Bagi sebuah brand, di era digital seperti sekarang media sosial begitu penting dalam mengembangkan bisnis. Setiap bisnis yang ingin bersaing, pastinya sudah memiliki akun media sosial bisnis. Itu sebabnya, social media metric menjadi satu hal yang sangat penting. Mengenali beberapa metrik penting ini akan sangat membantu Anda mendapatkan kesuksesan promosi di media sosial, termasuk dapat pula membantu Anda membuat konten promosi yang tepat untuk mengembangkan bisnis.

 

Lalu, bagaimana caranya memanfaatkan metrik media sosial untuk keperluan promosi bisnis?

 

Kenali Beberapa Metrik Penting untuk Kesuksesan Promosi di Media Sosial

Hal penting pertama, pastikan Anda sudah mengetahui fokus utama yang akan dicapai, apakah pada mendapatkan interaksi berupa like dan komentar? Atau sekadar hendak menyebarkan pesan yang Anda posting, dalam bentuk share, retweet, repost, demi peningkatan brand awareness? Pada dasarnya, kedua hal ini memiliki tujuan yang sama, yakni untuk mempromosikan suatu materi iklan. Dalam hal ini, produk, layanan, atau jasa dari brand Anda. 

 

Berikut beberapa metrik media sosial yang bisa menjadi panduan Anda sebelum membuat konten. Pastikan Anda menyimaknya dengan teliti, ya!

 

 

  1. Engagement Rate

Ada beberapa hal yang diawasi oleh pemilik bisnis melalui metrik medsos ini, mulai dari penambahan dan pengurangan jumlah pengikut, berapa persen engagement rate yang berawal dari jumlah likes, komentar, serta share postingan?

 

Alasan Anda perlu mengawasi perkembangan metrik media sosial setiap hari, karena data pada metrik tersebut akan memberikan Anda banyak sekali informasi terkait engagement yang berhasil Anda dapatkan. Engagement itu sendiri menjadi ukuran, seberapa sering para pengikut maupun audiens berinteraksi dalam setiap postingan bisnis Anda. 

 

Belakangan ini, engagement rate juga menjadi salah satu tolak ukur yang penting untuk mengenali kualitas dan kondisi sebuah media sosial. Angka yang tercantum menjadi rangkuman dari seberapa asli dan aktifnya audiens dalam postingan media sosial bisnis Anda. Nantinya, hal ini pula yang akan mempengaruhi seberapa bagus awareness yang telah terbangun terhadap brand

 

  1. Manfaatkan Data Impresi dan Capaian = Brand Awareness

Dalam media sosial belakangan ini, impresi dan capaian adalah sebuah metrik yang paling utama untuk mengukur kesadaran merek atau brand awareness. Anda bisa melihat pula, seberapa luas konten yang dibuat mampu menyebar? Seberapa banyak audiens yang berhasil memahami konten yang Anda buat melalui reach (capaian)? Guna memanfaatkan data dari capaian ini adalah untuk menemukan audiens potensial bagi brand Anda. Sementara itu, impresi atau impression adalah data mengenai berapa kali postingan yang Anda buat bisa muncul di beranda orang lain.

 

 

Supaya bisa mencapai brand awareness yang sesuai dengan harapan, pastikan Anda tahu cara mengkombinasikan keduanya dengan metrik yang lain, supaya didapatkan hasil yang paling sempurna. Contoh, saat sebuah postingan memiliki impresi yang tinggi, tetapi sangat rendah dalam engagement, hal ini menunjukkan bahwa konten Anda kurang menarik untuk action. Ini menjadi PR besar bagi Anda untuk membuat audiens mau melakukan sesuatu setelah melihat konten Anda. 

 

  1. Lacak Penjualan dan Marketing dengan Referrals & Conversion

Bagi yang suka belanja di marketplace, pasti tak asing dengan sistem referrals. Menggunakan link referrals, pengunjung bisa mengetahui situs web Anda dan mampir untuk sekadar mencari tahu apa yang bisa mereka dapatkan dari website tersebut. Setelah mampir dan melihat produk yang ditawarkan, maka terjadilah conversion, yakni pengunjung tersebut membeli barang dari situs Anda. 

 

Berbarengan dengan kedua hal tersebut, Anda akan menemukan CTR atau click-through rate yang bisa dijadikan tolak ukur seberapa efektif iklan yang dilakukan. Semakin menarik dan efektif sebuah iklan, angka CTR pun makin tinggi, yang berpengaruh pada referral dan conversion-nya.

 

Namun ingat, tidak semua teknik CTR tinggi dalam iklan maupun postingan di media sosial itu sama. Sebab, tiap tipe konten yang berbeda, jaringan dan industrinya pun akan berbeda. Dengan kata lain, Anda butuh penyesuaian dan persiapan yang sungguh-sungguh saat menyiapkan sebuah iklan.

 

Perusahaan dengan website e-commerce pada umumnya menggunakan metrik referrals dan conversion untuk melacak marketing dan penjualan mereka. Langkah yang diambil juga tidak semudah itu, karena membutuhkan strategi publishing yang mendalam, serta kemampuan untuk menganalisis penggunaan UTM tracking serta program analitik situs yang terintegrasi, sebagai contoh bisa digabungkan dengan Google Analytics.

 

 

  1. Melalui Respons Customer Care

Metrik lainnya yang tidak kalah penting, adalah bagaimana hubungan terjalinnya customer experience dengan brand Anda. Sebab bukan hanya satu atau dua kasus saja di mana brand hanya fokus dengan media sosial dan konten-kontennya, namun kurang memaksimalkan pelayanan customer care. Akibatnya, brand malah mendapatkan penilaian negatif dari customer.

 

Para pelanggan yang sudah terpuaskan dengan konten di media sosial, kemudian akan melakukan action, bisa dalam bentuk pemberian like dan komentar, share konten, atau malah sampai melakukan pembelian. Sebelumnya, saat mereka menemukan pertanyaan, atau kendala, maka mereka tentu saja memilih menghubungi customer care. Jika Anda tidak memiliki tim customer care yang bagus, yang mampu memberi respons dengan cepat dan tepat, maka semua upaya promosi di media sosial yang Anda lakukan jadi sia-sia. 

 

Mustahil sekali bagi Anda untuk selalu mengawasi tim dari A hingga Z setiap hari. Namun dengan adanya metrik respons customer care, beban tugas Anda jadi lebih ringan dan semua data respons bisa didapatkan. Anda bahkan bisa mengetahui sejauh mana kinerja tim dalam merespons customer, baik dalam membalas komentar, menanggapi pesan dan pertanyaan, mengatasi komplain, dan sebagainya.

 

Singkat kata, sebagai pemilik bisnis online maupun offline, Anda wajib melek metrik media sosial. Dengan mengenali metrik-metrik tersebut, Anda bisa menentukan pendekatan dan program promosi apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja bisnis.