Menjalankan bisnis, apalagi dalam bentuk bisnis online, tentu membutuhkan kemampuan dan pengetahuan terkait dunia digital dan bagaimana memanfaatkan media promosi online secara lebih baik. Namun sebelumnya, Anda perlu pula melakukan perencanaan, mendapatkan ide terbaru untuk target marketing sosial media tepat sasaran, dan penentuan target market yang hendak Anda bidik.

 

Pentingnya Target Market

Target market adalah proses pengelompokan audiens dalam beberapa segmen atau kategori, bisa dari usia, minat, profesi, latar belakang pendidikan, behaviour, perilaku berbelanja, dan sebagainya. Nantinya, pengelompokkan segmen ini perlu diolah dan dianalisis sehingga Anda bisa menentukan segmen mana yang paling sesuai dengan karakteristik bisnis Anda.

 

Penentuan target market akan sangat berguna bagi Anda yang menjalankan bisnis online, supaya Anda bisa tahu model promosi dan pemasaran seperti apa yang bisa Anda terapkan. Selain itu, penerapan strategi digital marketing yang Anda lakukan juga bisa lebih terarah dan sesuai dengan karakteristik calon  pelanggan potensial. Di sisi lain, Anda sebagai pemilik usaha, juga bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dan menyediakan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan maupun minat mereka, termasuk penentuan harga produk dan layanan.

 

 

Bagaimana kalau Anda tidak melakukan target marketing? Maka kemungkinan produk tidak bertahan lama di pasaran dan sulit pula terjadi peningkatan penjualan. Hal ini terjadi, karena orang-orang hanya membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. 

 

Dengan kata lain, penentuan target dalam pemasaran membantu Anda untuk menemukan calon pelanggan potensial yang akan membeli produk Anda. Misalnya, jika target pemasaran adalah wanita berusia 20 tahunan atau anak muda, maka Anda bisa mengiklankan produk yang sesuai dengan tren di kalangan anak muda, lalu dipublikasikannya di media sosial yang penggunanya anak muda, seperti di Instagram, Facebook, atau TikTok. 

 

Cara Menentukan Target Pasar

Banyak pebisnis yang tidak menguasai target marketing, padahal aspek ini sangat penting untuk mendongkrak penjualan. Berikut ini cara mudah untuk menentukan target pasar bagi bisnis Anda.

 

  1. Siapa Calon Konsumen Anda?

Sebelum menentukan target, ketahui siapa orang yang nantinya akan menggunakan produk Anda. Hal ini bisa dilakukan dengan menentukan segmentasi geografi, segmentasi demografi, serta psikologi.

 

Geografi berarti menentukan konsumen berdasarkan tempat pemasaran produk. Demografi yaitu menentukan konsumen berdasarkan usia, jenis kelamin, serta pendapatan. Sementara, psikologi bisa dilakukan dengan menentukan konsumen berdasarkan gaya hidup, minat maupun tingkat pendidikan.

 

 

  1. Memahami Kebutuhan Calon Konsumen

Selain menentukan segmentasi, pebisnis juga harus memahami produk seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Jika Anda berhasil menciptakan produk yang benar-benar dibutuhkan pasar, maka produk itu akan laris, karena sesuai dengan kebutuhan konsumen.

 

  1. Menilai Target Pemasaran

Target dalam pemasaran ditentukan berdasarkan analisis. Jadi tidak sembarang ditentukan. Anda bisa menggunakan insight dari media sosial yang Anda gunakan sebagai media promosi online, misalnya Instagram, Twitter, YouTube, TikTok, dan sebagainya.

 

Selain itu, ada bisnis membuat data analisis berdasarkan insight dari website, seperti jumlah kunjungan, kata kunci yang digunakan, produk paling banyak dilihat, dan sebagainya. Untuk manajemen data atau analisis data, Anda bisa minta bantuan Redcomm, yang berpengalaman dalam melakukan analisis terhadap strategi digital marketing yang diterapkan dan hasilnya. 

 

Selain itu, Redcomm sebagai digital marketing agency Jakarta juga berpengalaman dalam penerapan search engine marketing atau SEM, pemasangan iklan Google ads, jasa SEO, social media campaign, bahkan bisa membantu Anda menghubungkan dengan KOL management.

 

  1. Menentukan Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran disesuaikan dengan calon konsumen yang dituju, sebab strategi itu beraneka ragam. Kesalahan dalam memilih strategi digital marketing akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan, atau angka penjualan tidak sesuai ekspektasi.

 

  1. Melakukan Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui keberhasilan strategi pemasaran serta mengetahui apakah produk Anda benar-benar mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Anda bisa melakukan survei kecil-kecilan terhadap konsumen, atau melakukan metode lainnya.

 

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Mengetahui Customer Market

Ketika Anda sudah mengetahui customer market, karena sebelumnya sudah melakukan riset. Hal selanjutnya yang dilakukan adalah melakukan promosi atau pemasaran melalui media sosial.

 

Instagram atau Facebook menyediakan fitur promosi berupa target marketing. Anda tinggal memasukan karakteristik target berdasarkan usia, jenis kelamin, wilayah, maupun interest

 

Media sosial juga menyediakan analytics yang bisa diolah datanya sebagai report campaign bulanan. Analytics ini juga membantu Anda untuk menentukan target pemasaran yang tepat pada penyelenggaraan social media campaign berikutnya.

 

 

Sales Funnel

Sales funnel merupakan proses mengarahkan calon pembeli yang tertarik dengan produk Anda untuk melakukan keputusan pembelian. Tahapan pertama adalah kesadaran calon pembeli untuk memenuhi kebutuhannya, dengan mencari iklan atau toko online pada website atau platform.

 

Kedua, tertarik atau interest, yaitu calon pembeli mulai tertarik dengan produk Anda, dan mengajukan beberapa pertanyaan seputar produk. Ketiga, keputusan, yaitu calon pembeli akhirnya memutuskan apakah akan membeli suatu produk atau tidak. Keputusan ini biasanya akan terjadi setelah calon pembeli mendapatkan seluruh informasi produk.

 

Keempat, tindakan yang berarti pembeli mantap melakukan pembelian. Terakhir, pembelian yang artinya pembeli siap melakukan transaksi, dengan mentransfer nominal yang tercantum pada platform.

 

Target marketing sangat mempengaruhi kelangsungan bisnis. Oleh karena itu, diperlukan analisis dalam menentukannya. Ingat, pelanggan membeli produk karena mereka memang membutuhkan atau menginginkan produk tersebut. Jadi, Anda harus benar-benar menyediakan produk yang dibutuhkan masyarakat.