Semakin pesat perkembangan teknologi informasi dan internet di masa sekarang, membuka banyak peluang bisnis yang sangat sayang kalau tak dimanfaatkan. Kemunculan berbagai bisnis startup merupakan salah satu contoh, betapa peluang itu tersedia begitu luas, tinggal Anda mau memanfaatkannya atau tidak.

 

Perkembangan Bisnis Startup di Indonesia

Startup memiliki pengertian sebagai perusahaan rintisan atau perusahaan yang mulai berkembang. Ada banyak contoh bisnis startup di Indonesia yang dulunya perusahaan kecil, kemudian mengalami perkembangan hingga menjadi besar. 

 

Seperti yang ditayangkan di website kominfo.go.id, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam pemaparannya saat diskusi semi panel bertema Spotlight On Indonesia Unicorns And Digital Economy Advancement: The Big Picture, mengatakan Indonesia menduduki posisi ke-5 dunia dengan jumlah startup kurang lebih 2.193. 

 

Masih dalam acara yang sama, yaitu pada World Economic Forum (WEF) 2020 di Davos, juga telah terdata 5 startup besar Indonesia beserta nilai valuasinya, yaitu Bukalapak (12 miliar dolar AS), Gojek (11 miliar dolar AS), Tokopedia (7 miliar dolar AS, Traveloka (4,5 miliar dolar AS), dan OVO (2,9 miliar dolar AS).

 

Dari data tersebut terlihat bahwa di Indonesia masih terbuka peluang bisnis startup di Indonesia, bahkan mendapatkan dukungan pula dari pemerintah. Hal ini karena teknologi sudah menjadi kebutuhan penting bagi manusia. Semakin banyak pula masyarakat yang mengandalkan kecanggihan teknologi digital untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, termasuk untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis. 

 

3 Contoh Bisnis Startup di Indonesia Paling Sukses

Kesuksesan 5 bisnis startup yang telah disebutkan sebelumnya, seharusnya dapat memberi gambaran bahwa ketika kebutuhan akan penggunaan dan pemanfaatan teknologi meningkat, maka ada banyak peluang yang bisa digarap. 

 

Tinggal bagaimana Anda menemukan ide bisnis startup yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian Anda, serta bisnis tersebut harus mampu menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

 

Sebagai motivasi dan inspirasi bagi Anda yang ingin memulai bisnis startup, berikut ini contoh bisnis startup di Indonesia.

 

 

  1. Gojek

Siapa yang tidak kenal Gojek? Perusahaan startup asli Indonesia ini menyediakan jasa ojek online. Siapapun bisa menggunakan jasa ojek tanpa harus pergi ke pangkalan ojek. Anda cukup menggunakan aplikasi Gojek di ponsel.

 

Gojek bahkan sudah menjadi perusahaan yang sangat sukses. Aplikasinya juga telah dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan para penggunanya, seperti layanan GoFood untuk pesan makanan, GoPay untuk transaksi keuangan online, GoSend untuk layanan antar barang, dan masih banyak lagi. Satu aplikasi untuk banyak layanan jelas membuat banyak orang tertarik untuk menjadi pengguna Gojek.

 

Sosok dibalik kesuksesan Gojek tak lain adalah seseorang bernama Nadiem Makarim. Bos perusahaan startup tersukses di Indonesia itu kini juga dipercaya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mulai tahun 2019.

 

Saat ini, layanan Gojek tidak hanya beroperasi di dalam negeri saja, melainkan sudah semakin luas hingga ke negara tetangga, seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.

 

 

  1. Tokopedia

Satu lagi startup yang menuai sukses di Indonesia, yaitu Tokopedia. Tokopedia merupakan model bisnis startup kategori e-commerce atau toko online. Mulai aktif sejak 17 Agustus 2009, sekarang Tokopedia menjadi marketplace yang punya banyak pengguna aktif. 

 

Transaksi jual-beli produk semakin mudah dengan adanya perusahaan startup yang dibentuk oleh Leontinus Alpha Edison dan William Tanuwijaya ini. Kesuksesan Tokopedia sebagai perusahaan startup besar tidak lepas dari inovasi, kerjasama tim, serta modal investor. Tercatat, Tokopedia pernah mendapat kucuran dana sebesar Rp 1,2 triliun atau 100 juta dolar AS dari SoftBank Internet and Media Inc. dan Sequoia Capital.

 

Pada bulan Agustus 2017, sebuah perusahaan Tiongkok milik Jack Ma bernama Alibaba juga berinvestasi di Tokopedia. Jumlah dana yang dikucurkan oleh Alibaba adalah sebesar 1,1 miliar dolar AS.

 

 

  1. OVO

Contoh bisnis startup di Indonesia yang meraih kesuksesan lainnya adalah OVO, yang merupakan perusahaan startup dengan produknya berupa dompet digital. Bukti kesuksesan OVO sebagai startup terbaik adalah ketika mendapatkan gelar penghargaan Unicorn pada tahun 2019.

 

Melalui aplikasi OVO, pengguna dapat membayar berbagai tagihan seperti listrik, pulsa, internet, dan lain-lain secara online / virtual

 

Peluang bisnis startup di Indonesia memang cukup besar dan menjanjikan. Anda bisa melihat dari contoh bisnis startup di Indonesia yang menuai kesuksesan hingga diakui dunia internasional. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan negara lain dalam bidang teknologi modern.

 

Apakah Anda ingin segera mulai membangun bisnis startup Anda sendiri? Apakah Anda membutuhkan teman berdiskusi agar bisnis yang Anda bangun bisa berkembang dan mengalami pertumbuhan yang baik? Jika jawabannya iya, langsung saja hubungi RedComm Indonesia digital marketing agency terbaik di Indonesia di kontak RedComm.

 

 

RedComm adalah digital agency Jakarta yang meraih penghargaan Gold untuk kategori Indonesia digital agency of The Year 2020. Ini penghargaan ketiga yang berhasil diraih RedComm dalam tiga tahun terakhir, yaitu sejak 2018. Di saat yang sama RedComm Indonesia juga meraih penghargaan silver untuk kategori Independent Agency of the Year.