Saat pertama kali Anda membangun bisnis, tentu wajar saja kalau ada banyak tantangan yang mesti ditaklukkan, apalagi di era digital business seperti sekarang. Setiap proses dalam membangun bisnis mau tak mau membuat Anda perlu terus belajar. Namun, setiap kesulitan yang dihadapi pasti memiliki jalan keluar. Hal terpenting saat membangun bisnis, Anda harus memiliki semangat yang tinggi dan pantang menyerah saat mengalami hambatan.

 

Kesalahan dalam Menjalankan Bisnis yang Sebaiknya Dihindari

Banyaknya hambatan yang Anda hadapi dalam mengembangkan bisnis dan melakukan internet marketing business bisa saja membuat jalan Anda sedikit tersendat, tapi selama Anda tetap berpegang teguh pada prinsip dan tekad, semua pasti akan terlewati dengan baik. Prinsip yang perlu diperhatikan adalah jangan melakukan kesalahan-kesalahan berikut ini: 

 

  1. Meniru Strategi Konten Bisnis Orang Lain

Terkadang saat memulai bisnis, Anda bisa jadi tergoda melihat bisnis orang lain yang sudah lebih dulu sukses. Demi memulai dengan cara yang lebih mudah dan cepat, Anda pun mengambil jalan pintas. Salah satunya, dengan meniru strategi mereka.

 

Padahal, Anda bisa memikirkan terlebih dahulu strategi konten bisnis yang ingin dijalankan dan sesuai dengan target market produk Anda. Strategi konten bisnis yang unik, lebih kreatif, dan memiliki ciri khas tersendiri, bisa membuat bisnis Anda terlihat berbeda daripada bisnis lain, dan ini akan menjadi keuntungan tersendiri. Apalagi, kalau Anda mampu menciptakan sesuatu yang menarik dan bisa viral, pasti perhatian audiens akan langsung tertuju kepada Anda.

 

 

  1. Terlalu Fokus dengan Satu Hal

Mendapatkan keuntungan yang besar tentu merupakan tujuan Anda dalam berbisnis. Tetapi kalau terlalu fokus meraup untung besar, Anda bisa lupa akan pentingnya memperkuat strategi bisnis Anda terlebih dahulu.

 

Daripada fokus pada keuntungan semata, ada baiknya Anda memperhatikan perkembangan bisnis, mulai dari segera menjalankan digital marketing strategist, lebih memperhatikan kualitas konten yang Anda buat hingga mampu menjangkau audiens yang tepat, menciptakan konten yang akan ditunggu-tunggu oleh audiens, atau jika perlu dari konten promosi yang Anda buat, Anda bisa menciptakan brand awareness yang lebih baik lagi. Dengan strategi bisnis yang sudah terkonsep detail dan dijalankan dengan baik, maka bisa memudahkan Anda dalam mencapai tujuan bisnis.

 

  1. Promosi secara Berlebihan

Membuat iklan untuk produk Anda agar semakin dikenal banyak orang bukanlah hal yang salah selama Anda tidak berlebihan saat menjalankan strategi promosinya. Dibandingkan membuat iklan produk yang terlalu hard selling yang mungkin saja membuat Anda kehilangan kepercayaan pelanggan, lebih baik buatlah iklan produk yang soft selling. 

 

Iklan softselling lebih disukai karena ada kisah dan pesan yang bermakna, yang terlebih dahulu Anda utamakan, baru kemudian di dalamnya disisipkan dengan produk yang Anda promosikan. Baguslah jika kisah atau pesan yang ada di iklan ini merupakan solusi atas permasalahan yang banyak dihadapi orang di luar sana. Kalau Anda kebingungan untuk membuat sendiri iklan softselling, cobalah untuk bekerja sama dengan digital agency Jakarta yang terpercaya dan sudah berpengalaman.

 

  1. Serakah

Godaan terbesar seorang pebisnis selalu berkaitan dengan uang dan mendapatkan keuntungan yang besar. Jika tak memiliki kendali diri yang baik, Anda akan terjerumus pada keserakahan yang malah bisa membuat Anda jatuh ke jurang kegagalan. 

 

Ya, keserakahan dan keinginan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperhatikan aspek penting lain yang harus ada dalam bisnis, merupakan salah satu penyebab kegagalan yang paling banyak terjadi. Serakah membuat orang jadi bisa menghalalkan segala cara, bahkan tanpa peduli orang lain rugi atau tidak, hanya demi kepentingan diri sendiri. Ini sangat berbahaya. 

 

Maka, berhati-hatilah atas keinginan Anda. Namanya bisnis memang harus untung. Tapi di saat yang sama, Anda juga perlu memikirkan hak orang lain yang harusnya bisa mereka dapatkan dengan memiliki, membeli, atau menggunakan produk Anda. Percayalah, perusahaan dengan layanan bisnis dan produk yang terjaga kualitasnya, bisa bertahan lama dan akan lebih mampu membuat pelanggan baru menjadi pelanggan yang sangat loyal.

 

 

  1. Kesombongan

Saat seorang pebisnis terlalu sibuk menyombongkan diri, seringkali ia melupakan bahwa sifat sombong justru membuat bisnis tidak berkembang. Apabila Anda mulai terlena, bukan tidak mungkin Anda akan melupakan langkah-langkah strategis untuk memajukan bisnis Anda melalui digital marketing campaign kedepannya.

 

Anda perlu menghilangkan sifat sombong dalam diri dan mengubahnya dengan lebih memikirkan hal-hal yang dibutuhkan oleh pelanggan Anda, serta inovasi apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu sebanyak mungkin orang. Percayalah, bisnis yang bisa berkembang menjadi besar adalah bisnis yang bisa membantu memenuhi kebutuhan banyak orang.

 

  1. Malas

Seorang pebisnis yang sukses adalah yang mau bekerja keras untuk mengembangkan bisnisnya. Maka, Anda tak boleh menyia-nyiakan waktu saat sedang membangun bisnis, sebab kesuksesan tak bisa didapatkan hanya lewat bermimpi.

 

Mulai saat ini, hilangkan sikap malas dan tidak konsisten dalam mempersiapkan bisnis serta strategi untuk memasarkannya secara digital. Setiap detik waktu Anda sangat berharga, maka manfaatkanlah dengan sebaik mungkin. 

 

Daripada bermalas-malasan, alangkah baiknya Anda menyusun rencana selengkap dan sedetail mungkin terkait pengembangan bisnis, melakukan realisasi rencana dalam bentuk tahap-tahap kerja yang terstruktur dan sistematis, perencanaan konten yang berkualitas, membuat konten kalender, menetapkan strategi marketing di media sosial, dan sebagainya. 

 

Lakukan dengan konsisten untuk penayangan konten, termasuk memperhatikan jam tayang terbaik agar konten yang Anda buat sampai kepada para audiens. Menayangkan konten di media sosial kuncinya adalah memperhatikan kapan audiens Anda aktif. Anda juga bisa meluangkan waktu untuk melihat tren yang sedang terjadi di media sosial agar bisa sekaligus menjangkau audiens dari kalangan generasi milenial dan gen Z.

 

 

  1. Bersaing Sehat Tanpa Menjatuhkan Orang Lain

Sebagai pebisnis, Anda perlu memikirkan segala sesuatu dengan matang. Contohnya, dalam penyediaan produk dan pembuatan konten, Anda perlu membuat konten yang melibatkan perasaan atau emosi audiens.

 

Ketika emosi audiens terlibat dalam konten, maka dapat membuat audiens tersentuh. Perlu diingat, hindari menayangkan konten yang bersifat negatif atau menjelekkan kompetitor. Cobalah untuk bekerja sama dengan top digital agency Jakarta jika Anda menginginkan strategi yang terbaik.

 

Itulah 7 kesalahan yang harus dihindari para pebisnis. Jika Anda mulai tergoda untuk melakukan berbagai macam cara lainnya, Anda perlu memikirkan terlebih dahulu, apakah akan berdampak pada bisnis Anda? Apakah negatif ataukah positif? Selamat mencoba. Semoga bisnis terus berkembang menjadi lebih baik.