MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Keuntungan Personal Branding Bagi Pebisnis UKM

27 Feb  · 
3 min read
 · 
eye 4.815  
Business

redcomm

Personal branding bagi pebisnis UKM (usaha kecil menengah) berperan besar dan memberi dampak positif, terutama di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini. 

Arti personal branding UKM adalah suatu kegiatan yang bertujuan memperkenalkan semua hal yang berhubungan dengan UKM. Hal ini harus dilakukan secara berulang untuk menciptakan persepsi tertentu dalam arti positif.

Apakah bisnis Anda termasuk UKM? Untuk lebih jelasnya, mari kenali ciri-ciri usaha kecil menengah, manfaat personal branding, hingga cara membangun personal branding UKM di Redcomm knowledge berikut!

Ciri Usaha Kecil Menengah (UKM)

Dalam menjawab tantangan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan pergeseran cara transaksi serta pola interaksi, melakukan branding menjadi hal yang mendesak. Karena bisnis atau brand perlu menjaga eksistensi, konsistensi, dan relevansi di tengah masyarakat.

Namun sebelum membahas tentang manfaat dan cara membangun branding untuk pemilik bisnis UKM, cari tahu dulu ciri-ciri usaha kecil menengah (UKM), yaitu:

  • Menurut besarnya modal, UKM memiliki modal awal kurang lebih 50 juta rupiah.
  • Usaha kecil menengah biasanya mendapatkan omzet sebesar 300 juta rupiah per tahun.
  • Secara keseluruhan UKM memiliki jumlah kekayaan bersih lebih dari 50 juta rupiah sampai dengan 500 juta rupiah. Namun jumlah ini tidak termasuk tanah dan bangunan.
  • Umumnya UKM memiliki jumlah karyawan yang tidak terlalu banyak, minimal 5 orang atau karyawan dengan jumlah antara 5-19 orang. 
  • Adakalanya pemilik UKM turut mengelola bisnis secara langsung. Jumlah tersebut sangat berbeda dengan jumlah karyawan usaha menengah yang berkisar antara 20 hingga 99 orang.

4 Manfaat Personal Branding bagi Pebisnis UKM

1. Membangun Kepercayaan Pelanggan

Memiliki usaha yang go online sudah tentu perlu mengandalkan kepercayaan konsumen, karena cara bertransaksi yang terjadi tanpa tatap muka. 

Selain itu, tempat usahanya juga tidak menggunakan bangunan fisik yang bisa dikunjungi, melainkan menggunakan tempat usaha virtual atau online.

Bisnis UKM bisa mendapat kepercayaan pelanggan berdasarkan hal-hal berikut:

  • Aktivitas jual beli yang memuaskan, baik dari segi kualitas produk , pengiriman, hingga pelayanan dari brand.
  • Rutin melakukan update konten-konten visual yang menarik dan berkualitas di media sosial untuk promosi dan pemasaran.
  • Rajin berinteraksi dengan konsumen dengan cara merespons komentar, pertanyaan, hingga masukan dari konsumen. Usaha UKM yang rutin membangun branding di media sosial tentu lebih meyakinkan pembeli dibanding yang tidak.
  • Mengunggah atau melakukan repost testimoni pelanggan. Pelanggan yang merasa puas, kemudian memberikan review organik dengan menyertakan tag dan mention ke akun bisnis Anda bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan.

2. Meningkatkan Kredibilitas Produk

Pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020 hingga pertengahan tahun 2022 telah mendorong perubahan metode transaksi. Inilah yang kemudian membuat banyak pelaku usaha harus beradaptasi dengan mengoptimalkan penjualan secara online.

Melihat fakta itu, bisa dibayangkan betapa sulitnya membedakan satu merek dengan merek usaha lain. Jadi, Anda tidak bisa lagi menunda untuk memiliki personal branding yang menjual.

Memiliki personal branding yang kuat, akan memberikan efek positif, seperti menjaga eksistensi dan kredibilitas usaha, memperkuat brand identity, brand of voice, bahkan brand awareness bisnis. Dengan cara ini, produk Anda akan mendapat kepercayaan dari konsumen.

3. Memudahkan Saat Menjual Produk Baru

Setelah berhasil membangun citra usaha yang positif, proses jual beli hingga peluncuran produk baru menjadi lebih mudah. Kenapa bisa begitu? 

Jawabannya, karena pengalaman positif terkait produk sebelumnya akan memudahkan konsumen untuk menerima produk baru dari brand yang sama.

Agar semakin lancar dalam upaya memperkenalkan dan menjual produk baru ini, Anda bisa menggunakan jasa digital agency Indonesia yang berlokasi di Jakarta, misalnya. Biasanya, mereka memiliki tim profesional untuk kebutuhan promosi digital.

Nantinya Anda bisa berdiskusi dengan mereka terkait keinginan menyelenggarakan social media campaign, search engine marketing, optimasi SEO di website, penerapan strategi email marketing, dan sebagainya.

4. Konsumen Mengingat Nama Brand dengan Baik

Salah satu manfaat memiliki personal branding bagi pebisnis UKM adalah membantu konsumen dalam mengingat nama brand dengan baik. 

Berikut contoh personal branding yang berhasil membuat konsumen mengingat nama brand, produk, maupun layanan bisnis yang tersedia.

  • Ketika haus saat perjalanan dan ingin minum air putih, nama brand apa yang akan Anda ingat? Merek air mineral Aqua pasti akan terlintas untuk pertama kalinya dalam benak Anda, bukan?
  • Saat ingin gosok gigi, apa merek pasta gigi yang akan ada digunakan? Kemungkinan besar Pepsodent.
  • Ketika hujan turun dan Anda menginginkan mie instan dengan kuah yang hangat dan lezat, Anda pasti berpikir untuk memasak mie Indomie, betul?

Nama brand yang melekat kuat dalam ingatan konsumen ini menunjukkan 2 kemungkinan. Brand telah berhasil melakukan branding atas bisnisnya atau karena personal branding pemilik bisnisnya yang juga kuat.

Cara Membangun Branding UKM

Bagaimana cara membangun personal branding bagi bisnis UKM di dunia digital? Anda bisa mencoba langkah-langkah di bawah ini:

  • Gunakan nama yang sama dalam setiap akun media sosial yang dimiliki. Tujuannya untuk membuat target audiens mudah mengingat dan menyadari kehadiran bisnis Anda.
  • Miliki logo dengan warna yang unik dan menggambarkan citra brand. Ini menjadi faktor penting dalam membangun personal branding, mengingat otak manusia lebih mudah fokus saat melihat gambar.
  • Miliki ciri tertentu yang merepresentasikan brand, entah dari pemilihan warna yang khas, pembuatan jingle, tagline, dan sebagainya.
  • Bagikan sesuatu sesuai value yang dimiliki. Misalnya giveaway kalender dengan nama brand, notes, tumblr, payung, tote bag, dan sebagainya. 
  • Jadilah original, namun bukan berarti masa bodoh. Maksudnya, Anda punya cara-cara khusus yang menarik perhatian dan membuat Anda bisa lebih dekat dengan pelanggan.

Ada banyak keuntungan membangun personal branding bagi pebisnis UKM. Namun sebelum itu pahami juga ciri-ciri bisnis UKM, manfaat, dan cara membangun branding yang tepat. 

Untuk itu pelajari juga Cara Tercepat Membangun Personal Branding. Atau Anda bisa bekerja sama dengan digital marketing agency yang sudah berpengalaman. Misalnya Redcomm yang berkantor di Jakarta, Indonesia. Langsung saja Kontak Redcomm.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER