Setiap platform maupun search engine mempunyai algoritma yang berbeda satu sama lain, termasuk Instagram. Algoritma Instagram adalah sebuah teknologi atau parameter yang bisa menentukan konten mana yang banyak dilihat orang setiap kali para pengguna Instagram membuka feed mereka. Algoritma Instagram dibuat menggunakan kecerdasan buatan, sehingga cara menampilkan konten Anda akan terus berkembang. Hal ini penting untuk Anda perhatikan, apalagi saat sedang melakukan digital marketing strategist

 

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk bekerja dengan menggunakan algoritma Instagram. Jika Anda mempelajari parameter algoritma Instagram, hal ini akan sangat berguna untuk meningkat kinerja social media campaign yang dilakukan menggunakan Instagram, karena tujuan dari kampanye pastilah demi bisa terhubung dengan lebih banyak audiens. 

 

Cara Kerja Algoritma Instagram 

Feed setiap pengguna di Instagram sudah diatur agar sesuai dengan algoritma yang telah dibuat Instagram, termasuk akun digital business Anda. Lalu, apa saja yang mempengaruhi cara kerja algoritma Instagram? Ada tiga kriteria yang akan Redcomm uraikan di bawah ini! 

 

  1. Hubungan atau Relationship

Instagram mempunyai misi untuk membuat orang-orang menghabiskan waktu lebih banyak di aplikasi mereka. Oleh karena itu, salah satu algoritmanya menonjolkan postingan dari akun-akun yang sudah saling terhubung atau sering berinteraksi. Jadi, tampilan feed Anda ketika pertama kali membuka Instagram, akan memunculkan postingan dari akun-akun yang terakhir kali berinteraksi dengan Anda, baik interaksi dalam bentuk saling memberi likes, komentar, DM, dan mention, juga tagging.

 

 

  1. Ketertarikan atau Interest

Jika pengguna telah menikmati beberapa postingan sebelumnya, algoritma akan memilih untuk menunjukkan jenis atau tema yang sama kepada pengguna tersebut di sesi selanjutnya. Misalnya, Anda sering memberikan likes, komentar atau melakukan pencarian pada gambar maupun video tentang skincare dan healthy food, maka saat Anda membuka feed, postingan dengan tema tersebut akan kembali muncul di beranda Anda. 

 

  1. Ketepatan Waktu atau Timeliness

Postingan yang lebih baru cenderung mendapat kesempatan lebih besar untuk tampil di feed pengguna, dan aturan ini masih berlaku dalam penerapan algoritma Instagram saat ini. Namun, untuk tetap bertahan di feed utama para followers, Anda harus memiliki konten yang relevan dengan minat mereka. Itulah kenapa, selain harus bisa memilih waktu posting yang tepat, Anda juga perlu mengunggah konten yang diminati followers agar bisa bertahan lama.

 

Selain ketiga kriteria di atas, ada lagi dua kriteria lain yang harus Anda perhatikan, yaitu frekuensi penggunaan dan akun-akun yang Anda ikuti. 

 

8 Tips Bekerja dengan Algoritma Instagram 

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda coba jika ingin memaksimalkan Instagram berdasarkan algoritmanya.

 

  1. Melakukan Posting secara Konsisten

Melakukan posting di Instagram secara konsisten tidak hanya akan membantu Anda lebih mudah dijangkau oleh pengguna lain dan memancing mereka untuk berinteraksi dengan unggahan Anda, tapi juga akan memudahkan akun Anda beradaptasi dengan algoritma yang mereka miliki. 

 

Membuat kalender konten yang baik dapat memudahkan Anda menentukan waktu yang tepat melakukan posting konten terbaru di Instagram, tentunya dengan menyesuaikan pada data insight yang tersedia di akun Anda. Ini berkaitan dengan performa setiap akun yang memang berbeda-beda.

 

 

  1. Analisis Akun Anda 

Jika akun Instagram sudah dialihkan ke akun bisnis atau kreator, Anda akan mendapatkan fitur insight pada akun tersebut. Fitur ini berguna untuk mengetahui konten mana yang berpengaruh pada audiens? Apakah mereka lebih menyukai video atau foto? Berapa banyak kunjungan yang datang dari hashtag

 

Mempelajari data pada akun Anda juga memudahkan pekerjaan Anda dalam mengetahui lebih dalam mengenai audiens yang Anda miliki. Misalnya, mengetahui kapan mereka online, mengetahui dari mana lokasi mereka berasal, hingga usia dan jenis kelamin mereka. Semuanya bisa dibaca dengan mudah pada data yang terdapat di insight..

 

  1. Repost Konten yang Menarik

Setelah memiliki kalender konten yang baik, pekerjaan selanjutnya adalah menemukan konten mana yang menarik bagi followers Anda. Posting ulang konten-konten menarik yang memiliki banyak interaksi. Itu akan sangat membantu akun Anda mendapat lebih banyak kunjungan baru.

 

  1. Berikan Reward pada Audiens

Menghasilkan lebih banyak traffic dan interaksi dalam penerapan strategi digital marketing di Instagram bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dengan memberikan reward kepada audiens. Tidak harus selalu dalam bentuk uang atau barang, Anda bisa memberikan reward dalam bentuk User Generate Content (UGC).

 

Saat ini, ada banyak sekali akun besar di Instagram yang melakukan posting ulang konten dari audiens mereka. Selain untuk menghasilkan konten baru dengan lebih cepat, ini juga akan memberikan kepuasan tersendiri pada orang yang kontennya Anda repost dan membuat hubungan Anda dengan mereka jadi semakin kuat.

 

  1. Berkolaborasi

Jika Anda ingin memperluas jangkauan akun digital business yang Anda miliki, cobalah untuk berkolaborasi dengan influencer di Instagram. Temukan orang yang sesuai dengan audiens Anda agar kolaborasi yang dilakukan bisa saling melengkapi dan memberikan keuntungan atau feedback.

 

  1. Membangun Hubungan yang Berkualitas

Memiliki hubungan yang baik dengan para followers Anda di Instagram dapat membuat akun Anda berkembang dengan lebih cepat. Namun, untuk mendapatkannya tentu ada beberapa cara yang harus dilakukan, seperti mengajukan pertanyaan. Melakukan social media campaign di Instagram memungkinkan Anda untuk bisa membuat Q&A dengan audiens melalui caption maupun story, yang nantinya bisa memberi dampak pada terjadinya peningkatan engagement Instagram.

 

Langkah kedua yang bisa Anda lakukan, memberi respons terhadap pesan yang masuk dari pelanggan, baik melalui direct message maupun kolom komentar. Lakukan dengan cepat dan menggunakan bahasa yang baik. Selain itu, Anda perlu pula berinteraksi dengan akun lain, seperti membeli like atau komentar pada akun pelanggan maupun akun lain yang sesuai dengan tema Anda, selama itu bukan akun kompetitor Anda.

 

 

  1. Gunakan Hashtag yang Tepat

Instagram menggunakan hashtag untuk mengelompokkan jenis konten atau topik pada platform mereka. Maka dari itu, menyematkan hashtag yang tepat pada setiap postingan, akan membuat kesempatan unggahan Anda dilihat oleh pengguna lain jadi lebih besar. Semakin populer sebuah hashtag, artinya semakin banyak juga orang yang mencari atau menggunakan tagar tersebut. 

 

Di saat yang sama, Anda pun harus lebih sering melakukan riset hashtag, sebab ada beberapa hashtag populer yang bisa berpengaruh negatif pada akun Anda, bahkan bisa menyebabkan akun kena banned.

 

  1. Posting pada Waktu yang Tepat

Setiap akun di Instagram memiliki waktu terbaik masing-masing dalam melakukan posting konten terbaru. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mempelajari kebiasaan audiens. Lakukan posting ketika audiens sedang online. Selain berpatokan pada waktu tertentu, Anda juga bisa menyesuaikan dengan kalender konten dan data yang ada pada akun Anda. 

 

Itulah sedikit gambaran sederhana tentang algoritma Instagram dan cara yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan kinerja akun Instagram Anda sebagai salah satu penerapan digital marketing strategist. Mengoptimalkan penggunaan Instagram secara tepat akan sangat membantu bisnis Anda tumbuh dan berkembang di kalangan generasi milenial.