MENU
SEARCH KNOWLEDGE

7 Jenis Bisnis Plan dan Fungsinya Bagi Perkembangan Bisnis

26 Nov  · 
2 min read
 · 
eye 862  
Business

redcomm

Bisnis plan adalah alat penting yang dapat membantu Anda menjalankan bisnis mulai dari awal hingga mencapai sukses. Ada beragam jenis bisnis plan yang harus Anda pahami terlebih dahulu, mengingat setiap jenis memiliki peran, fokus, dan cara kerjanya sendiri. 

Beberapa jenis bisnis plan yang mungkin sudah Anda pahami selama ini, antara lain bisnis plan awal untuk menggambarkan visi dan strategi awal dan bisnis plan eksekusi untuk menjalankan operasional sehari-hari.

Selain itu, ada pula bisnis plan pengembangan produk untuk menguraikan rencana pengembangan produk atau layanan, bisnis plan pemasaran untuk merancang strategi pemasaran, dan masih banyak lagi. 

Untuk lebih memahami jenis bisnis plan dan cara kerjanya, mari baca penjelasan lengkapnya di artikel ini.

7 Jenis Bisnis Plan yang Wajib Pebisnis Tahu

1. Startup Business Plan

Saat baru pertama kali mau memulai bisnis, Anda sebagai pemilik bisnis mau tidak mau harus merinci langkah-langkah yang harus dilakukan. Untuk itu, Anda membutuhkan startup business plan

Startup business plan adalah rencana bisnis yang berisi tentang visi, misi, serta strategi untuk mencapai tujuan bisnis jangka panjang. 

Dalam konteks sebagai startup, rencana bisnis yang Anda buat perlu berfokus pada model bisnis, analisis dan evaluasi pasar, serta produk dan jasa yang mau Anda pasarkan kepada calon konsumen. 

Selain itu, di dalam bisnis plan jenis ini juga harus ada rancangan strategi pemasaran, struktur manajemen, manajemen risiko, hingga proyeksi keuangan. 

Bisa dikatakan, jenis bisnis plan yang disebut startup business plan ini akan membantu Anda mendapatkan gambaran lengkap terkait potensi bisnis, solusi untuk masalah yang mungkin muncul, dan proyeksi keuangan, termasuk pendapatan, laba, serta aliran kas, yang mendorong investor potensial memberi suntikan dana untuk pengembangan usaha.

2. Growth Business Plan

Ketika bisnis telah melewati tahap startup dan mulai terjadi pertumbuhan, maka Anda membutuhkan growth business plan yang menjadi kunci untuk memperluas operasional bisnis. 

Maka pengertian growth business plan adalah dokumen yang menjelaskan tentang strategi pertumbuhan perusahaan ke depan. Di dalamnya memuat tentang rencana ekspansi pasar, dan pengembangan produk atau layanan. 

Selain itu, terdapat pula hasil analisis pesaing, target pasar yang diperluas, perubahan dalam struktur organisasi jika ada, serta kondisi keuangan terkini perusahaan.

Jenis bisnis plan yang satu ini bermanfaat baik untuk keperluan internal maupun eksternal, seperti saat mencari pendanaan tambahan dari calon investor.

3. Operations Business Plan

Bagi pebisnis yang fokus pada efisiensi operasional, operations business plan adalah dokumen krusial yang wajib dimiliki. Di dalam operations business plan akan terdapat rencana mengenai prosedur, kebijakan, dan teknologi yang diperlukan untuk menjalankan operasional bisnis sehari-hari. 

Bahkan jenis bisnis plan ini juga memberi gambaran mengenai tanggung jawab masing-masing individu di dalam perusahaan, panduan pelaksanaan, jadwal kegiatan operasional usaha, dan langkah-langkah operasional demi memastikan keberlanjutan bisnis dan kesiapan dalam menghadapi tantangan sehari-hari.

4. Development Business Plan

Development business plan adalah dokumen yang membahas langkah-langkah untuk meningkatkan produk atau layanan bisnis demi mencapai pertumbuhan dan tujuan bisnis jangka panjang. 

Dalam hal ini, termasuk riset dan pengembangan, inovasi, serta penerapan perubahan yang diperlukan. Jenis bisnis plan ini juga biasanya berisi strategi pemasaran baru dan diversifikasi produk untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang.

5. Strategic Business Plan

Setiap perusahaan tentu saja memiliki strategi untuk mencapai kesuksesan. Merinci kerangka dasar yang melibatkan seluruh organisasi, strategic business plan memberikan strategi tentang tujuan perusahaan dan langkah-langkah untuk mencapainya, misalnya dengan menggunakan analisis SWOT. 

Meskipun struktur rencana strategis dapat bervariasi antar perusahaan, kebanyakan mencakup lima elemen utama, yaitu visi bisnis, misi perusahaan, faktor-faktor penentu keberhasilan, strategi untuk mencapai tujuan, dan jadwal implementasi. 

Rencana bisnis strategis membawa seluruh lapisan organisasi dalam pemahaman besar, serta memotivasi karyawan untuk berkolaborasi demi mencapai puncak keberhasilan perusahaan.

6. Internal Business Plans

Internal business plans berfokus pada audiens tertentu di dalam perusahaan, seperti tim pemasaran yang perlu mengevaluasi proyek yang diajukan. 

Dokumen ini akan merinci situasi terkini perusahaan, termasuk biaya operasional dan profitabilitas, dan kemudian menganalisis apakah serta bagaimana bisnis akan mengembalikan investasi yang diperlukan untuk proyek tersebut. 

Internal business plans juga memberikan wawasan tentang aspek pemasaran proyek, rencana perekrutan, dan anggaran teknologi. Biasanya, mencakup analisis pasar yang menjelaskan demografi target, ukuran pasar, dan dampak positif pasar terhadap pendapatan perusahaan.

7. Feasibility Business Plans

Dalam dunia bisnis yang berubah cepat, menjalankan usaha tanpa arahan yang kuat dan terencana ibarat berlayar tanpa peta. Itulah mengapa feasibility business plans sangat penting.

Feasibility business plans atau rencana kelayakan adalah dokumen strategis yang membantu para pengusaha merencanakan dan mengukur potensi keberhasilan usaha bisnis yang direncanakan. 

Tujuannya untuk menjawab dua pertanyaan utama; 

  • Siapa yang akan menjadi konsumen atau pelanggan produk atau layanan yang diusulkan oleh perusahaan? 
  • Apakah usaha tersebut dapat menghasilkan laba yang cukup untuk menguntungkan?

Dalam prosesnya, rencana kelayakan bisnis membantu para pemangku kepentingan untuk memahami apakah ide bisnis tersebut layak dikejar atau apakah perlu dilakukan perubahan atau peningkatan.


Anda sudah tahu berbagai jenis bisnis plan, tinggal nanti Anda sesuaikan jenis rencana bisnis yang mana yang Anda butuhkan dan relevan dengan kondisi usaha yang sedang dijalankan. Setelah tahu mau menggunakan jenis bisnis plan mana, pahami juga tentang Cara Kerja Bisnis Plan.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER