Sekarang ini sudah banyak internet marketer dan pengguna website untuk berbisnis, mengetahui tentang apa itu bounce rate. Namun sayangnya, untuk menurunkan bounce rate mungkin masih menjadi PR yang cukup membingungkan. 

 

Bagi Anda yang masih asing dengan istilah yang satu ini, yang dimaksud dengan rasio pentalan atau bounce rate adalah istilah analitik atau angka yang menunjukkan jumlah pentalan ketika ada pengunjung yang datang dari Google masuk ke salah satu halaman web Anda, tetapi pengunjung tersebut tidak melakukan interaksi apa pun. 

 

7 Tips Menurunkan Bounce Rate yang Bisa Anda Lakukan

Pada artikel sebelumnya yang pernah ditayangkan di Redcomm Knowledge, berjudul Memahami Bounce Rate pada Website sudah dijelaskan pengertian bounce rate dan cara sederhana untuk menurunkan bounce rate. Kemudian, pada artikel berjudul 6 Faktor yang Mempengaruhi Bounce Rate, Anda juga bisa mengetahui faktor-faktor yang jadi penyebab bounce rate

 

Nah, pada artikel kali ini, Anda bisa baca lebih detail cara menurunkan bounce rate, sehingga kinerja website Anda, terutama kalau website tersebut digunakan sebagai website bisnis, menjadi lebih baik dan bisa mendapatkan posisi pada page rank Google.

 

Memang, bounce rate tidak secara langsung digunakan oleh Google sebagai sinyal penentu peringkat.  Meski begitu, jelas Google tetap memperhitungkannya sebagai salah satu faktor yang berhubungan dengan teknik SEO. Maksudnya, tetap ada pengaruh antara kualitas website dengan pemilihan dan penggunaan keyword, keterjangkauan website kepada audiens, peningkatan keterlibatan, pengukuran kepuasan pengguna, dan sebagainya. 

 

Namun setidaknya, kalau Anda mengikuti cara menurunkan bounce rate, Anda bisa meningkatkan lebih banyak kunjungan, memungkinkan peningkatan traffic website, bahkan bisa menaikkan peringkat website Anda di mesin pencari.  

 

Di bawah ini, ada 7 tips menurunkan bounce rate yang bisa Anda terapkan.

 

 

  1. Kecepatan Halaman Tetap Menjadi Kunci Utama

Jika Anda ingin membuat pengunjung situs jadi lebih senang, bagaimana caranya? Pertama dan menjadi tips paling mendasar dalam penerapan teknik SEO, adalah meningkatkan kecepatan halaman pada website Anda. Dan untuk diketahui, baru-baru ini Google pun melakukan update terbaru terkait pentingnya halaman website yang cepat dalam core web vitals, termasuk loading cepat bagi pengguna mobile, dalam hal ini pengguna smartphone dan tablet.

 

Kecepatan website bisa dipengaruhi oleh besar dan halaman image dalam setiap halaman. Maka, Anda perlu memeriksa satu persatu setiap image dan usahakan ukurannya di bawah 100Kb. Selain itu, periksa pula apakah ada plugin atau tools yang terpasang di website Anda dan tidak digunakan. Sebaiknya, plugin dan script-script yang tidak digunakan itu dihapus saja.

 

  1. Meningkatkan Kepuasan Audiens dengan Menyediakan Konten Berkualitas 

Konten tetap menjadi raja dalam penentu berkualitas tidaknya suatu website dan senang tidaknya pengunjung mengunjungi website Anda. Itu sebabnya, selalu disarankan di dalam Redcomm Knowledge ini untuk membuat konten yang berkualitas, konten powerful, dan perbanyak konten evergreen agar traffic web meningkat.

 

Cara berikutnya, Anda juga perlu tahu informasi seperti apa yang dibutuhkan oleh audiens yang mengunjungi website Anda. Hal ini bisa Anda lihat pada Google Analytics untuk tahu kata kunci apa yang sebenarnya digunakan audiens. Misalnya: aloe vera gel. Maka lihat lagi alur dari perilaku audiens ini, berapa banyak halaman yang dia kunjungi, dan adakah konten terkait kata kunci tersebut tersedia di situs Anda? 

 

Alangkah baiknya, Anda menyediakan berbagai konten terkait niche web bisnis dan kata kunci yang banyak dicari audiens, sehingga Anda bisa memberikan rekomendasi yang informatif pada audiens. Cara ini akan sangat ampuh untuk menurunkan bounce rate, sekaligus mengundang pengunjung untuk datang lagi.

 

 

  1. CTA Tidak Hanya Harus Jelas Tetapi juga Cerdas

Supaya audiens melakukan klik pada tombol CTA atau call to action yang Anda sediakan, pastikan Anda memasukkan kata kunci tertentu pada CTA tersebut. Untuk dapat melakukan hal ini, Anda perlu menganalisis terlebih dahulu seluruh data di Google Analytics dan Google Search Console, kemudian gunakan pula tools-tools untuk riset keyword. Tujuannya, untuk menemukan kata kunci yang sudah mendapatkan peringkat teratas halaman mesin pencari. Setelah itu, masukkan kata kunci tersebut pada CTA. 

 

Jika misalnya halaman Anda membahas tentang bisnis online, maka Anda bisa memasukkan kata kunci seputar cara memulai bisnis online, skill yang harus dimiliki pebisnis online, website bisnis online, digital marketing agency Indonesia terbaik, yang bisa membantu pebisnis online, yang butuh jasa SEO profesional, dan sebagainya.

 

  1. Terapkan Gaya Penulisan Piramida Terbalik dalam Penulisan Konten

Yang dimaksud dengan gaya penulisan piramida terbalik adalah dimulai dengan petunjuk umum, atau pertanyaan utama yang jadi alasan audiens masuk ke web Anda, ulasan jawaban cepat, pembahasan yang lebih detail, baru masuk ke dalam isi bahasan secara lengkap. Tunjukkan kepada pembaca, apa yang Anda janjikan, lalu tariklah mereka ke dalam detail yang Anda siapkan.

 

  1. Penelusuran Situs Wajib User Friendly

Cara menurunkan bounce rate berikutnya, Anda perlu membuat proses penelusuran pada situs Anda lebih mudah bagi audiens atau lebih user friendly. Maksudnya, tata letak dan navigasi sudah Anda atur sedemikian rupa sehingga bisa memudahkan audiens berselancar di dalam website Anda.

 

 

  1. Tambahkanlah Media Pendukung yang Interaktif

Supaya bisa membuat audiens yang berkunjung ke situs web Anda menjadi lebih betah, Anda bisa menambahkan berbagai media pendukung yang interaktif dan bisa membuat audiens juga ikut terlibat, misalnya menyediakan video yang mengundang audiens untuk ikut menonton, atau penyediaan image dan infografis yang memungkinkan diunduh audiens.  Biasanya, mereka akan dengan senang hati menyebarkannya ke lingkaran pertemanan mereka untuk informasi penting yang bisa jadi dibutuhkan banyak orang. 

 

  1. Hindari Link Mati di Halaman Website  

Pernahkah Anda mengunjungi satu situs download, lalu menekan salah satu tombol unduhan. Sayangnya, tombol itu ternyata berupa link mati yang tidak bisa di-klik. Hal itu akan membuat Anda kesal, bukan? Sebab, Anda sudah mengharapkan unduhan, namun ternyata tombolnya tidak berfungsi. Oleh sebab itu, pastikan tidak ada tombol maupun tautan yang tak berfungsi dan bisa menjadi penyebab rasio pentalan tinggi.

 

Demikian 7 cara menurunkan bounce rate yang paling mendasar. Terapkan semua tips tersebut di website Anda dan angka rasio pentalan pun akan menurun secara signifikan. Anda juga bisa menghubungi Tim Redcomm untuk diskusi lebih lanjut terkait peningkatan kinerja website bisnis Anda, atau untuk penerapan strategi digital marketing yang lebih masih lagi bagi perkembangan bisnis. Redcomm adalah digital marketing agency Jakarta yang sudah berpengalaman dan membantu lebih dari 500 brand dalam hal digital marketing services dalam bisnis online. Semoga bermanfaat.