Menggali consumer insights dari data Facebook, membidik konsumen premium

Read Time: 6 min

CATEGORY:

Data Driven Marketing


SHARE:

FACEBOOK

TWITTER


RATING:

Pemahaman yang mendalam atau insight tentang konsumen adalah informasi yang sangat berharga bagi pemasar. Berbagai riset konsumen dilakukan untuk mendapatkan insight ini. Tapi tahukah bahwa Facebook menyediakan insights ini? Secara gratis pula. Bayangkan saja, raksasa jaringan sosial itu telah mengumpulkan data penggunanya mungkin sejak satu dekade yang lalu.

 

Dalam artikel ini, kita akan mengulas cara menggali consumer insights dari platform Facebook. Khusus untuk brand yang ingin menjangkau segmen papan atas, konsumen premium, caranya akan kita jelaskan disini. Cukup bermodalkan akun Facebook personal, data-data konsumen itu sudah dalam genggaman kita.

Selanjutnya dari akun personal itu, buatlah Facebook Business Manager (FBM). Akun ini akan membuka berbagai macam tools pemasaran di Facebook. Siapapun bisa membuat akun ini, caranya ada di link ini. Ada dua tools yang akan kita gunakan. Pertama adalah Facebook Audience Insight dan Facebook Ads Manager.

 

Facebook Business Manager Audience Insights

 

Facebook Audience Insight

Melalui Facebook Audience Insight, kita bisa mendapatkan informasi tentang dua kelompok audience. Pertama adalah orang-orang yang terhubung dengan Facebook Page kita. Kedua adalah seluruh orang di Facebook. Pada saat artikel ini dipublikasikan, data menunjukkan di Indonesia ada sekitar 150 juta pengguna yang setidaknya aktif satu bulan sekali --monthly active users. Jumlah ini hampir mencapai seluruh pengguna Internet di Tanah Air.

Ada beberapa filter yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan insights tentang audience tertentu. Filter ini mengikuti cara-cara marketing melakukan segmentasi pasar. Selain memilah secara demografi, kita juga bisa memilah berdasarkan behavior (perilaku) dan psikografis. Berikut ini beberapa filter menarik untuk kita eksplorasi:

 

facebook-business-manager-audience-insights-screen.png

 

Parents: orang tua dengan anak usia tertentu. Misalnya dari bayi hingga 12 bulan, sampai orang tua dengan anak remaja dan anak yang beranjak dewasa (usia 18 tahun - 26 tahun).

Life Events: orang yang sedang mengalami peristiwa penting dalam hidupnya, seperti berulang tahun. Selain itu ada juga data tentang orang-orang yang baru bekerja, jauh dari keluarga, dan menjalani LDR (Long Distance Relationship).

Relationship Status: cukup jelas. Ternyata ada 15 juta pengguna berusia 18 tahun ke atas yang terdeteksi oleh algoritma Facebook sebagai jomblo (single). Sebanyak delapan juta pengguna berusia di atas 24 tahun.

 

data-pengguna-jomblo-facebook-audience-insights.png

  

Insights: Hal-hal paling penting dalam hidup audience

Dari Facebook Audience Insights, kita juga bisa menggali insights tentang hal-hal apa saja yang dirasakan penting bagi target audience kita. Caranya, dengan melihat kategori Page apa saja yang diikuti dan disukai oleh target audience kita dalam Top Categories. Berdasarkan data, hal-hal yang menarik perhatian para jomblo berusia 24 tahun ke atas di antaranya adalah produk, band musik, tempat bersejarah dan merek baju.

 

 audience-insights-top-categories.png

Kita juga bisa mendapatkan insight tentang brand-brand apa saja yang paling disukai, sekaligus dengan seberapa kuat ketertarikan tersebut (Affinity) dibandingkan dengan keseluruhan audience di Facebook.

 

Cara dan Pendekatan Berkomunikasi

Untuk mengetahui bagaimana cara target audience kita berkomunikasi, seperti gaya bahasa dan elemen visual yang menarik, kita bisa mendapatkannya dengan mengintip beberapa Page yang mereka ikuti. Dari Facebook Page tersebut kita bisa mengetahui, apakah Kamu, Anda atau Loe yang lebih tepat untuk menyapa target audience kita. Banyak insights lain yang bisa kita dapatkan dari pengamatan di Facebook Page ini.

Informasi dalam Top Categories dan Page Likes ini bisa berubah-ubah. Daftar Facebook Page yang kita lihat saat ini belum tentu sama dengan apa yang akan kita temukan di bulan depan.

 

Gunakan Multiple Filter

Kita bisa menggunakan beberapa filter sekaligus untuk target audience yang lebih spesifik Misalnya, ada sekitar satu juta jomblo berusia 24 tahun ke atas, dengan pendidikan tingkat universitas, yang hobby-nya travel, dan berbahasa Jawa. 

-facebook-audience-insights-data-pengguna-facebook-berbahasa-jawa.png

 

Simpan Data Audience untuk Kampanye

Setelah mendapatkan insights, simpanlah data audience tersebut untuk kita manfaatkan sebagai targeting filter ketika menjalankan kampanye iklan. Seluruh data audience yang kita simpan, bisa dilihat kembali di fitur Audience dalam Facebook Business Manager.

 

Data dari Facebook Ads Manager

Facebook Ads Manager ini diakses melalui Facebook Business Manager. Sesuai namanya, fungsi utama dari tools ini adalah untuk menjalankan kampanye iklan. Namun kita bisa menggunakannya untuk meriset target audience karena Ads Manager memiliki data behaviour yang lebih lengkap daripada Audience Insights.

Berikut ini beberapa data behaviour yang menarik untuk kita ketahui:

Purchase Behavior, Engaged Shoppers: orang-orang yang gemar belanja online, dilihat dari tindakan mereka yang klik tombol “Shop Now” dalam satu pekan terakhir.

Frequent Traveller: orang-orang yang aktivitas dalam Facebook-nya terindikasi baru kembali dari perjalanan dalam satu pekan terakhir.

Ramadan (Content Engagement): orang-orang yang memiliki engagement menengah hingga tinggi terhadap konten-konten terkait bulan Ramadan, dalam 90 hari terakhir. Filter ini menjadi langganan para pemasar untuk berkampanye selama Bulan Suci tersebut.

Untuk mendapatkan data-data spesifik ini, terlebih dahulu kita perlu membuat “Campaign” walaupun kita tidak akan menjalankannya. Petunjuk langkah demi langkah di link ini menjelaskan caranya membuat campaign dengan objective “Reach.” Data behavior ini akan muncul ketika kita masuk ke pengaturan Audience.

Seperti disini, ada sekitar 49 juta orang yang masuk dalam segmen audience Millennials (berusia 24 tahun - 35 tahun) yang sering melancong. Filter yang kita gunakan adalah Behaviours > Travel > Frequent Travel. Data ini seperti memperkuat riset-riset pemasaran yang menyebutkan bahwa generasi Millennials senang travelling.

 

ads-manager-frequent-traveller.png

Dari Facebook Ads Manager ini kita bisa mengetahui berapa jumlah pengguna Instagram. Caranya dengan memasang filter Placement > Manual Placement > Instagram (untick pilihan placement yang lain). Dari data ini kita bisa mengetahui ada 73 juta pengguna Instagram di Indonesia, atau hampir separuh dari total pengguna Facebook.

 

Potensi Pasar Berdasarkan Wilayah

Data lain yang bisa kita dapatkan adalah estimasi potensi pasar di satu atau beberapa wilayah dalam radius tertentu. Jika digabungkan dengan filter lain seperti Behaviours, hasilnya akan menarik. Lihatlah data di bawah ini. Ternyata dalam radius 2 km dari kantor Redcomm Indonesia, ada 350 ribu orang yang memiliki ketertarikan pada Coffee. Lumayan potensial untuk membuka bisnis minuman kopi delivery.

 

-ads-manager-location-plus-coffee.png

 

Membidik Konsumen Premium

Ada filter yang bisa digunakan untuk mencari data potensi pasar dari konsumen kelas menengah ke atas. Filter tersebut adalah Consumer Classification, yakni “People in Indonesia who prefer mid-value and high-value goods,” atau yang kelas atas saja, yakni “.....high-value goods.”

Data ini tidak hanya bermanfaat bagi brand-brand kategori luxury, tetapi juga yang membidik konsumen dengan daya beli tinggi. Berdasarkan data di bawah ini, ada sekitar 19 juta pengguna yang termasuk konsumen dengan klasifikasi menengah ke atas ini. Sebanyak 9,1 juta di antaranya tergolong papan atas dimana terdapat empat juta dari kalangan ini yang gemar berbelanja (Engaged Shoppers).

Audience Data adalah salah satu dari pilar Digital Marketing. Perkembangan teknologi memungkinkan platform digital seperti Facebook menangkap berbagai sinyal yang kemudian digunakan menyusun profil audience. Tantangannya adalah, dari sekian banyak data audience, mana target audience yang akan kita jangkau terlebih dahulu, dengan biaya yang seefisien mungkin. 

 

-ads-manager-premium-engaged-shoppers.png

 

Semua data-data ini tersedia gratis. Tidak perlu beriklan dulu sebelum bisa mengakses data-data tersebut. Modalnya hanya akun Facebook Personal. Silakan mencobanya, dan share bagaimana pengalaman Anda .

 

PREV
NEXT