KNOWLEDGE
MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Affiliate Marketing: Pengertian dan Jenis-jenisnya

17 Mar  · 
1 min read
 · 
122  
Digital Marketing Strategy

redcomm

Apakah yang dimaksud dengan affiliate marketing? Affiliate marketing adalah jenis pemasaran online atau bisnis online yang dalam aktivitasnya melibatkan promosi dan pemasaran produk maupun layanan bisnis. 

Jenis pemasaran ini berkembang pesat di era digital karena dapat membantu pemilik bisnis memasarkan produk mereka sekaligus membuka peluang pendapatan bagi affiliate marketer. Untuk lebih jelasnya, baca artikel Redcomm Knowledge ini sampai selesai, yuk.

Affiliate Marketing Adalah …

Affiliate marketing adalah jenis pemasaran online di mana ada peran para affiliate marketer yang membantu mempromosikan dan menjual produk maupun layanan bisnis dari suatu brand atau perusahaan.

Cara affiliate marketer melakukan promosi dan pemasaran, misalnya memasang link afiliasi yang mereka dapatkan dari advertiser (pemilik bisnis) di situs web, blog, media sosial, maupun cara pemasaran lainnya.

Jika ada audiens (konsumen) yang membeli produk melalui link yang terpasang di situs milik affiliate marketer/publisher tadi, maka mereka akan mendapatkan komisi penjualan.

Jenis-jenis Affiliate Marketing

1. Pay Per Sale (PPS)

Banyak pemilik bisnis menerapkan Pay per Sale (PPS) ini karena lebih menguntungkan. Sebab, pemilik bisnis baru membayar komisi affiliate marketer jika sudah terjadi pembelian. 

Artinya, kalau konsumen hanya melakukan klik pada link afiliasi, namun tidak melakukan tindakan selanjutnya yang diharapkan, maka tidak akan ada pembayaran komisi. Besar komisi pada jenis Pay Per Sale umumnya juga ditentukan oleh pemilik bisnis.

2. Pay Per Click (PPC)

Pada jenis Pay Per Click (PPC), pemilik bisnis harus membayar komisi kepada affiliate marketer ketika ada konsumen yang melakukan klik pada link yang sudah disediakan. 

Namun biasanya, nominal komisi per klik jauh lebih kecil dibandingkan dengan komisi jenis affiliate marketing lainnya.

3. Pay Per Lead (PPL)

Jenis affiliate marketing yang dikenal dengan nama PPL atau Pay Per Lead lebih sering diterapkan pada produk-produk yang memiliki nilai jual tinggi dan targetnya hanya mendatangkan leads sebanyak mungkin. 

Artinya, kebanyakan konversi untuk jenis ini hanya diharapkan sampai pada konsumen mengisi formulir pembelian.

Namun dalam kondisi lain, ada pula advertiser (pemilik bisnis) yang menentukan target konversi berupa sudah terjadi penjualan atau tindakan lainnya. 

Nah, tinggal affiliate marketer menyetujui target konversi tersebut atau tidak. Sebab, komisi pembayaran hanya dilakukan kalau tindakannya sungguh terjadi. 

4. Two-Tier

Two-tier juga merupakan salah satu jenis affiliate marketing yang banyak digunakan pebisnis untuk memasarkan produk maupun layanan bisnis dalam program afiliasi. Jenis afiliasi ini akan jauh lebih menguntungkan bagi Anda sebagai affiliate marketer

Sebab, komisi yang akan Anda dapatkan tidak hanya dari hasil penjualan yang terjadi, namun Anda juga akan mendapatkan komisi dari affiliate marketer lain yang Anda rekrut.

5. Multi-Level Marketing (MLM)

Hampir mirip dengan jenis Two-Tier, jenis MLM pernah berkembang sangat masih di Indonesia. Model pemasaran ini merupakan pemasaran bertingkat di mana Anda sebagai affiliate marketer tidak hanya menjual produk saja, tetapi perlu merekrut sebanyak mungkin affiliate marketing lainnya. 

Komisi yang didapatkan pun akan semakin besar jika Anda memiliki banyak rekruter yang bisa melakukan penjualan ditambah dengan penjualan yang Anda lakukan sendiri.


Program affiliate marketing atau pemasaran berbentuk afiliasi adalah salah satu bentuk pemasaran yang menguntungkan bagi pebisnis, sekaligus bisa menjadi pasif income bagi affiliate marketer. Berminat? Cari tahu lebih banyak mengenai affiliate marketing dari artikel selanjutnya di website ini ya.


RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

RELATED TOPIC