Dalam proses analisis data, ada dua kondisi yang bisa terjadi. Pertama, kehabisan data untuk dianalisis. Kondisi kedua, terlalu banyak data untuk dianalisis, sehingga sulit menemukan keputusan yang paling jelas dan bijak untuk mengambil tindakan tertentu. Jalan keluarnya, Anda harus benar-benar paham proses analisis data untuk pengambilan keputusan bisnis.

 

Hal Penting dalam Analisis Data

Berangkat dari banyaknya data yang Anda miliki, maka pastikan Anda mengetahui beberapa hal penting sebelum melakukan analisis data. Hal-hal penting ini menjadi catatan khusus sehingga nanti keputusan yang diambil adalah keputusan yang berdasarkan data akurat. Beberapa hal penting dalam analisis data tersebut, antara lain:

 

  • Anda harus mengetahui, data mana yang paling benar. Data inilah yang kemudian bisa Anda analisis dengan teliti dan cermat.
  • Anda harus membuat kesimpulan yang paling akurat dari data-data tersebut.
  • Anda membutuhkan data yang bisa membimbing Anda dalam membuat keputusan final.

 

 

5 Langkah Analisis Data untuk Pengambilan Keputusan Bisnis Terbaik

Secara sederhana, semua yang Anda butuhkan adalah data analysis. Apabila Anda memiliki alat dan juga proses analisis data yang tepat, semua data yang ruwet dan masih mentah itu bisa berubah menjadi kumpulan informasi yang lebih jelas, sederhana, dan mudah dipahami.

 

Supaya Anda jadi lebih terlatih dalam melakukan analisis data, jalankan hal-hal berikut ini:

 

  1. Tentukan Pertanyaan Anda

Jawaban akan muncul berdasarkan dari pertanyaan yang diajukan. Logika dari pernyataan ini berhubungan erat dengan kebutuhan data yang mau Anda analisis. Ketika Anda sedang melakukan proses data bisnis, sebaiknya Anda memulainya dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi bisnis Anda. 

 

Anda bisa mulai dari masalah yang sedang dihadapi saat ini. Misalnya, terjadi penurunan penjualan. Maka pertanyaan yang bisa diajukan demi menemukan solusi untuk meningkatkan penjualan, antara lain:

 

  • Produk kompetitor apa yang sangat ini sedang digemari?
  • Apa hasil dari penerapan strategi promosi yang sudah dilakukan? 
  • Apakah sudah membuat survei terkait kepuasaan pelanggan?

 

Masih banyak pertanyaan lagi yang bisa Anda susun sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Intinya, penyusunan pertanyaan ini harus sejalan dengan penemuan jawaban dari masalah yang sedang dihadapi. Hingga pada akhirnya, Anda bisa menemukan penyebab penurunan penjualan yang saat ini Anda alami.

 

 

  1. Tetapkan Prioritas Pengukuran yang Jelas

Untuk langkah yang satu ini, terbagi menjadi dua langkah. Pertama, Anda harus memutuskan apa yang hendak Anda ukur. Artinya, cari pertimbangan-pertimbangan lain, yang dilengkapi dengan data pendukung. Dari semua data tersebut, akan mengarahkan Anda pada beberapa hal yang bisa jadi penyebab terjadinya penjualan yang turun. 

 

Kedua, putuskan bagaimana cara Anda melakukan pengukuran. Pada tahap ini, Anda harus memikirkan cara terbaik dalam proses pengukuran data. Jika ternyata data yang dibutuhkan masih kurang, otomatis pada tahap pengukuran data ini juga diperlukan berbagai cara mendapatkan data yang lebih detail. 

 

  1. Kumpulkan Data

Setelah menentukan pertanyaan, dan menetapkan metode pengukuran yang akan Anda lakukan, sekarang waktunya mengumpulkan data. Pada tahap ini, perhatikan beberapa poin berikut:

 

  • Jangan dulu mengumpulkan data baru. Sebaiknya, tentukan informasi apa yang bisa dikumpulkan dari sumber yang Anda miliki.
  • Anda harus menentukan penyimpanan file dan sistem penamaan pada data. Tujuannya, agar semua anggota tim yang berkolaborasi dalam proses analisis data bisa mudah menemukan filenya. Selain itu, bisa mencegah anggota tim mengumpulkan data yang sama. 
  • Apabila butuh data baru melalui cara wawancara, observasi atau review dan feedback, Anda perlu melakukan persiapan dengan sebaik mungkin sehingga proses pengumpulan data bisa berjalan lancar dan tak menghabiskan banyak waktu.
  • Simpan data yang sudah terkumpul dengan rapi, misalnya dengan memberi tanggal pengumpulan dan tambahkan catatan sumbernya. Adakalanya, data tersebut akan berguna di kemudian hari, bahkan bisa memvalidasi kesimpulan dari analisis data final.

 

 

  1. Menganalisis Data

Untuk melakukan analisis data yang lebih dalam, Anda bisa memulainya dengan mengelompokkan data dan menemukan korelasi antar data. Dalam hal ini, Anda dapat membuat tabel pivot di Excel, yang memungkinkan Anda memfilter data berdasarkan variabel yang berbeda-beda.

 

Selain itu, Anda bisa menggunakan software atau alat analisis data sesuai kebutuhan. Kebutuhan di sini maksudnya, Anda butuh melakukan analisis data insight media sosial, maka alat analisisnya tentu saja yang khusus menganalisis data social media campaign yang Anda lakukan. Hal yang sama juga berlaku saat Anda hendak menganalisis website bisnis. Anda bisa menganalisis data web dari Google analytic dan Google search console.

 

Cara lain yang bisa membantu Anda menganalisis data, Anda bisa bekerja sama dengan salah satu digital marketing agency Indonesia terbaik. Biasanya, digital marketing agency Indonesia tersebut, memiliki tim profesional yang sudah berpengalaman dalam melakukan analisis data, bahkan hingga memberikan solusi terbaik untuk semua kebutuhan digital campaign untuk bisnis Anda.

 

  1. Menafsirkan Hasil

Apabila Anda sudah selesai melakukan analisis data bisnis, maka hal terakhir adalah membuat kesimpulan dari keseluruhan data yang telah dipelajari sebelumnya. Apa pun hasilnya, Anda tetap perlu melakukan uji coba kembali, sampai akhirnya Anda bisa menemukan strategi terbaik dalam pengembangan bisnis. 

 

Prinsipnya, proses analisis data memang sangat membantu dalam upaya pengambilan keputusan bisnis terbaik. Hanya saja, tetap dibutuhkan trial and error sebagai langkah pembuktiannya.