lebih kreatif lagi untuk menyertakan video ataupun GIF. Tambahan element yang dianggap perlu akan membuat laporan Anda semakin interaktif. Namun, perlu diperhatikan lagi untuk tidak menyertakan animasi atau gambar yang tidak berhubungan dengan report campaign Anda. Hal ini dapat membuat bingung para pembaca dan malah tidak fokus dengan informasi yang penting.

 

  1. Cantumkan Merek Report Campaign Anda

Agar report campaign Anda terlihat lebih profesional, Anda bisa menggunakan warna brand, font, dan logo. Hal ini juga dapat memberikan informasi bahwa laporan tersebut milik Anda.

 

Nah, Anda sudah tahu bagaimana tips membuat report campaign agar mudah dipahami. Mulai praktikkan dari sekarang dan terapkan tips pada artikel ini agar report campaign yang Anda buat memiliki visibilitas yang tinggi, sehingga memudahkan Anda untuk mengetahui hasil dari kampanye yang telah dijalankan.