Bagi seorang internet marketer atau pebisnis online pastilah ingin produknya bisa dengan mudah ditemukan di mesin pencari besar seperti Google. Sayangnya, ada jutaan pebisnis yang juga memiliki keinginan yang sama sehingga butuh cara khusus agar produk bisa muncul di SERP engine. Oleh karena itu, Anda perlu mengenal yang namanya digital marketing strategy. Nah, inilah 10 istilah digital marketing yang wajib diketahui para pebisnis online

 

Mengapa Digital Marketing Penting?

Digital marketing lahir dari kebutuhan dan adaptasi perkembangan dunia digital beberapa tahun belakangan ini. Digital marketing adalah semua aktivitas pemasaran yang dilakukan secara digital menggunakan berbagai perangkat pendukung yang terhubung dengan internet, dan meliputi berbagai strategi untuk mengupayakan pemasaran pada target market yang ditetapkan. 

 

Penerapan secara tepat strategi digital marketing akan sangat membantu Anda dalam berkomunikasi dengan calon pelanggan yang sama sekali baru mengenal Anda, atau berkomunikasi dan menjaga interaksi dengan pelanggan yang sudah menjadi pengguna produk dan jasa Anda. 

 

 

Penggunaan perangkat digital marketing perlu dilakukan secara terus menerus dan perlu optimasi berkesinambungan. Oleh karena itu, penting sekali bagi Anda untuk memahami berbagai istilah marketing yang menjadi poin utama sukses tidaknya digital marketing yang Anda lakukan.

 

10 Istilah Digital Marketing yang Harus Diketahui Pebisnis Online

  1. Online Presence

Apa yang dimaksud dengan online presence? Online presence adalah ketersediaan informasi bisnis yang dapat ditemukan secara online, baik melalui mobile atau desktop. Online presence ini memungkinkan pengguna internet di mana pun mereka berada untuk menemukan produk maupun website Anda. Caranya, Anda perlu terlebih dahulu membangun dan meningkatkan keberadaan bisnis Anda di internet. Dengan kata lain, tujuan dari online presence ini adalah membuat calon pelanggan baru bisa "melihat keberadaan Anda" di dunia maya, kemudian mereka mendatangi Anda untuk mencari tahu lebih lanjut. 

 

  1. Lead Generation

Setelah online presence, langkah yang harus dilakukan selanjutnya adalah membuat pengguna internet mengunjungi website Anda. Usaha atau aktivitas yang dilakukan untuk mendapatkan perhatian pengguna internet agar berkunjung ke website Anda sering dikenal dengan istilah lead generation. Lead generation juga bisa diartikan cara yang Anda lakukan untuk menciptakan konversi atau tindakan tertentu dari orang-orang yang berkunjung ke website bisnis Anda, entah mereka mengirimkan email untuk meminta informasi lebih lanjut, hanya mengisi buku tamu, atau langsung menuju ke halaman pembelian untuk melakukan transaksi. 

 

  1. Call to Action (CTA)

Dalam penerapan digital marketing untuk optimalisasi bisnis, ada lagi istilah yang namanya Call to Action (CTA). Call to Action, atau yang selanjutnya disebut CTA, adalah cara yang biasa dilakukan pebisnis online untuk menarik pengunjung melakukan suatu tindakan atau konversi. CTA dapat berupa gambar atau teks yang mendorong lead untuk melakukan apa yang menarik minat mereka. 

 

 

Dengan kata lain, Call to Action (CTA) berfungsi mengakomodasi semua ketertarikan calon pelanggan baru maupun pelanggan loyal untuk melakukan sesuatu demi memenuhi ketertarikan mereka atas apa yang Anda tampilkan, tawarkan, atau yang Anda informasikan bisa memenuhi kebutuhan mereka. Call to Action (CTA) yang dirancang dengan baik bisa secara efektif mendorong calon pelanggan hingga mereka tahu dengan pasti apa sebenarnya yang mereka inginkan dan melihat bahwa Anda mampu memenuhi keinginan mereka tersebut. 

 

  1. Landing Page

Landing page adalah halaman pada website yang secara khusus dibuat untuk tujuan marketing atau kampanye sebuah iklan. Landing page menjadi pintu masuk bagi setiap calon pelanggan yang berhasil menemukan bisnis Anda setelah melakukan klik iklan adword, ad banner, iklan di media sosial, atau jenis iklan lainnya. Di dalam landing page biasanya terdapat berbagai informasi spesifik mengenai brand atau bisnis yang Anda jalankan, layanan yang tersedia, penawaran atau promosi yang sedang berlangsung, spesifikasi produk dan produk unggulan, cara kerja produk dan informasi mengenai produk lainnya, katalog produk, bahkan tombol Call to Action (CTA)

 

  1. Conversion

Conversion atau konversi merupakan sebuah situasi di mana leads melakukan tindakan sesuai dengan harapan dan keinginan Anda sebagai pebisnis dan pemilik brand. Sederhananya, pengunjung yang datang ke website memberikan respons terhadap informasi yang Anda berikan, kemudian merespons pula keberadaan Call to Action (CTA) yang sudah Anda sediakan, entah dalam bentuk permintaan khusus untuk berkomunikasi dan bertemu muka secara langsung, pengiriman email untuk meminta informasi lebih lanjut, atau malah langsung menuju ke halaman pembelian dan melakukan transaksi. 

 

Dari 5 istilah penting dalam digital marketing di artikel ini, apakah masih ada yang membuat Anda bingung? Kalau masih ada, jangan segan hubungi Redcomm untuk berdiskusi. Tim Redcomm telah berpengalaman dalam membantu banyak pebisnis dalam menjalankan digital marketing strategy secara tepat sasaran, berpengalaman dalam branding companies, internet marketing services, menguasai tren digital marketing Indonesia, dan termasuk salah satu best digital agency Jakarta.

 

 

Jika sudah memahami 5 dari 10 istilah digital marketing yang wajib diketahui para pebisnis online, Anda bisa melanjutkan membaca dan mempelajari 10 istilah digital marketing bagian 2.