Sebagai bagian dari masyarakat yang hidup di era digital, Anda pasti sudah melihat dengan jelas bahwa perkembangan teknologi semakin pesat dan penetrasi internet mengubah banyak sisi kehidupan. Tidak saja di dunia kerja, masalah kebiasaan berbelanja pun ikut berubah. Saat ini, keputusan pembeli atas suatu produk sangat dipengaruhi bagaimana internet berbicara. Maksudnya, media sosial dan Google sering kali dijadikan sebagai acuan, apakah produk yang hendak dibeli itu layak atau tidak? Di sinilah pentingnya memahami cara kerja online reputation management (ORM).

 

Online reputation management (ORM) menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan, terutama oleh Anda yang sedang menjalankan sebuah bisnis. Orang-orang cenderung menghindari produk atau layanan yang memiliki track record buruk. Oleh sebab itu, pastikan Anda telah membangun online reputation management bisnis Anda dengan baik di internet. 

 

Kalau kembali diperjelas, maka pengertian ORM adalah berbagai upaya yang dilakukan demi membangun dan menjaga citra suatu perusahaan dan bisnis di media online, baik itu di Google, Facebook, Instagram, Twitter, portal berita, maupun platform lainnya yang ada di dunia digital.

 

Cara Kerja Online Reputation Management di Berbagai Media

 

 

ORM bisa diterapkan di mana saja dan kapan saja, tergantung media mana yang Anda gunakan untuk menjangkau audiens. Berikut cara kerja ORM di berbagai media yang perlu menjadi pusat perhatian Anda sebagai pemilik bisnis. 

 

  1. Blog

Blog merupakan salah satu media paling ideal untuk mulai membangun reputasi bisnis Anda di internet. Perkenalkan diri Anda sebagai seseorang yang ahli atau memiliki otoritas di bidang tertentu. Anda juga bisa menyebutkan bisnis apa saja yang Anda miliki dan bagaimana Anda menjalankannya.

 

Caranya, cukup dengan posting artikel-artikel menarik secara konsisten mengenai diri Anda atau segala sesuatu yang berkaitan dengan diri Anda. Melakukan posting secara rutin bisa dua kali seminggu atau atur sesuai jadwal Anda. Andaipun Anda sangat sibuk sehingga tidak bisa melakukannya sendiri, Anda bisa meminta bantuan dari jasa digital agency yang akan menghubungkan Anda dengan para konten kreator yang sesuai dengan bisnis Anda. 

 

Ingat, yang perlu Anda lakukan hanya posting artikel yang berkaitan dengan produk bisnis Anda. Sebagai contoh, jika bisnis Anda adalah produk kesehatan, maka posting semua hal yang berkaitan dengan kesehatan, produk Anda yang bisa membantu menjaga daya tahan tubuh, benefit dan konsumsi produk Anda yang disisipkan di dalam artikel terkait, dan sebagainya. 

 

Melalui blog, orang-orang akan mengenal Anda sebagai ahli di bidang produk kesehatan. Artikel yang diterbitkan secara alami juga bisa membantu mempromosikan Anda sebagai seorang profesional di bidang tersebut.

 

  1. YouTube

YouTube merupakan platform yang bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan bisnis Anda dalam bentuk video. Jangan sampai bisnis Anda ketinggalan, karena YouTube sangat bagus dalam membangun sekaligus meningkatkan reputasi online. Apalagi orang-orang lebih menyukai video daripada teks, khususnya video pendek yang langsung to the point.

 

Melalui konten di YouTube, Anda bisa memperkenalkan kepada audiens, bagaimana proses pembuatan produk, pekerjaan hebat di perusahaan, daftar produk yang dijual, sampai testimoni konsumen. Seiring berjalannya waktu, bisnis atau layanan Anda tentu saja akan mendapatkan kepercayaan dari banyak orang.

 

 

  1. Website

Tidak seperti blog yang digunakan untuk mempublikasikan artikel, website lebih cocok sebagai halaman profil perusahaan. Di website, Anda bisa menyertakan berbagai informasi mengenai bisnis Anda dalam bentuk video, foto, salinan produk, infografis, dan berbagai informasi menarik seputar layanan perusahaan.

 

Agar hasilnya maksimal, penting menggunakan jasa SEO supaya website perusahaan Anda tampil di posisi pertama Google. Sebab, cara kerja online reputation management melalui website adalah membangun citra positif di mesin pencari.

 

Setiap ada orang yang mengetikkan nama brand atau layanan Anda di Google, pastikan yang muncul di posisi satu adalah website resmi milik Anda. Otomatis, kesan pertama yang diterima oleh calon konsumen adalah nilai-nilai positif.

 

  1. Sosial Media

Media sosial berpengaruh besar atas reputasi bisnis Anda di dunia online. Hal ini dikarenakan, ada jutaan pengguna yang berkunjung dan “bermain” media sosial. Mereka saling berinteraksi, berkomentar, dan saling mempengaruhi, meski kadang satu sama lainnya tidak saling mengenal dengan baik di dunia nyata. 

 

Instagram, Facebook, Twitter, TikTok, LinkedIn, dan media sosial lainnya, bisa meningkatkan reputasi bisnis secara drastis, seiring banyaknya ulasan positif dari pengguna. Di sisi lain, ulasan negatif juga bisa mempengaruhi citra bisnis secara signifikan dan menciptakan kehancuran.  

 

Dengan pola seperti ini, ada beberapa langkah tepat untuk membangun reputasi baik, yaitu aktif membagikan konten, berinteraksi dengan konsumen, dan rutin mengadakan event mengenai pengalaman positif konsumen selama menggunakan produk.

 

 

Hal yang perlu dipahami, tidak semua orang menyukai produk atau layanan Anda. Pasti dari sekian banyak orang yang puas dengan produk Anda, akan selalu ada komentar negatif. Nah, untuk menanggapinya, silakan beri respons positif. Strategi ini bertujuan untuk membangun citra bisnis Anda sebagai layanan profesional yang mau mendengar apa pun masukan yang diberikan oleh pelanggan Anda, baik yang positif maupun yang negatif. 

 

Ketika Anda berhasil membangun citra yang baik, maka orang akan mudah untuk memilih Anda. Tentunya hal tersebut akan menjadi sebuah keuntungan bagi Anda. Apalagi, jika nantinya Anda akan memperluas jangkauan konsumen atau meluncurkan produk baru, reputasi yang baik di dunia online bisa memudahkan pengembangan bisnis menjadi lebih besar. 

 

Itulah sedikit penjelasan tentang online reputation management dan cara kerjanya di berbagai media. Semoga bisa menjadi pertimbangan Anda dalam mengelola media promosi bagi bisnis yang sedang dijalankan saat ini.