MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Ini Lho Cara Tercepat Membangun Personal Branding untuk Bisnis

19 Dec  · 
2 min read
 · 
eye 4.895  
Business

redcomm

Personal branding adalah langkah awal untuk meningkatkan popularitas dan kepercayaan target pasar terhadap produk dan bisnis Anda. Lalu, bagaimana cara membangun personal branding? Yuk, pelajari caranya dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Apa Itu Personal Branding?

Personal branding adalah proses membangun citra dan identitas profesional, baik untuk pribadi maupun bisnis. Proses ini akan membantu Anda supaya berbeda dari kompetitor, menciptakan daya tarik, dan membangun kepercayaan calon pelanggan.

Hanya saja, membangun personal branding butuh waktu dan upaya yang tak main-main. Itulah sebabnya, Anda juga perlu memahami tentang personal branding itu sendiri, seperti:

Cara Membangun Personal Branding dengan Cepat dan Efektif

1. Perkenalkan Diri dan Produk

Tidak akan ada orang yang tahu siapa Anda, kalau Anda tidak memperkenalkan diri, bukan? Karena itu, Anda bisa menceritakan kisah unik terkait awal mula memulai bisnis, membuat blog, visi dan misi yang ingin Anda capai, dan sebagainya. 

Publikasikan cerita tersebut di berbagai platform, seperti situs web official, media sosial, dan e-commerce. Cerita-cerita seperti ini selalu menarik bagi kebanyakan orang lho. 

Berikut hal-hal yang bisa Anda perhatikan saat melakukan perkenalan produk dan bisnis:

  • Anda bisa menceritakan keunggulan maupun nilai-nilai yang mewakili bisnis atau produk. Lalu pastikan personal branding mencerminkan dan mendukung nilai-nilai tersebut.

Menentukan identitas diri dengan visual yang konsisten, mulai dari nama bisnis, desain logo, pemilihan warna, dan font yang menjadi ciri khas bisnis.

2. Buat Iklan Kreatif

Memasang iklan menjadi salah satu cara yang paling efektif dalam proses branding untuk memperkenalkan produk dan bisnis. 

Untuk perusahaan berskala besar, proses ini mungkin lebih mudah, karena ada banyak sumber daya pendukung. Tinggal manfaatkan saja sumber daya tersebut, atau bekerja sama saja dengan digital marketing agency Indonesia yang terpercaya. 

Sebaliknya, pemasangan iklan berbayar sering menjadi kendala bagi pebisnis UMKM dan UKM. Mau tidak mau Anda yang memiliki bisnis dengan kategori usaha kecil menengah ini perlu memanfaatkan digital marketing for small business dengan biaya yang lebih murah. Bahkan beberapa iklan digital ada yang gratis.

Anda bisa membuat konten iklan yang sesuai dengan target audiens dari produk Anda dan mengunggahnya sesuai karakteristik dari platform media sosial. 

Misalnya membuat konten iklan kreatif berbentuk video untuk TikTok dan IG Reels. Kemudian konten gambar dilengkapi dengan thread di X (Twitter).

Manfaatkan juga fitur iklan berbayar di platform media sosial untuk menjangkau lebih banyak audiens. Jangan lupa untuk menjadwalkan pengunggahan konten iklan secara teratur dan ajak audiens untuk berinteraksi melalui kolom komentar.

3. Memperluas Networking dengan Mengikuti Pameran

Untuk membangun personal branding, Anda bisa mengikuti berbagai event untuk mengenalkan produk atau bisnis Anda. Dengan catatan, pilih event yang relevan dengan bisnis dan produk. 

Ada banyak kisah sukses yang telah diceritakan pebisnis besar, bahwa mereka memulai bisnis dari stand di suatu pameran atau mengikuti event tertentu.

Mengikuti pameran, seminar, dan event lainnya tidak hanya membantu memperkenalkan produk, tapi juga membuka peluang memperluas networking

Semakin banyak bertemu sesama pebisnis, memungkinkan Anda untuk mendapatkan pertukaran ide, ilmu bisnis dan pemasaran, hingga membangun kerja sama yang saling menguntungkan.

Tips agar hasil maksimal saat mengikuti event adalah memilih stand yang strategis agar pengunjung mudah menemukan Anda. 

Hias stand semenarik mungkin agar mengundang antusias pengunjung untuk melihat produk yang Anda tawarkan.

Sediakan brosur yang menerangkan produk, sekaligus bisnis. Siapkan juga kartu nama dan kupon diskon atau promo menarik jika memungkinkan. 

Tanggapi atau layani dengan ramah dan sepenuh hati ketika ada pengunjung yang menghampiri Anda.

4. Fokus Pada Value, Jangan Hanya Menjual Produk

Dalam membangun personal branding, sebaiknya jangan hanya berfokus pada konten promosi terkait penjualan produk saja. Produksi juga konten yang dapat membangun hubungan baik antara pelanggan dengan bisnis Anda.

Konten ini bisa berupa informasi dan edukasi yang masih berhubungan dengan produk. Bisa pula konten yang berisi solusi untuk permasalahan yang banyak dihadapi calon pelanggan. Jangan lupa tayangkan juga berbagai kisah pengalaman orang yang sudah menggunakan produk Anda.

Kemaslah konten dengan cara menarik sehingga pelanggan akan mengenal produk Anda dan bisa mengingatnya dengan baik. Cara ini bisa membantu membangun hubungan jangka panjang dan meningkatkan reputasi bisnis. 

5. Menempatkan Diri Sebagai Konsumen 

Sebagai seorang pebisnis, pastikan Anda memahami kebutuhan serta keinginan konsumen, dan menempatkannya sebagai prioritas utama. 

Cara terbaik yang bisa Anda lakukan agar tahu apa kebutuhan dan keinginan konsumen adalah dengan menempatkan diri Anda sebagai pelanggan atau melihat dari sudut pandang mereka. 

Ketika memposisikan diri sebagai konsumen dan mengetahui standar kualitas produk seperti apa yang Anda inginkan, maka Anda bisa membuat produk yang bisa menjadi solusi bagi pelanggan. 

Dengan memastikan kualitas produk yang bagus secara konsisten, maka produk Anda bisa memenangkan hati konsumen dan membuat mereka membeli dan menggunakan produk Anda. Inilah yang nantinya bisa membuat bisnis memenangkan persaingan.

Membangun personal branding memang membutuhkan waktu, tenaga, ketekunan dalam menjalani prosesnya, bahkan membutuhkan uang. Jika membutuhkan saran dan masukan mengenai cara membangun personal branding untuk bisnis, Anda bisa menghubungi digital agency Jakarta. Selain itu, coba cari tahu lebih banyak cara meningkatkan personal branding dengan membaca artikel berikut: Panduan Terbaik untuk Meningkatkan Personal Branding.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER

RELATED TOPIC