Saat ini keberadaan teknologi tidak dapat diabaikan lagi, terutama perannya dalam dunia bisnis. Teknologi bukan lagi sekadar sebagai komponen penunjang bisnis, tetapi telah bertransformasi menjadi bisnis itu sendiri.

 

Dengan hadirnya teknologi, khususnya internet, perusahaan harus selalu sigap mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di dunia siber yang serba cepat ini. Setiap perusahaan, baik dalam skala besar atau kecil, pasti memiliki banyak data yang harus diolah setiap hari, seperti laporan keuangan, data penjualan, riset pasar, logistik, maupun biaya transportasi.

 

Banyaknya data yang harus diolah membuat perusahaan sebaiknya memiliki tim ahli khusus dalam hal pengolahan data untuk dijadikan dasar analisis setiap pengambilan keputusan.

 

Selain itu, keahlian melakukan data analysis akan memberi insight yang membantu perusahaan untuk terus berinovasi. Data analysis juga membantu laju perusahaan lebih terarah dan terukur sehingga memberikan value lebih terhadap konsumen, mengungguli kompetitor yang tidak melakukan data analysis.

 

Teknik dalam Data Analysis

Dalam menganalisis kumpulan data, terdapat beberapa teknik yang harus digunakan agar hasil yang diterima lebih akurat. Beberapa jenis data analysis wajib Anda ketahui sebagai pebisnis. Anda bisa pula menggunakan data analysis tools untuk memudahkan proses analisis data, terutama data digital marketing campaign yang Anda lakukan.

 

Dua teknik yang paling sering dipakai untuk melakukan data analysis adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Di bawah ini penjelasan dua teknik dalam data analysis yang sering digunakan:

 

 

  1. Teknik Data Kualitatif

Seperti Anda ketahui, data kualitatif adalah data yang tidak dapat dijabarkan dalam bentuk angka, atau data yang bersifat non-numerik. Teknik ini umumnya mengandung bahasan konseptual. Beberapa teknik dalam melakukan data analysis bisnis secara kualitatif, antara lain:

 

Analisis Konten

Untuk dapat memahami jenis data yang akan diolah, Anda harus menganalisis konten dari data tersebut terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk mengetahui jenis konten yang terdapat dalam data tertentu, sehingga memudahkan Anda mengklasifikasikannya.

 

Analisis Naratif

Sesuai dengan namanya, analisis naratif berarti teknik analisis yang berfokus pada suatu ide atau bagian tertentu yang kemudian dijabarkan dalam bentuk cerita. Teknik ini berfungsi menggambarkan keseluruhan analisis agar Anda dapat memperoleh data yang faktual dan terperinci.

 

Analisis Wacana

Teknik ini sedikit berbeda dengan analisis naratif. Teknik analisis wacana difokuskan pada interaksi individu. Teknik ini mengandalkan interaksi antara Anda dengan responden atau pemilik data. 

 

Misalnya, Anda ingin melakukan data analysis keuangan suatu perusahaan. Anda tentu harus berkomunikasi dengan akuntan dari perusahaan. Dari interaksi dan hasil berkomunikasi inilah kemudian Anda akan menerapkan teknik analisis wacana.

 

 

  1. Teknik Data Kuantitatif

Data kuantitatif adalah data numerik atau data yang mengandung angka dan dapat dihitung secara akurat. Contoh data numerik dalam teknik ini, hasil survei responden. Umumnya, teknik data analysis ini menggunakan model matematika, statistik, dan lain sebagainya.  Beberapa teknik data analysis secara kuantitatif antara lain:

 

Analisis Deskriptif

Teknik ini dilakukan jika Anda ingin menarik kesimpulan dari kumpulan data yang ada pada masa lampau. Teknik ini cocok digunakan ketika Anda diharuskan untuk menganalisis data dengan skala yang besar, seperti data sensus penduduk.

 

Analisis Inferensial

Teknik ini menggunakan rumus statistik. Kesimpulannya bersifat umum (general), dan hasil dari kesimpulan diperoleh melalui perhitungan yang akurat.

 

Setelah membaca penjelasan di atas, Anda dapat membuat kesimpulan kira-kira teknik apa saja yang sebaiknya digunakan untuk menganalisis kumpulan data yang Anda miliki. Selanjutnya, Anda harus belajar teknik mengolah data menjadi informasi yang dapat dihadirkan secara akurat. Tujuannya, tentu saja agar data tersebut bisa digunakan dalam pengambilan keputusan bisnis selanjutnya.

 

Teknik Pengolahan Data

Berikut ini adalah teknik pengolahan data dalam proses data analysis yang sebaiknya Anda ketahui:

 

  1. Pengumpulan Data

Poin ini menjadi tahap pertama yang harus Anda lakukan sebelum mulai melakukan data analysis. Anda harus mengumpulkan data yang akan dianalisis. Lalu urutkan berdasarkan tanggal, jenis, dan hal penting lainnya, yang diperlukan dalam mendukung keakuratan data.

 

  1. Penyuntingan (Editing)

Penyuntingan di sini berarti Anda diharuskan memeriksa kelengkapan dan kejelasan data yang telah dikumpulkan. Misalnya pertanyaan yang diberikan kepada para responden dalam survei yang diselenggarakan oleh suatu perusahaan.

 

  1. Pengkodean (Coding)

Coding berarti proses pengidentifikasian dan klasifikasi dengan menggunakan simbol berupa angka berdasarkan variabel tertentu. Contohnya, jawaban responden dalam survei.

 

 

  1. Tabulasi

Tabulasi merupakan proses penyusunan data dengan menerapkan konsep data entry dan penghitungan terhadap data yang telah diberikan kode dalam suatu tabel.

 

Setelah melewati beberapa tahapan di atas, Anda tentu makin paham bahwa dalam melakukan data analysis tidak hanya diperlukan orisinalitas. Dibutuhkan berbagai tahapan dan teknik pengolahan yang tidak mudah untuk mendukung keakuratan data tersebut. Beberapa pembahasan mengenai data analysis berikut yang sudah tayang di RedComm Knowledge, mungkin bisa jadi referensi untuk Anda:

 

 

Demikian penjelasan singkat mengenai data analysis yang kerap digunakan sebagai pedoman pengambilan keputusan dalam suatu bisnis. Dengan adanya data analysis, diharapkan bisnis Anda menjadi lebih terstruktur dan risiko dapat diminimalisir. Masih ingin berdiskusi mengenai data analysis bisnis Anda, langsung saja kontak RedComm Indonesiadigital marketing agency Jakarta yang sudah berpengalaman dalam melakukan analisis data bisnis, penerapan digital marketing strategistcreative digital agency, dan merupakan digital agency terbaik di Indonesia.