MENU
SEARCH KNOWLEDGE

4 Tren Influencer Marketing 2023 yang Perlu Marketer Perhatikan

 · 
1 min read
 · 
eye 772  
Influencer / KOL Marketing

redcomm

Hai, para marketers! Kita tahu, dunia influencer marketing selalu berubah. Jangan sampai kamu ketinggalan tren-tren seru di tahun 2023 ini, ya! Apa aja sih yang perlu kamu perhatikan? Yuk, simak pembahasannya di bawah ini.

1. Kombinasi dengan iklan berbayar

Pertama-tama, kita punya tren keren nih: menggabungkan kekuatan influencer dengan iklan berbayar di media sosial. 

Nah, ini bikin ROI kamu bisa melambung sampai 200%! Makanya, banyak brand yang nyerahin pemasaran mereka ke taktik iklan ini.

Tapi ingat, jangan asal pake konten influencer buat iklan berbayar. Pastiin kamu udah sepakat agar tidak ada yang rugi, ya.

2. Era micro influencer dan live streaming

Selebgram, selebtwit, atau selebtok mungkin tenar, tapi sekarang micro influencer juga lagi naik daun. Kenapa? Karena mereka bisa bikin kampanye kamu makin mantap.

Audiens lebih deket sama micro influencer, jadi mereka lebih percaya dan relatable. Nah, ini penting buat masukan, rekomendasi, dan ulasan yang jujur dan personal.

Tren selanjutnya fokus ke stories dan live. Dulu, influencer marketing lebih ke postingan di feed. Tapi sekarang, endorse atau kampanye di stories dan live lebih efektif.

Kenapa? Karena pesannya padat dalam 15-30 detik, jadi audiens gampang tangkap. Plus, di live streaming, influencer bisa ngobrol lama sama audiens, jadi engagement lebih bagus.

3. Bahaya cancel culture

Perhatikan ini, ya. Influencer yang kena masalah bisa bikin brand ikut kena. Kenapa? Karena Gen Z dan sebagian audiens peduli sama isu sosial dan lingkungan.

Makanya, influencer dan brand harus hati-hati. Influencer kudu punya strategi PR yang positif. Brand juga mesti teliti dalam pilih influencer yang bener-bener oke.

Kamu juga perlu menjaga hubungan yang baik dengan influencer untuk panen hasil. Kalau influencer suka banget sama brand, mereka bakal terus promosikan.

Tapi jangan maksa ya, biar mereka mau dengan sukarela. Ini bikin hubungan makin erat.

4. IGC dan niche yang spesifik

Nah, ada juga strategi IGC (Influencer Generated Content). Ini konten autentik dari influencer buat dukung brand, tanpa dibayar.

Orang lebih suka konten natural kayak gini, daripada iklan yang terlalu dibumbui. Tapi prosesnya nggak sebentar, ya.

Terakhir, cari influencer dengan niche yang spesifik. Makin spesifik, makin efektif dan efisien kamu jangkau target pasar.

Contohnya, kalau brand kamu adalah makanan vegan di Bali, cari influencer yang cocok. Jangan cuma kuliner dan makanan sehat, tapi makanan sehat khusus vegan di Bali.


Nah, itu dia 7 tren influencer marketing 2023 yang wajib kamu cermati. Ketahui juga Berapa Biaya yang Harus Disiapkan untuk Kerja Sama dengan Influencer?

SUBSCRIBE NOW

RELATED TOPICS:

DISCOVER MORE OF WHAT MATTERS TO YOU

SUBSCRIBE NEWSLETTER