Mengoptimalkan landing page sangat berguna bagi Anda yang hendak meningkatkan rasio konversi situs web, sekaligus mendorong pengunjung website untuk melakukan tindakan tertentu yang Anda harapkan, baik menuju ke halaman produk, meninggalkan data diri dan alamat email, atau melakukan pembelian pada produk yang Anda tawarkan. Berikut ini adalah 9 cara mengoptimalkan landing page untuk meningkatkan konversi.

 

9 Cara Mengoptimalkan Landing Page untuk Meningkatkan Konversi

Optimasi landing page mengacu pada proses peningkatan setiap elemen halaman landing page agar pengunjung yang datang melakukan suatu tindakan yang sudah Anda arahkan bagi mereka. Melakukan optimalisasi pada halaman landing page ini sangat berguna untuk mencapai tujuan dari strategi Search Engine Marketing (SEM) yang Anda tetapkan. 

 

 

Meski terlihat mudah, sebenarnya prosesnya membutuhkan langkah-langkah yang tepat sehingga hasil yang diharapkan bisa tercapai. Berikut ini 9 langkah mengoptimalkan landing page yang bisa Anda coba.

 

  1. Perjelas Tawaran Anda

Fokuskan halaman website pada satu tujuan atau CTA tertentu. Banyak pebisnis yang malah memaksakan beberapa penawaran sekaligus pada satu landing page saja sehingga akhirnya membingungkan pengunjung yang datang ke website bisnis tersebut. Bahkan saking bingungnya, banyak pengunjung yang akhirnya meninggalkan halaman penawaran tanpa melakukan konversi apa pun. 

 

  1. Tulis Headline / Judul yang Sederhana dan Mudah Dipahami

Fakta yang tak bisa dipungkiri, kebanyakan orang hanya tertarik membaca tiga huruf pertama dari penulisan headline. Hal ini menunjukkan, Anda hanya memiliki beberapa detik saja untuk dapat menarik perhatian pengunjung dari judul atau headline yang Anda buat. Oleh karena itu, buatlah judul yang menimbulkan rasa penasaran, menggunakan bahasa yang sederhana, dan mudah dipahami juga.

 

  1. Gunakan Gaya Bahasa yang Lugas dan Tak Berbelit-belit

Dalam menyiapkan konten penawaran pada landing page, gunakan gaya bahasa yang lugas dan tak berbelit-belit, sehingga pengunjung yang datang bisa langsung menemukan apa yang mereka cari. Kemudian tanpa membuang waktu, mereka bisa melakukan konversi. Intinya, jangan berbelit-belit dan tetap berikan tampilan halaman yang user friendly

 

  1. Gunakan Gambar Menarik

Konten itu penting, tetapi seni visual akan dapat meningkatkan ketertarikan secara emosi yang mendorong pengunjung website melakukan suatu tindakan tanpa berpikir lama. Artinya, Anda perlu melengkapi halaman landing page dengan gambar, image, video, atau infografis yang menarik, termasuk dalam hal penggunaan desain yang tak berlebihan dan kombinasi warna yang sesuai. Selain itu, image atau gambar pendukung ini harus sesuai dengan konten penawaran produk atau layanan yang disajikan serta bisa menonjolkan pesan utama yang hendak Anda sampaikan kepada mereka.

 

 

  1. Terapkan CTA secara Tepat Sasaran

Call To Action (CTA) adalah elemen terpenting yang harus ada pada landing page, karena ini adalah cara terbaik untuk membuat pengunjung website Anda mengambil tindakan tertentu sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan mereka. Beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam membuat CTA, antara lain:

 

  • Warna - Pastikan tombol CTA memiliki warna yang kontras dengan latar belakang, biasanya warna, seperti orange, biru, atau hijau, lebih menarik perhatian dan membuat pelanggan mudah menemukannya dan melakukan klik untuk konversi.
  • Ukuran - Pastikan ukuran tombol tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Lebih baik lagi kalau ukuran tombol CTA sesuai dengan tata letak dan tampilan landing page secara keseluruhan.
  • Pesan - Coba tanamkan rasa urgensi atau kebutuhan yang mendesak akan produk / layanan tertentu demi mendorong pengunjung website melakukan konversi sesegera mungkin. 

 

  1. Highlight Kebutuhan Pelanggan

Pada landing page, Anda perlu berfokus pada kebutuhan pelanggan, bukan pada apa yang ingin Anda dapatkan. Maka buatlah konten mengenai hal-hal unik yang bisa pelanggan dapatkan jika mengambil tawaran yang Anda sediakan bagi mereka. Sampaikan pula pesan penting bahwa Anda peduli dan ingin membantu mereka menemukan solusi atas permasalahan yang sedang mereka hadapi. 

 

  1. Percepat Loading Page

Konten yang Anda buat sudah sempurna. Namun sayang, pelanggan membutuhkan waktu yang lama hanya untuk menunggu website Anda terbuka dengan sempurna. Waktu tunggu yang muncul ini sangat buruk dampaknya dan bisa membuat pelanggan batal untuk mengunjungi situs web bisnis Anda, dan kemudian mereka malah beralih membuka website lain yang bisa jadi milik kompetitor dengan produk yang serupa dengan produk Anda. 

 

Untuk mengurangi waktu loading halaman web Anda, insight dari Google PageSpeed dapat memberi panduan kepada Anda apa saja yang perlu diperbaiki sehingga Anda bisa mempercepat loading page

 

  1. Optimalkan Formulir Data Pelanggan

Tujuan dari adanya landing page, selain sebagai halaman penerapan strategi digital marketing dan pemasaran, juga sebagai media untuk mendapatkan detail kontak pengguna. Cara mendapatkan data pelanggan tersebut adalah dengan menyediakan form atau formulir yang bisa diisi oleh pelanggan. Untuk mendorong pelanggan mengisi formulir tersebut, Anda bisa menawarkan produk gratis, voucher belanja, diskon, dan sebagainya, asalkan pelanggan memasukkan alamat email di formulir tersebut.

 

 

  1. Uji A / B Landing Page

Masalah terbesar yang banyak dialami pebisnis adalah tidak memiliki alat yang tepat untuk menguji halaman situs web mereka. Padahal, pengujian A / B memungkinkan Anda menguji berbagai tata letak landing page dan konten untuk memahami mana yang paling sesuai untuk audiens target Anda. Untuk itu, Anda perlu menemukan alat yang tepat agar bisa mempermudah Anda melakukan A / B testing ini. 

 

Pengoptimalan landing page memang tugas yang berat, karena tidak ada rumus pasti yang dapat membuat Anda bisa meraih hasil sesuai harapan. Semua butuh trial and error dan tetap perlu disesuaikan dengan target market Anda. Meski begitu, tidak ada salahnya Anda menerapkan 9 cara mengoptimalkan landing page untuk meningkatkan konversi menjadi lebih baik lagi.