“Kami kewalahan dengan informasi. Bukan karena terlalu banyak, tetapi karena kami belum belajar cara menjinakkannya.” Stephen Few, pakar data visualization mengatakan kalimat ini bersama dengan Edward Tufte, yang juga merupakan pakar di bidang yang sama. 

 

Dialog yang sangat bijaksana mengenai nilai data visualization ini telah disampaikan sejak jauh hari, bahkan sebelum ledakan data visualization seperti di masa sekarang. Walau begitu, wawasan mereka secara umum masih dianggap sebagai praktik terbaik daripada yang lain. Maka, Anda pun bisa belajar memahami 11 prinsip dasar data visualization yang efektif itu seperti apa.

 

Apakah Data Visualization Itu? 

Penjelasan sederhananya, yang disebut dengan data visualization adalah representasi dari data-data bisnis yang sangat kompleks dan ribet, yang kemudian diubah ke dalam format grafik yang lebih sederhana. 

 

Bagi perusahaan bisnis, ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak data visualization. Dengan perangkat ini, Anda dapat menafsirkan data-data bisnis yang dimiliki, sekaligus mengidentifikasi pola dengan basis data utama. Kedepannya, Anda bisa memanfaatkan data visual yang Anda dengan lebih baik untuk meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan bisnis.

 

 

Cara Kerja Data Visualization

Lantas, bagaimana cara kerja data visualization dalam praktiknya, yang bisa memberikan manfaat bagi suatu bisnis, baik bisnis besar maupun kecil? Inilah beberapa petunjuk yang semoga mencerahkan Anda:

 

  • Anda bisa memanfaatkan gambar, grafik, maupun tabel yang akan memudahkan Anda dan tim memahami semua informasi yang masuk, sekaligus menemukan tren baru yang bermanfaat untuk mengembangkan bisnis Anda, seperti tren social media marketing, tren konten, tren YouTube marketing, dan sebagainya. 
  • Bisa membantu mengurangi waktu dan tenaga yang dihabiskan untuk melakukan analisis data. Lebih hemat waktu, hemat tenaga, dan lebih fun untuk dilakukan.
  • Sangat berguna untuk menganalisis kelompok pengguna yang ruangnya lebih luas, termasuk bagian penjualan, serta tim pemasaran, dan juga keuangan.
  • Sangat memungkinkan untuk melakukan pengambilan keputusan yang jauh lebih cepat saat merancang, atau melakukan revisi strategi bisnis utama, hingga akhirnya bisa mengambil tindakan bisnis terbaik.
  • Mampu memberikan peningkatan ROI bisnis Anda dari semua data tersebut.

 

Mengapa Data Visualization Sangat Penting? 

Jika dilihat dari tingkat biologisnya, sangat penting untuk memahami konsep data visualization. Hal ini, karena memang berhubungan dengan cara kerja otak manusia dalam memproses informasi. 

 

Alih-alih mengandalkan laporan numerik saja, adanya representasi grafis dari semua data yang telah dimasukkan, baik dalam bentuk bagan maupun grafik, memang menjadi lebih mudah untuk Anda pahami.

 

Apabila dilihat dari tingkat perusahaan, dengan memanfaatkan cara kerja data visualization ini memungkinkan perusahaan untuk:

 

  • Bisa mengidentifikasi kekuatan bisnis maupun area yang mengalami peningkatan.
  • Menentukan berbagai faktor lain yang mempengaruhi perilaku online para pelanggan.
  • Menemukan strategi yang tepat dalam penempatan dan penentuan harga produk.
  • Bisa memprediksi tren masa depan, termasuk juga volume penjualan produk.

 

Berikut ini adalah ringkasan dari konsep inti yang menjelaskan cara kerja data visualization, sama halnya dengan yang telah Edward Tufte dan Stephen Few, dua tokoh visualisasi data, pernah identifikasi, yaitu:

 

 

  1. Klarifikasi

Anda harus menetapkan tujuan yang jelas agar dipedulikan oleh orang lain.

 

  1. Sederhanakan

Jadi, hanya akan ditampilkan gaya visualisasi yang paling sesuai untuk jenis data yang sedang dianalisis.

 

  1. Bandingkan

Harus menampilkan perbandingan yang berdampingan agar lebih mudah untuk diserap.

 

  1. Hadir

Harus menarik perhatian pemirsa ke bagian data penting atau yang relevan.

 

  1. Jelajahi

Buatlah visual yang mampu mengarahkan pemirsa untuk menemukan hal-hal baru, bukan hanya menjawab pertanyaan tertentu saja.

 

  1. Lihat Data Beragam

Cobalah aktifkan beberapa tampilan yang berasal dari data yang sama. Tujuannya agar dapat menemukan berbagai wawasan yang dilihat dari sudut pandang berbeda.

 

  1. Tanyakan Mengapa

Anda harus menanyakan mengapa sesuatu bisa terjadi, jangan hanya mencatat bahwa hal itu sedang terjadi saat ini.

 

  1. Bersikap Skeptis

Sebaiknya Anda mendorong untuk lebih banyak bertanya dibandingkan menerima jawaban sederhana yang telah diberikan oleh pertanyaan-pertanyaan di awal.

 

  1. Tanggapi

Anda akan membagikan data yang telah ditemukan agar mendapatkan perspektif alternatif dan bisa membangun kolaborasi.

 

 

  1. Detail

Cobalah membuat kumpulan data besar agar koheren dan bisa mengungkapkan data menjadi beberapa tingkat yang lebih mendetail.

 

  1. Validasi

Grafik data visualization harus mampu berbicara sendiri, sekaligus  menyediakan akses ke informasi cadangan dan sejumlah data mentah sebagai titik buktinya

 

Sekarang ini adalah era data yang sangat berantakan karena banyaknya sumber data yang tersedia. Dengan adanya data visualization yang efektif maka bisa memberikan kemampuan luar biasa bagi para pemimpin bisnis dan kepala fungsional untuk mengekstrak informasi yang berguna dan relevan sehingga bisa memberikan pengaruh pada strategi dan perencanaan bisnis yang sedang mereka lakukan.

 

 

Menggunakan alat dalam proses data visualization ternyata efektif sekali untuk Anda sebagai pengguna berkat serangkaian fitur grafis yang menarik dan lengkap, misalnya dalam bentuk peta, grafik, bagan, video, infografis, dan sebagainya. Jadi, Anda bisa lebih cepat menganalisis dan memvisualisasikan data perusahaan. Berdiskusi dengan tim Redcomm, digital marketing agency Indonesia, mengenai visualisasi data juga bisa dilakukan. Langsung saja kontak Redcomm.