Penjualan dengan strategi reseller semakin marak, sebagai imbas dari tren bisnis online yang kian menggeliat. Ditambah dengan kondisi pandemi sekarang yang membuat orang harus meminimalkan acara keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Itu sebabnya, Anda sebagai pebisnis perlu memiliki strategi membangun tim reseller handal untuk bisnis online yang Anda jalankan.

 

Perkembangan Bisnis Online di Indonesia

Dalam data yang dilansir oleh JakPat, disebutkan di semester kedua tahun 2020, peminat belanja online masih mendominasi dibanding mereka yang membeli kebutuhan secara offline. Fakta ini tak jauh berbeda dengan data di semester pertama di tahun yang sama. Bahkan, jumlahnya cenderung mengalami kenaikan.

 

Membeli kebutuhan dengan cara daring memang memberikan banyak kelebihan, seperti rasa praktis yang dihadirkan karena aktivitas ini bahkan bisa dilakukan sambil tiduran. Tak cukup sampai di situ, memenuhi kebutuhan secara online memungkinkan setiap konsumen dapat menjangkau barang yang dibutuhkan, yang mungkin belum tersedia di dekat tempat tinggalnya.

 

Pembeli akan terbebas dari rasa pegal akibat berjalan mengitari pusat perbelanjaan untuk mendapat barang incaran. Mereka pun semakin nyaman karena leluasa saat memilah produk tanpa pramuniaga di sampingnya.

 

Bagi pebisnis online, menjalankan bisnis secara online dapat menghasilkan penjualan dalam jumlah lebih banyak dibanding bisnis yang hanya memiliki toko offline.

 

Tentu tak mengherankan karena penjualan secara online mampu menjangkau lebih banyak konsumen, tak terbatas wilayah tempat tinggalnya bahkan lintas negara.

 

Meskipun tren reseller tanpa modalbegitu diminati sekaligus memberi banyak benefit bagi pebisnis, mereka tetap harus mempunyai strategi yang membuatnya unggul di antara kompetitor.

 

 

Manfaat Membangun Tim Reseller bagi Pebisnis

Untuk memaksimalkan penjualan online dan meminimalkan risiko penjualan, Anda dapat membuka sistem preorder yang melibatkan tim reseller. Ada beragam manfaat atau kelebihan yang akan didapat bila seorang pengusaha menggunakan reseller dalam bisnisnya, seperti:

 

  1. Reseller bisa menghasilkan penjualan dalam jumlah besar karena pembelian dilakukan secara grosir.
  2. Penjualan terjadi secara berkelanjutan, karena reseller cenderung membeli dalam jangka panjang dibanding konsumen end user yang membeli produk untuk diri sendiri.
  3. Di masa pandemi, banyak orang mencari penghasilan tambahan dengan modal minimal. Strategi reseller dropship begitu diminati karena sistem penjualan ini minim risiko.
  4. Melihat kelebihan dari penjualan sistem reseller, tak heran jika banyak pengusaha yang menggunakan strategi ini. Bahkan merek-merek yang biasa membidik konsumen supermarket, kini mulai banyak yang membuka perekrutan reseller dropship.
  5. Meskipun memiliki banyak kelebihan, namun sebagai pemilik usaha Anda sebaiknya tetap waspada. Salah satu hal yang menjadi tantangan adalah banyaknya kompetitor yang melakukan strategi serupa.

 

 

Strategi Membangun Tim Reseller Handal untuk Bisnis Online

Jika seorang pengusaha tidak memiliki hal pembeda, tentu akan sulit untuk mendapatkan hasil seperti yang diinginkan. Beberapa strategi yang dapat digunakan untuk membangun reseller dropship untuk bisnis online, di antaranya:

 

  1. Memiliki Kontak Konsumen 

Memiliki database kontak konsumen memungkinkan Anda sebagai pebisnis, bisa lebih mudah untuk menawarkan program yang sedang berlangsung. Memberikan penawaran kepada konsumen yang pernah membeli produk Anda, memiliki keberhasilan yang jauh lebih besar dibanding menawarkannya kepada orang yang belum pernah melakukan transaksi di tempat Anda. Alasannya sederhana, mereka telah memiliki rasa trust terhadap merek Anda.

 

  1. Ringankan Biaya Pendaftaran atau Buka secara Cuma-cuma

Seperti yang telah disebutkan di awal, program reseller biasanya dicari oleh mereka yang memiliki modal terbatas. Maka, alangkah baiknya Anda menggratiskan saja biaya pendaftaran menjadi tim reseller atau dengan harga pendaftaran yang sangat terjangkau. Ini cara ampuh merekrut para reseller.

 

  1. Miliki Materi Pendukung untuk Memfasilitasi Tim Reseller

Meski low budget dan bahkan membuka kesempatan reseller tanpa modal, namun jangan abaikan kualitas. Buat katalog produk atau media promosi lainnya yang berkualitas. Setiap foto yang diambil pastikan memiliki gambar jernih.

 

  1. Luangkan Waktu untuk Edukasi Rutin dan Pemberian Reward

Anda perlu meluangkan waktu secara rutin untuk melakukan edukasi, bisa mengenai cara melakukan promosi dan penjualan, cara meningkatkan kualitas layanan, dan sebagainya. Selain itu, sediakan pula reward yang dapat menambah semangat para tim penjual, sehingga mereka akan berlomba-lomba untuk meraih penjualan sebanyak mungkin.

 

 

  1. Tentukan Aturan Main dan Benefit

Buat peraturan, seperti ketentuan harga, mekanisme jual-beli, jangka waktu tertentu untuk mencapai target dan sebagainya. Selanjutnya, berikan benefit yang lebih besar dibanding syarat bergabung dengan tim reseller Anda. Misalkan, setiap calon reseller yang akan bergabung diharuskan membayar Rp 50.000. Maka, berikan benefit yang lebih besar dibanding angka tersebut. Trik ini dapat menarik calon reseller untuk bergabung.

 

  1. Sediakan Materi Copywriting atau Video Promosi

Sediakan materi promosi yang menarik, sehingga para reseller yang bergabung jadi semakin bersemangat untuk menciptakan peningkatan penjualan. Gunakan copywriting atau video marketing ciamik yang menggerakkan mereka untuk segera bertindak.

 

Memiliki tim reseller dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Namun, dalam meraih hasil tersebut, pemilik bisnis harus berani tampil beda. Jika Anda masih membutuhkan diskusi lebih lanjut cara membangun dan mengembangkan bisnis, Anda bisa kontak Tim Redcomm. Untuk diketahui, Redcomm adalah digital marketing agency Jakarta yang sudah melayani banyak brand di berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Surabaya, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan masih banyak lagi.