MENU
SEARCH KNOWLEDGE

5 Tips Membangun Kepercayaan Pelanggan pada Merek Anda

 · 
2 min read
 · 
eye 446  
CRM Strategy

redcomm

Setelah bertahun-tahun diserbu oleh iklan tradisional, konsumen saat ini sudah merasa jenuh dengan iklan digital yang muncul di setiap sudut. Akibatnya, perilaku dan preferensi mereka telah berkembang. 

Studi terbaru dari Edelman terhadap 14.000 konsumen di 14 negara menunjukkan bahwa seberapa besar konsumen percaya pada suatu merek jauh lebih penting dalam keputusan pembelian mereka daripada apakah mereka mencintainya atau tidak. 

Konsumen saat ini tidak menginginkan iklan yang dipaksakan kepada mereka. Mereka mencari keaslian. Mereka tidak ingin membeli dari merek yang mengganggu mereka. 

Ketika mereka memutuskan untuk berinteraksi dengan merek, mereka harus berhati-hati. Mereka perlu melindungi privasi dasar data pribadi mereka dan menghindari mengklik tautan palsu, generik, dan spam.

Setiap perusahaan yang serius dalam membangun hubungan pelanggan yang sejati dan berkelanjutan harus fokus pada membangun kepercayaan merek. 

Berikut adalah beberapa cara sederhana tetapi penting yang bisa kamu lakukan untuk membangun kepercayaan merek yang lebih besar dengan pelangganmu.

1. Bagikan konten berkualitas tinggi yang berfokus pada pelanggan

Jika kamu selalu membuat konten tentang produk atau layananmu sendiri, kamu tidak membantu pelangganmu. 

Konsumen saat ini memiliki reaksi negatif yang lebih kuat terhadap konten yang berpusat pada perusahaan daripada sebelumnya.

Sebagai aturan praktis, 80% kontenmu harus bersifat membantu dan non-promosi, sementara 20% lainnya bisa membahas merekmu atau penawaranmu. 

Untuk meningkatkan kepercayaan merek, pastikan semua kontenmu benar-benar membantu pelangganmu.

2. Tinjau kembali metrik yang penting di media sosial

Di dunia yang penuh data saat ini, mudah untuk melupakan bahwa yang sebenarnya kita kerja keras untuk dilakukan sebagai pemasar di media sosial bukan hanya mendapatkan views, shares, dan likes

Tetapi lebih kepada keterlibatan dengan orang-orang dan menciptakan sentimen positif yang bisa diambil orang setelah berinteraksi dengan merekmu.

Ingatlah, ini adalah orang, bukan hanya users. Semua statistik media sosial di seluruh dunia tidak dapat menggantikan interaksi khusus, berharga, dan nyata dengan pelangganmu.

3. Letakkan pelangganmu di depan dan tengah

Influencer marketing sangat efektif karena orang ingin mendengar dari orang sungguhan yang menggunakan, merekomendasikan, dan mencintai produk dan layanan merek. 

Orang lebih merasa terhubung dengan orang lain daripada perusahaan tanpa wajah yang memberi tahu mereka mengapa harus percaya pada suatu merek, apalagi membelinya. 

Kepercayaan merek melonjak ketika orang maju atas nama merekmu dan sudah memiliki hubungan dengan komunitasmu atau pelanggan lain di antara pengikut mereka. 

Dukungan, testimonial, advokasi, dan influencer sangat berharga untuk menciptakan kepercayaan merek dalam pengaturan digital.

4. Bagikan tautan yang dapat dipercayai

Karena konsumen tidak percaya pada tautan generik dan tanpa merek dan menganggapnya sebagai spam, belum pernah ada saat yang lebih penting bagi pemasar untuk menyediakan tautan yang langsung dikenali dan dapat dipercayai. 

Merek hanya perlu menggunakan domain yang sudah mereka miliki atau mendapatkan yang baru untuk menghasilkan tautan bermerk daripada yang generik. 

Bagaimanapun juga cara yang mereka pilih, manajemen tautan telah menjadi lebih penting daripada sebelumnya. 

Perusahaan yang tidak mengelola dan melacak tautan mereka dengan benar memiliki risiko lebih tinggi tautan mereka disalahgunakan. 

Pemasar, terutama pembangun merek, berkewajiban memastikan koneksi mereka bermerk dan dapat dipercayai. 

Ketika konsumen diberikan tautan yang tampak terputus dari merek, perusahaan kehilangan impresi merek yang berharga dan kesempatan untuk mendapatkan 39% lebih banyak klik daripada dengan tautan generik.

5. Jelaskan nilai-nilai kamu dengan jelas

Apa yang kamu perjuangkan sebagai merek? Hari ini, lebih dari sebelumnya, apa yang kamu perjuangkan sebagai merek membuatmu menonjol. 

Pelanggan menginginkan keaslian. Itu berarti pemasar tidak bisa hanya mengandalkan pesan yang "sesuai merek". 

Konten harus melakukan lebih dari sekadar sejalan dengan nilai-nilai merek. 

Ia harus menyampaikan nilai-nilai merekmu dengan cara yang lebih memikat dan jelas agar memiliki peluang kecil untuk menonjol dan mencapai calon pelanggan.

Menerapkan praktik-praktik sederhana ini tidak memerlukan banyak sumber daya baru. Namun, mungkin memerlukan perubahan dalam strategi pemasaranmu


Letakkan lebih banyak fokus pada membangun kepercayaan lebih banyak dengan pelangganmu. Ketahui juga, 5 Kesalahan dalam Membuat Customer Loyalty Program.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

RELATED TOPIC