Personal branding bagi pebisnis UKM berperan besar dan memberi dampak positif, terutama di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini. Branding UKM bisa diartikan sebagai suatu kegiatan memperkenalkan atau yang berhubungan dengan UKM, yang dilakukan secara berulang untuk menciptakan persepsi tertentu dalam arti positif.

 

Dalam menjawab tantangan revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan pergeseran cara transaksi, branding menjadi sesuatu yang urgent agar bisa menjaga eksistensi dan konsisten brand di dalam masyarakat. 

 

Ciri Usaha Kecil Menengah (UKM)

Adapun ciri-ciri usaha kecil menengah (UKM), antara lain:

 

  • Menurut besarnya modal awal, UKM memiliki modal awal kurang lebih 50 juta Rupiah.
  • Besarnya omzet yang didapat, usaha kecil biasanya mendapatkan omzet sebesar 300 juta Rupiah pertahun.
  • Jumlah kekayaan bersih yang dimiliki UKM secara keseluruhan lebih dari 50 juta Rupiah sampai dengan 500 juta Rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan.
  • Berdasarkan banyaknya jumlah karyawan yang dimiliki, UKM memiliki minimal 5 orang karyawan atau karyawan dengan jumlah antara 5-19 karyawan. Sedangkan usaha menengah jumlah karyawannya antara 20 hingga 99 orang.

 

Manfaat Personal Branding bagi Pebisnis UKM

 

 

  1. Membangun Kepercayaan Pelanggan

Memiliki usaha yang go online sudah tentu perlu mengandalkan kepercayaan konsumen. Hal ini karena cara bertransaksi yang terjadi adalah tanpa tatap muka. Selain itu, tempat usahanya juga tidak menggunakan bangunan fisik yang bisa dikunjungi, melainkan menggunakan tempat usaha virtual atau online.

 

Kepercayaan pelanggan bisa didapat dari aktivitas jual beli yang memuaskan, rutin update postingan terkini di akun media sosial, hingga rajin berinteraksi dengan konsumen. Sebuah usaha UKM yang rutin membangun branding di media sosial tentu lebih meyakinkan pembeli dibanding yang tidak. Selain mengunggah konten, Anda juga bisa mengunggah testimoni pembeli, tag dan mention yang dilakukan pelanggan yang puas bisa mendatangkan lebih banyak pelanggan untuk berbelanja produk Anda.

 

  1. Meningkatkan Kredibilitas Produk

Pandemi yang terjadi sejak 2020 awal turut mengubah metode transaksi sehingga banyak pelaku usaha yang harus beradaptasi dengan mengoptimalkan penjualan secara online. Melihat fakta itu, bisa dibayangkan betapa sulitnya membedakan satu merek usaha dengan merek usaha lainnya.

 

Sehingga keharusan memiliki personal branding yang menjual sudah tidak dapat ditunda lagi. Karena efek positif yang bisa Anda dapatkan ketika memiliki personal branding yang kuat, antara lain menjaga eksistensi dan kredibilitas usaha, memperkuat brand identity, brand of voice, bahkan brand awareness bisnis Anda. Memiliki branding yang kuat artinya produk Anda akan mendapat kepercayaan lebih dari konsumen.

 

 

  1. Memudahkan Saat Menjual Produk Baru

Setelah citra usaha berhasil dibangun, Anda akan jadi lebih mudah dalam urusan jual beli, termasuk saat hendak meluncurkan produk baru. Pengalaman positif terkait produk sebelumnya akan memudahkan produk baru tersebut diterima oleh konsumen. 

 

Agar semakin lancar upaya memperkenalkan dan menjual produk baru ini, Anda bisa menggunakan jasa digital agency terbaik yang memiliki tim profesional untuk kebutuhan promosi digital Anda. Dalam hal ini, Anda nanti bisa berdiskusi dengan mereka, dan menemukan mau menyelenggarakan social media campaign, search engine marketing, optimasi SEO di website, penerapan strategi email marketing, dan sebagainya.

 

  1. Nama Brand Diingat Konsumen dengan Baik

Salah satu manfaat memiliki personal branding bagi pebisnis UKM adalah nama brand akan diingat konsumen dengan baik. Sekarang, Anda coba sendiri. Ketika Anda haus saat sedang perjalanan dan ingin minum air putih, nama brand apa yang akan Anda ingat? Lalu, ketika Anda ingin gosok gigi, apa merek pasta gigi yang akan ada digunakan?

 

Nama brand yang melekat kuat dalam ingatan konsumen ini sudah bisa dipastikan telah berhasil melakukan branding atas bisnisnya karena personal branding pemilik bisnisnya yang juga kuat.

 

 

Cara Branding UKM

 

  • Gunakan nama yang sama dalam setiap akun yang Anda miliki untuk membuat target audiens mudah mengingat dan menyadari kehadiran Anda.
  • Miliki logo dengan warna yang unik dan menggambarkan citra brand Anda. Ini menjadi faktor penting dalam membangun personal branding, mengingat otak manusia lebih mudah membaca gambar.
  • Miliki ciri tertentu yang menggambarkan brand Anda, entah warna, jingle, tagline, dan sebagainya.
  • Bagikan sesuatu sesuai value yang dimiliki, misalnya giveaway kalender dengan nama brand, notes, dan sebagainya. 
  • Jadilah original, namun bukan berarti masa bodoh. Maksudnya, Anda punya cara-cara khusus yang menarik perhatian, dan membuat Anda bisa lebih dekat dengan pelanggan Anda.

 

Nah, demikianlah keuntungan personal branding bagi pebisnis UKM serta langkah-langkah membangun branding bisnis yang kuat. Selamat mencoba dan semoga sukses!