MENU
SEARCH KNOWLEDGE

Ini Tips Jitu Penerapan Lead Generation untuk yang Baru Membangun Bisnis UMKM

06 Nov  · 
2 min read
 · 
eye 3.475  
Data Driven Marketing

redcomm

Sebagai pebisnis pemula yang sedang berjuang membangun dan mengembangkan bisnis, sudah tentu Anda membutuhkan leads, yaitu calon konsumen yang berpeluang menciptakan konversi dan meningkatkan citra bisnis Anda. Untuk bisa mendapatkan leads, Anda perlu menerapkan lead generation. Nah, bagaimana cara menerapkan lead generation untuk mendapatkan calon pelanggan potensial tersebut? 

Apa Itu Lead Generation?

Lead generation adalah proses mendapatkan dan mengumpulkan informasi kontak dari calon pelanggan potensial, di mana mereka sudah memiliki ketertarikan dengan produk maupun layanan bisnis yang Anda tawarkan.

Bisa dikatakan, lead generation menjadi langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk membangun hubungan dengan calon pelanggan potensial, sekaligus mendorong mereka untuk melakukan pembelian. 

Cara Menerapkan Lead Generation yang Efektif

1. Bangun Branding Agar Bisnis Mudah Dikenali

Di luar sana ada banyak orang yang bisa jadi punya pemikiran yang sama dengan Anda, yaitu ingin membangun bisnis sendiri. Semakin banyak orang mulai berbisnis, maka semakin tinggi tingkat persaingan. 

Maka satu-satunya cara agar bisnis Anda terlihat lebih menonjol dari bisnis lainnya, Anda perlu membangun branding yang kuat. Branding yang dimaksudkan di sini bisa berupa nama bisnis, simbol, logo, tagline, hingga kemasan produk yang unik. 

Jika branding kuat, konsumen pun jadi lebih bisa mengenali brand Anda hanya dari melihat kemasan, warna, atau bahkan logo. Keberadaan branding juga bertujuan memudahkan identifikasi produk, jasa, atau apa pun yang Anda tawarkan. 

Masih ingin tahu lebih banyak mengenai branding? Anda bisa membaca ulasan lengkapnya pada beberapa artikel berikut:

2. Optimalkan Situs Web Bisnis

Setelah membangun branding, hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengoptimalkan penggunaan situs web bisnis. Pastikan di dalam situs tersedia berbagai informasi yang menarik, sehingga target konsumen yang ingin dijangkau mau berkunjung ke website Anda.

Lalu sertakan Call to Action yang mengajak pengunjung situs untuk mengisi formulir kontak. Ini cara terbaik untuk mengumpulkan leads potensial yang memiliki ketertarikan besar dengan produk maupun layanan bisnis yang Anda tawarkan.

3. Aktif Menggunakan Media Sosial

Media sosial adalah alat yang sangat kuat untuk menerapkan strategi lead generation. Apalagi di masa sekarang hampir semua orang menggunakan media sosial. 

Maka, pilihlah media sosial yang sesuai dengan target audien yang ingin Anda dapatkan. Bisa dengan menggunakan Facebook, Instagram, media sosial X, Pinterest, dan lainnya. 

Melalui platform media sosial, Anda bisa secara aktif, namun tetap natural, melakukan pendekatan dan menarik perhatian leads dengan lebih mudah. Bahkan Anda bisa melakukan analisis terkait minat, kesukaan, dan keseharian calon konsumen dari media sosial.

Untuk cost yang harus dikeluarkan, Anda juga tidak perlu khawatir. Sebab, anggaran biaya iklan yang perlu Anda keluarkan untuk melakukan promosi di media sosial terbilang murah. Bahkan ada cukup banyak fitur digital marketing yang bisa Anda gunakan secara gratis.

4. Produksi Konten Berkualitas

Konten tetap menjadi raja dalam dunia digital. Untuk itu, Anda perlu menghasilkan konten berkualitas tinggi yang relevan dengan bisnis secara konsisten. Bentuk kontennya bisa berupa artikel di blog, video, animasi, infografis, foto, dan sebagainya. 

Konten yang Anda buat pastikan kreatif, bermanfaat, serta inspiratif sehingga mengundang audiens untuk berinteraksi dan mencari tahu lebih banyak mengenai brand serta produk yang Anda tawarkan. 

Jangan lupa, sertakan juga tautan atau CTA yang berisi ajakan agar audiens mengunjungi situs web, landing page produk, atau untuk mengisi formulir data kontak. 

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan iklan berbayar di platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, TikTok, atau LinkedIn. Iklan ini dapat dikustomisasi untuk menargetkan audiens yang sangat spesifik, yang memungkinkan Anda mendapatkan leads berkualitas tinggi.

5. Buat Landing Page

Landing page adalah halaman khusus yang dirancang untuk mengkonversi pengunjung menjadi leads. Halaman ini biasanya memiliki formulir kontak yang mengumpulkan informasi penting dari pengunjung, seperti nama dan alamat email.

Pastikan landing page Anda dirancang dengan baik dan menarik perhatian sehingga audiens dengan senang hati mengikuti saran yang Anda berikan. 

Misalnya, jika Anda menjual perangkat lunak bisnis, tawarkan uji coba gratis atau demo produk sebagai imbalan untuk informasi kontak pengunjung.


Untuk mendapatkan leads yang potensial dan berkualitas, Anda bisa mencoba cara menerapkan lead generation yang sudah Anda baca di artikel ini. Atau bisa juga lho berkonsultasi dengan tim dari digital marketing agency Jakarta, seperti Redcomm, misalnya. Kontak saja langsung dengan klik link berikut: Kontak Redcomm.

 

Itulah beberapa tips jitu yang bisa Anda terapkan sebagai upaya dari lead generation pada bisnis UMKM yang baru di bangun. Untuk pengaplikasian lead generation memang membutuhkan upaya dan keberanian mencoba satu persatu strategi mendapatkan leads. Apabila Anda konsisten melakukan inovasi dan berusaha tetap fokus, proses menarik minat leads akan lebih mudah dilakukan.

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER